{"id":119488,"date":"2026-10-16T01:04:39","date_gmt":"2026-10-15T18:04:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/cara-cegah-ruam-dan-kebocoran-popok-bayi-dengan-inovasi-penyerap-berbasis-gel\/"},"modified":"2026-10-16T01:04:39","modified_gmt":"2026-10-15T18:04:39","slug":"cara-cegah-ruam-dan-kebocoran-popok-bayi-dengan-inovasi-penyerap-berbasis-gel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/cara-cegah-ruam-dan-kebocoran-popok-bayi-dengan-inovasi-penyerap-berbasis-gel\/","title":{"rendered":"Cara Cegah Ruam dan Kebocoran Popok Bayi dengan Inovasi Penyerap Berbasis Gel"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/15\/1792080554_215e8482781db5903593.jpeg\" alt=\"Cara Cegah Ruam dan Kebocoran Popok Bayi dengan Inovasi Penyerap Berbasis Gel\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\"><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ruam-popok\" title=\"Ruam popok\">Ruam popok<\/a> dan kebocoran menjadi dua kendala utama yang sering memicu kecemasan para orangtua. Kulit bayi yang sangat sensitif rentan mengalami <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iritasi\" title=\"iritasi\">iritasi<\/a> jika terlalu lama terpapar kelembapan atau urine. Di sisi lain, masalah popok bocor kerap kali mengganggu waktu tidur dan kenyamanan beraktivitas si kecil.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemilihan teknologi pada inti penyerap popok (absorbent core) menjadi faktor penentu utama. Guna menjaga kulit bayi tetap kering serta bebas iritasi, diperlukan teknologi penyerap yang mampu menahan cairan dengan cepat tanpa menyebabkan gumpalan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2 data-v-22d73403=\"\">Cara Mencegah Ruam dan Kebocoran Popok<\/h2>\n<p data-v-22d73403=\"\">Berikut beberapa langkah untuk meminimalkan risiko iritasi dan kebocoran:<br \/>&#13;<br \/>\n1. Rutin Mengganti Popok<br \/>&#13;<br \/>\nGanti popok secara berkala, terutama setelah si kecil buang air besar atau ketika popok terasa sudah berat.<br \/>&#13;<br \/>\n2. Bersihkan dan Keringkan secara Menyeluruh<br \/>&#13;<br \/>\nPastikan area lipatan kulit disapu bersih dan dibiarkan mengering sempurna sebelum memasang popok baru.<br \/>&#13;<br \/>\n3. Pilih Ukuran yang Pas<br \/>&#13;<br \/>\nGunakan ukuran popok yang sesuai dengan berat badan bayi agar karet pinggang serta paha menempel presisi tanpa menekan terlalu ketat.<br \/>&#13;<br \/>\n4. Gunakan Popok Berteknologi SAP (Super Absorbent Polymer)<br \/>&#13;<br \/>\nPilih popok dengan inti penyerap berbasis gel yang mampu mengunci cairan secara maksimal sehingga permukaan yang bersentuhan dengan kulit tetap kering.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/782031\/kombinasi-keringat-urine-dan-lembap-bisa-picu-iritasi-kulit-bayi\" title=\"Kombinasi Keringat, Urine, dan Lembap Bisa Picu Iritasi Kulit Bayi\" target=\"_blank\">Kombinasi Keringat, Urine, dan Lembap Bisa Picu Iritasi Kulit Bayi<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Berbeda dari popok berbahan pulp, Super Absorbent Polymer (SAP) adalah teknologi penyerap modern yang saat ini banyak digunakan pada popok premium. SAP berbentuk butiran kecil khusus yang mampu menyerap cairan dalam jumlah besar lalu mengubahnya menjadi gel. Cairan pun akan terkunci di dalam gel, yang membuat permukaan popok tetap terasa lebih kering.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Penggunaan SAP memberikan sejumlah keunggulan yaitu menjaga kulit bayi tetap kering, mencegah kebocoran, desainer lebih tipis dan ringan, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Menjawab kebutuhan tersebut, PT Mulia Medika Internasional Tbk (MMIX) meresmikan pabrik PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI) di Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (15\/10). Fasilitas ini menghadirkan produksi berkecepatan hingga 800 popok per menit serta teknologi inti penyerap lima lapis berbasis Super Absorbent Polymer (SAP).