{"id":119861,"date":"2026-10-16T17:39:48","date_gmt":"2026-10-16T10:39:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/rupiah-anjlok-ke-rp18-027-per-dolar-as-suku-bunga-the-fed-dan-tensi-geopolitik-jadi-pemicu\/"},"modified":"2026-10-16T17:39:48","modified_gmt":"2026-10-16T10:39:48","slug":"rupiah-anjlok-ke-rp18-027-per-dolar-as-suku-bunga-the-fed-dan-tensi-geopolitik-jadi-pemicu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/rupiah-anjlok-ke-rp18-027-per-dolar-as-suku-bunga-the-fed-dan-tensi-geopolitik-jadi-pemicu\/","title":{"rendered":"Rupiah Anjlok ke Rp18.027 per Dolar AS, Suku Bunga The Fed dan Tensi Geopolitik Jadi Pemicu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/16\/1792146747_44ed3db3fa6cc21b4120.jpg\" alt=\"Rupiah Anjlok ke Rp18.027 per Dolar AS, Suku Bunga The Fed dan Tensi Geopolitik Jadi Pemicu\"\/><figcaption>Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat pada layar monitor di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16\/10\/2026).(MI\/Usman Iskandar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>NILAI tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (16\/10). Mata uang Garuda terkoreksi sebesar 89 poin atau 0,50% hingga terdorong ke posisi Rp18.027 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp17.938 per dolar AS.<\/p>\n<p>Pelemahan ini dipicu oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral AS (The Fed) bakal mempertahankan suku bunga acuan di level tinggi dalam jangka waktu yang lebih panjang.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Research and Development Indonesia Commodity &amp; Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, menjelaskan bahwa peningkatan inflasi tahunan AS pada September 2026 yang menyentuh 3,7% dari 3,4% pada Agustus membuat para pelaku pasar kian mewaspadai arah kebijakan moneter The Fed.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/753455\/nilai-tukar-rupiah-hari-ini-19-maret-2025-melemah-imbas-sentimen-negatif\" title=\"Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 19 Maret 2025: Melemah imbas Sentimen Negatif\" target=\"_blank\">Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 19 Maret 2025: Melemah imbas Sentimen Negatif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cJika suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama, dolar AS berpotensi tetap kuat dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah,\u201d ucapnya di Jakarta, Jumat.<\/p>\n<h3>Faktor Eksternal dan Sentimen Pasar Modal<\/h3>\n<p>Selain proyeksi suku bunga The Fed, eskalasi ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah turut membayangi pergerakan valuta asing. Konflik tersebut berisiko memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, yang pada gilirannya berpotensi memperbesar kebutuhan devisa Indonesia guna memenuhi impor energi.<\/p>\n<p>Dari dalam negeri, perhatian investor terfokus pada pengumuman MSC) terkait usulan reklasifikasi status pasar saham Indonesia dari <em>emerging market<\/em> (pasar berkembang) menjadi <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/standalone-market\" title=\"standalone market\">standalone market<\/a><\/em> (pasar yang berdiri sendiri).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/945234\/dasco-minta-ojk-dan-bursa-perbaiki-tata-kelola-pasar-modal-usai-pengumuman-msci\" title=\"Dasco Minta OJK dan Bursa Perbaiki Tata Kelola Pasar Modal usai Pengumuman MSCI\" target=\"_blank\">Dasco Minta OJK dan Bursa Perbaiki Tata Kelola Pasar Modal usai Pengumuman MSCI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Amru, wacana tersebut dapat memengaruhi sudut pandang pelaku investasi global sekaligus mendorong penataan ulang portofolio aset asing di pasar keuangan domestik. Meski demikian, efek langsungnya terhadap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nilai-tukar-rupiah\" title=\"Nilai Tukar Rupiah\">nilai tukar rupiah<\/a> masih belum dapat dipastikan karena bergantung pada kombinasi faktor lain, termasuk dinamika dolar AS dan permintaan valuta asing di pasar domestik.<\/p>\n<h3>Ketahanan Ekonomi Domestik Jadi Penopang<\/h3>\n<p>Kendati dibayangi tekanan eksternal, indikator fundamental ekonomi nasional dinilai masih memiliki daya tahan. Data Bank Indonesia (BI) mencatatkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2026 sebesar US$459,3 miliar, atau tumbuh 5,6% secara tahunan (<em>year-on-year<\/em>). Derasnya arus modal masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) juga memperkuat pembiayaan anggaran pemerintah.<\/p>\n<p>Dari sektor konsumsi, penjualan eceran pada Agustus mampu tumbuh 1,3% (yoy) dan diproyeksikan merangkak naik ke level 1,4% pada September.<\/p>\n<p>Ia memaparkan bahwa rentetan data ekonomi domestik tersebut mengindikasikan aktivitas bisnis dalam negeri sebenarnya masih cukup solid, walaupun belum sanggup membendung derasnya tekanan dari luar.<\/p>\n<p>\u201cKe depan, pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh arah dolar AS, ekspektasi kebijakan The Fed, perkembangan geopolitik, serta dinamika arus modal asing. Perkembangan faktor-faktor tersebut akan menjadi perhatian pasar dalam menentukan arah rupiah selanjutnya,\u201d ujar dia.<\/p>\n<p>Sejalan dengan pergerakan di pasar spot, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis Bank Indonesia pada hari yang sama turut mencatatkan pelemahan ke posisi Rp18.052 per dolar AS dari level sebelumnya sebesar Rp17.948 per dolar AS. (Ant\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/945247\/rupiah-anjlok-ke-rp18027-per-dolar-as-suku-bunga-the-fed-dan-tensi-geopolitik-jadi-pemicu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat pada layar monitor di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16\/10\/2026).(MI\/Usman Iskandar) NILAI tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (16\/10). Mata uang Garuda terkoreksi sebesar 89 poin atau 0,50% hingga terdorong ke posisi Rp18.027 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119862,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-119861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}