{"id":119466,"date":"2026-10-16T00:08:36","date_gmt":"2026-10-15T17:08:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/dony-oekon-dorong-perbaikan-pasokan-bbm\/"},"modified":"2026-10-16T00:08:36","modified_gmt":"2026-10-15T17:08:36","slug":"dony-oekon-dorong-perbaikan-pasokan-bbm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/16\/dony-oekon-dorong-perbaikan-pasokan-bbm\/","title":{"rendered":"Dony Oekon Dorong Perbaikan Pasokan BBM"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/15\/1792083325_a24d4b8d35fbe91ae696.jpg\" alt=\"Dony Oekon Dorong Perbaikan Pasokan BBM\"\/><figcaption>Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Oekon.(dok.istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>WAKIL Ketua Komisi XII <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dpr\" title=\"DPR\">DPR<\/a> RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dony Maryadi Oekon, menyoroti kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Bali, Malang, Makassar, Sintang, Kefamenanu, hingga Bone Bolango.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan PT Pertamina (Persero), mengingat BBM merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas perekonomian. Dony menegaskan, ketersediaan stok BBM secara nasional tidak serta-merta menjamin masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Politisi dari Dapil Jawa Barat XI itu menilai gangguan pasokan yang berulang dalam beberapa waktu terakhir perlu dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, kecukupan stok, transportasi, hingga efektivitas distribusi dan pengawasan di tingkat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/944409\/atasi-kelangkaan-ketua-dpr-puan-maharani-desak-tambahan-pasokan-bbm-di-bali\" target=\"_blank\" title=\"Atasi Kelangkaan, Ketua DPR Puan Maharani Desak Tambahan Pasokan BBM di Bali\">Atasi Kelangkaan, Ketua DPR Puan Maharani Desak Tambahan Pasokan BBM di Bali<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cJangan sampai masyarakat terus dihadapkan pada antrean panjang hanya untuk mendapatkan BBM. Pemerintah dan Pertamina harus menjelaskan secara transparan apa yang sebenarnya terjadi, apakah persoalannya terletak pada keterbatasan stok, keterlambatan distribusi, atau kendala pengadaan. Ini harus dijawab dengan data dan langkah penyelesaian yang konkret,\u201d tegas Dony dalam keterangannya, Kamis (15\/10).<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, ketahanan stok BBM saat ini berada di kisaran 12 hari, lebih rendah dibandingkan kondisi normal yang mencapai 18 hari. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dan diantisipasi melalui langkah konkret untuk menjaga kesinambungan pasokan energi nasional.<\/p>\n<p>\u201cKetahanan stok kita hari ini adalah 12 hari, sementara kalau dalam kondisi normal kita itu 18 hari. Jadi, kondisi energi kita tidak baik-baik saja,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/868325\/situasi-geopolitik-timur-tengah-makin-memanas-dpr-dorong-pemerintah-percepat-kemandirian-energi-nasional\" target=\"_blank\" title=\"Situasi Geopolitik Timur Tengah makin Memanas, DPR Dorong Pemerintah Percepat Kemandirian Energi Nasional\">Situasi Geopolitik Timur Tengah makin Memanas, DPR Dorong Pemerintah Percepat Kemandirian Energi Nasional<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dony menjelaskan, terdapat sejumlah kendala yang memengaruhi ketersediaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pasokan-bbm\" title=\"Pasokan BBM\">pasokan BBM<\/a>, antara lain beberapa kargo impor Pertalite yang gagal dikirim, sulitnya memperoleh kapal pengangkut BBM, serta dampak konflik di Timur Tengah terhadap ketersediaan BBM dan minyak mentah (_crude oil_). Situasi geopolitik tersebut juga berpotensi meningkatkan biaya pengadaan dan distribusi energi.<\/p>\n<p>Karena itu, pemerintah perlu memperkuat koordinasi pengadaan dan distribusi, menyiapkan alternatif pengangkutan, serta menyusun langkah mitigasi untuk mengantisipasi gangguan rantai pasok global. Penanganan juga perlu diarahkan pada penyelesaian hambatan di lapangan agar gangguan pasokan tidak terus berulang di daerah.<\/p>\n<p>Secara khusus, Politisi PDIP itu memberikan perhatian terhadap kondisi pasokan BBM di Bali yang memiliki kebutuhan energi tinggi seiring aktivitas pariwisata, transportasi, logistik, dan berbagai kegiatan usaha. Gangguan distribusi di wilayah tersebut berpotensi menghambat mobilitas masyarakat, mengganggu kegiatan ekonomi, serta memengaruhi kenyamanan wisatawan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk wilayah strategis seperti Bali, persoalan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/antrean-bbm\" title=\"antrean BBM\">antrean BBM<\/a> tidak bisa dianggap biasa. Kita berbicara mengenai daerah yang menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia. Pertamina harus memiliki sistem antisipasi yang berjalan, bukan hanya memberikan penjelasan setelah masalah terjadi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dony meminta Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas dan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM segera memetakan wilayah terdampak, memeriksa kecukupan stok di terminal BBM, mengevaluasi jadwal pengiriman, serta memastikan distribusi hingga SPBU berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat. Wilayah yang mengalami gangguan berulang perlu menjadi prioritas penanganan.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya pengawasan untuk memastikan BBM benar-benar sampai kepada konsumen serta mengidentifikasi hambatan atau kemungkinan penyimpangan dalam proses distribusi. Pemerintah perlu menyampaikan informasi secara transparan mengenai kondisi pasokan dan langkah penanganan yang dilakukan agar masyarakat memperoleh kepastian.<\/p>\n<p>Dony, yang turut mengikuti kunjungan kerja Komisi XII DPR RI ke Provinsi Bali pada 9 Oktober 2026, menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM di daerah akan menjadi perhatian dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI.<\/p>\n<p>\u201cStok BBM yang aman di tingkat nasional tidak berarti ketahanan energi sudah terjamin jika masyarakat di daerah masih kesulitan mendapatkannya. Ukuran keberhasilan distribusi bukan semata-mata besarnya cadangan di terminal, tetapi apakah BBM benar-benar sampai kepada masyarakat secara tepat waktu, dalam jumlah yang cukup, dan tanpa hambatan berulang,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, pemerintah perlu memastikan pasokan tersedia secara konsisten, distribusi berjalan efektif, dan wilayah yang mengalami kelangkaan berulang mendapatkan penanganan segera.<\/p>\n<p>\u201cKami akan terus memantau perkembangan di Bali maupun daerah lain yang menghadapi persoalan serupa. Kami ingin melihat perbaikan nyata, bukan sekadar laporan administratif atau janji normalisasi pasokan. Ketahanan energi harus dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya terlihat dalam angka stok nasional,\u201d pungkasnya. (Cah\/P-3)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/945014\/dony-oekon-dorong-perbaikan-pasokan-bbm\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Oekon.(dok.istimewa) WAKIL Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dony Maryadi Oekon, menyoroti kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Bali, Malang, Makassar, Sintang, Kefamenanu, hingga Bone Bolango.\u00a0 Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119467,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-119466","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119466","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119466"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119466\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}