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/939009\/tips-memilih-popok-bayi-untuk-cegah-iritasi-kulit-menurut-ahli\" title=\"Tips Memilih Popok Bayi untuk Cegah Iritasi Kulit menurut Ahli\" target=\"_blank\">Tips Memilih Popok Bayi untuk Cegah Iritasi Kulit menurut Ahli<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">MNPI merupakan anak perusahaan hasil joint venture antara MMIX dan Fujian Nice Paper Hygiene Products Co., Ltd., perusahaan manufaktur produk higienis asal Tiongkok. Kolaborasi ini memadukan kemampuan pengembangan pasar dan distribusi MMIX dengan keahlian teknologi serta manufaktur Nice Paper untuk memperkuat produksi popok di dalam negeri.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Melalui merek MIUBaby, MMIX memperkenalkan inovasi popok TRIPLE CORE SAP. Kombinasi ini memadukan dua lapisan SAP Paper untuk meratakan aliran cairan dan satu lapisan SAP Gel untuk mengunci cairan secara permanen. Formula tiga inti pada seri SQ &#8211; Premium Soft Pants ini dirancang khusus guna memberikan perlindungan ganda terhadap kebocoran sekaligus menjaga kelembutan kulit bayi Indonesia.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">&#8220;Indonesia sekarang yang sangat panas dengan suhu tropis yang lebih naik, banyak bayi kita itu kepanasan, jadi suka timbul ruam-ruam yang merah-merah. Sedangkan di Cina atau di Jepang, teknologi ada modern SAP (Super Absorber Polymer),&#8221; kata Mengky Mangarek, S.E., M.B.A., \u200bDirektur Utama \u200bPT Multi Nice Paper Indonesia, dalam acara peresmian.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">&#8220;Teknologi kami yang di sini, teknologi terbaru menggunakan SAP atau orang bilang bubuk gel. Dan ini yang biasa dilihat kalau gel itu setelah kena air, dia akan mengunci. Sehingga ini mengurangi tingkat kebocoran dan penyerapannya lebih tinggi,&#8221; lanjutnya.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Peresmian pabrik ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari. Founder TRIV Group dan<br \/>&#13;<br \/>\nRata Kanan Capital, Gabriel Rey, turut hadir dalam rangkaian peresmian dengan sesi gelar wicara yang memberikan perspektif bisnis dan investasi seiring masuknya Rata Kanan Capital sebagai pemegang<br \/>&#13;<br \/>\nsaham MMIX.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">&#8220;Ketika kita invest ke dalam satu perusahaan yang diperhatikan adalah kita invest ke orangnya, kita invest ke managementnya. Baru, biasanya kita itu melihat bagaimana perusahaannya. Pak Mengky, saya lihat orangnya komit, kemudian dia punya visi, dia punya ambisi untuk bertumbuh. Nah, ini yang membuat grup kita tertarik untuk menambah porsi kepemilikan kita di dalam Multimedika,&#8221; kata Gabriel Rey.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Dengan potensi kapasitas produksi mencapai 1,718 miliar popok per tahun, kehadiran MNPI diharapkan dapat memperkuat kemandirian industri hygiene nasional sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap popok berteknologi tinggi.(H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/944993\/cara-cegah-ruam-dan-kebocoran-popok-bayi-dengan-inovasi-penyerap-berbasis-gel\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) Ruam popok dan kebocoran menjadi dua kendala utama yang sering memicu kecemasan para orangtua. Kulit bayi yang sangat sensitif rentan mengalami iritasi jika terlalu lama terpapar kelembapan atau urine. Di sisi lain, masalah popok bocor kerap kali mengganggu waktu tidur dan kenyamanan beraktivitas si kecil. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemilihan teknologi pada inti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119489,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-119488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119488\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}