{"id":119448,"date":"2026-10-15T23:21:49","date_gmt":"2026-10-15T16:21:49","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/15\/gagal-redam-perubahan-tempo-rachelfebi-tersingkir-di-denmark-open-2026\/"},"modified":"2026-10-15T23:21:49","modified_gmt":"2026-10-15T16:21:49","slug":"gagal-redam-perubahan-tempo-rachelfebi-tersingkir-di-denmark-open-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/15\/gagal-redam-perubahan-tempo-rachelfebi-tersingkir-di-denmark-open-2026\/","title":{"rendered":"Gagal Redam Perubahan Tempo, RachelFebi Tersingkir di Denmark Open 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/15\/1792080898_76a6c8d56e1409f8e3fc.jpg\" alt=\"Gagal Redam Perubahan Tempo, Rachel\/Febi Tersingkir di Denmark Open 2026\"\/><figcaption>Rachel Allessya Rose\/Febi Setianingrum(Doc PBSI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ganda-putri-indonesia\" title=\"Ganda Putri Indonesia\">Ganda putri Indonesia<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rachel-allessya-rose\" title=\"Rachel Allessya Rose\">Rachel Allessya Rose<\/a>\/<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/febi-setianingrum\" title=\"Febi Setianingrum\">Febi Setianingrum<\/a> gagal melaju ke babak berikutnya pada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/denmark-open-2026\" title=\"Denmark Open 2026\">Denmark Open 2026<\/a>. Unggulan kelima itu kalah dua gim langsung dari pasangan India Treesa Jolly\/Gayatri Gopichand Pullela dengan skor 16-21, 17-21 pada babak 16 besar, Kamis (15\/10).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rachelfebi\" title=\"Rachel\/Febi\">Rachel\/Febi<\/a> mengawali pertandingan dengan permainan yang cukup baik. Namun, perubahan tempo yang dilakukan lawan membuat mereka kesulitan mempertahankan pola permainan. Pasangan Indonesia itu juga kesulitan membaca arah serangan Jolly, terutama saat menghadapi variasi pukulan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Rachel mengakui mereka tak mampu beradaptasi dengan cepat ketika lawan mengubah strategi di tengah pertandingan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/936076\/rachelfebi-bawa-indonesia-unggul-2-0-atas-taiwan-di-asian-games-2026\" title=\"Rachel\/Febi Bawa Indonesia Unggul 2-0 atas Taiwan di Asian Games 2026\" target=\"_blank\">Rachel\/Febi Bawa Indonesia Unggul 2-0 atas Taiwan di Asian Games 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKami memulai pertandingan dengan baik, mainnya sudah enak. Tapi, saat mereka ganti tempo permainan, kami kurang siap dan cukup kaget,\u201d kata Rachel.<\/p>\n<p>Variasi pukulan Jolly menjadi salah satu kendala karena sulit diprediksi. Rachel mengaku kesulitan membedakan apakah lawan akan melancarkan smash atau dropshot.<\/p>\n<p>\u201cGestur pukulan Jolly juga tidak terbaca, tidak tertebak mau smash atau dropshot. Ini pelajaran lagi untuk saya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/924145\/rachelfebi-melaju-ke-perempat-final-kejuaraan-dunia-bwf-2026\" title=\"Rachel\/Febi Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026\" target=\"_blank\">Rachel\/Febi Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Rachel, kemampuan membaca perubahan permainan lawan perlu menjadi bahan evaluasi. Dia menilai mereka harus lebih cepat menyesuaikan strategi agar tidak kehilangan banyak poin sebelum menemukan pola permainan yang tepat.<\/p>\n<p>\u201cKe depan kami juga harus belajar cepat beradaptasi dengan perubahan pola lawan. Ketika lawan mengubah pola, kami juga harus cepat mengubah rencana. Jangan sudah hilang beberapa poin baru sadar,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Upaya mengubah strategi dilakukan Rachel\/Febi pada gim kedua. Mereka mencoba memperlambat tempo dan memperpanjang reli untuk meredam permainan pasangan India. Namun, strategi tersebut belum membuahkan hasil karena Jolly\/Gayatri mampu mengantisipasi pola serangan mereka.<\/p>\n<p>\u201cDi gim kedua kami coba memperlambat tempo, coba bermain reli-reli, tapi lawan juga sudah siap. Semua bola kami sudah dibaca mereka,\u201d kata Febi.<\/p>\n<p>Kekalahan tersebut membuat Rachel\/Febi harus mengakhiri kiprah di Denmark Open 2026 pada babak 16 besar. (Dhk)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/944997\/gagal-redam-perubahan-tempo-rachelfebi-tersingkir-di-denmark-open-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rachel Allessya Rose\/Febi Setianingrum(Doc PBSI) Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose\/Febi Setianingrum gagal melaju ke babak berikutnya pada Denmark Open 2026. Unggulan kelima itu kalah dua gim langsung dari pasangan India Treesa Jolly\/Gayatri Gopichand Pullela dengan skor 16-21, 17-21 pada babak 16 besar, Kamis (15\/10). Rachel\/Febi mengawali pertandingan dengan permainan yang cukup baik. Namun, perubahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119449,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-119448","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119448","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119448"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119448\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}