{"id":119446,"date":"2026-10-15T23:16:36","date_gmt":"2026-10-15T16:16:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/15\/profil-sir-crocodile-antagonis-yang-kalahkan-luffy-di-arc-alabasta-one-piece\/"},"modified":"2026-10-15T23:16:36","modified_gmt":"2026-10-15T16:16:36","slug":"profil-sir-crocodile-antagonis-yang-kalahkan-luffy-di-arc-alabasta-one-piece","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/15\/profil-sir-crocodile-antagonis-yang-kalahkan-luffy-di-arc-alabasta-one-piece\/","title":{"rendered":"Profil Sir Crocodile, Antagonis yang Kalahkan Luffy di Arc Alabasta One Piece"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/15\/1792080609_0ff5e858995bebb31d44.jpg\" alt=\"Profil Sir Crocodile, Antagonis yang Kalahkan Luffy di Arc Alabasta One Piece\"\/><figcaption>Sir Crocodile(Doc IMDB)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DALAM semesta <i><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/one-piece\" title=\"One Piece\">One Piece<\/a><\/i>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sir-crocodile\" title=\"Sir Crocodile\">Sir Crocodile<\/a> menempati posisi khusus sebagai salah satu antagonis paling ikonik dan berpengaruh. Ia dikenal sebagai musuh besar pertama yang memberikan kekalahan telak bagi Monkey D. Luffy, sang protagonis utama, dalam alur cerita (arc) Alabasta.<\/p>\n<p>Sebagai mantan anggota Shichibukai (Tujuh Bajak Laut Muda yang Bekerja Sama dengan Pemerintah Dunia), Crocodile bukan sekadar bajak laut biasa. Ia adalah otak di balik organisasi kriminal rahasia bernama Baroque Works dengan kode nama Mr. 0.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2><strong>Profil dan Identitas Sir Crocodile<\/strong><\/h2>\n<p>Sir Crocodile digambarkan sebagai sosok pria tinggi dengan bekas luka jahitan horizontal di wajahnya dan tangan kiri yang digantikan oleh pengait emas besar yang beracun. Ia selalu tampil elegan dengan cerutu dan mantel bulu besar, mencerminkan kepribadiannya yang tenang, dingin, dan penuh perhitungan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/855588\/alasan-crocodile-salah-satu-karakter-berpengaruh-di-one-piece-nico-robin-pernah-jadi-krunya\" title=\"Alasan Crocodile Salah Satu Karakter Berpengaruh di One Piece, Nico Robin Pernah Jadi Krunya\" target=\"_blank\">Alasan Crocodile Salah Satu Karakter Berpengaruh di One Piece, Nico Robin Pernah Jadi Krunya<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Informasi Utama<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Detail<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Nama<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Sir Crocodile<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Afiliasi Utama<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Baroque Works (Pemimpin), Cross Guild<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Kekuatan Buah Iblis<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Suna Suna no Mi (Tipe Logia)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Status Mantan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Shichibukai<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2><strong>Kekuatan Suna Suna no Mi<\/strong><\/h2>\n<p>Crocodile memakan buah iblis tipe Logia, <b>Suna Suna no Mi<\/b>, yang memungkinkannya menciptakan, mengendalikan, dan berubah menjadi pasir. Kekuatan ini sangat mematikan, terutama di wilayah gurun seperti Alabasta.<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><b>Manipulasi Pasir:<\/b> Ia bisa menciptakan badai pasir besar (Sables) dan pedang pasir yang tajam.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><b>Dehidrasi:<\/b> Salah satu kemampuan paling mengerikan adalah menyerap kelembapan dari benda apa pun yang ia sentuh dengan tangan kanannya, membuat musuh menjadi mumi dalam sekejap.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><b>Intangibility:<\/b> Sebagai pengguna Logia, serangan fisik biasa akan menembus tubuh pasirnya, kecuali jika lawan menggunakan air atau Haki.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2><strong>Peran di Arc Alabasta: Mengalahkan Luffy<\/strong><\/h2>\n<p>Sir Crocodile adalah dalang di balik perang saudara di Kerajaan Alabasta. Tujuannya adalah menemukan senjata kuno <i>Pluton<\/i> yang diyakini tersembunyi di sana. Dalam prosesnya, ia berhadapan dengan Luffy dan berhasil mengalahkannya sebanyak dua kali.<\/p>\n<p>Crocodile adalah karakter pertama yang benar-benar membuat Luffy berada di ambang kematian dengan menusuknya menggunakan pengait emas dan meninggalkannya terkubur di pasir hisap.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/944525\/daftar-anggota-cross-guild-organisasi-yang-dibangun-oleh-buggy-di-one-piece\" title=\"Daftar Anggota Cross Guild, Organisasi yang Dibangun oleh Buggy di One Piece\" target=\"_blank\">Daftar Anggota Cross Guild, Organisasi yang Dibangun oleh Buggy di One Piece<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Luffy baru bisa mengalahkan Crocodile pada pertemuan ketiga setelah menyadari kelemahan pasir terhadap cairan (air dan kemudian darahnya sendiri). Kekalahan Crocodile mengakibatkan gelar Shichibukai-nya dicabut dan ia dipenjara di Impel Down.<\/p>\n<h2><strong>Evolusi Karakter: Dari Musuh Menjadi Sekutu Sementara<\/strong><\/h2>\n<p>Meskipun diperkenalkan sebagai penjahat murni, karakter Crocodile berkembang secara dinamis. Ia sempat membantu Luffy melarikan diri dari Impel Down dan berperan penting dalam Perang Besar Marineford. Saat ini, di era baru <i>One Piece<\/i>, Crocodile kembali ke panggung utama sebagai salah satu pendiri <b>Cross Guild<\/b> bersama Dracule Mihawk dan Buggy si Badut.<\/p>\n<p>Dengan kecerdasan strategis dan kekuatan yang terus meningkat, Sir Crocodile tetap menjadi salah satu karakter paling karismatik yang kehadirannya selalu dinantikan oleh para penggemar karya Eiichiro Oda ini. (Z-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/944994\/profil-sir-crocodile-antagonis-yang-kalahkan-luffy-di-arc-alabasta-one-piece\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sir Crocodile(Doc IMDB) DALAM semesta One Piece, Sir Crocodile menempati posisi khusus sebagai salah satu antagonis paling ikonik dan berpengaruh. Ia dikenal sebagai musuh besar pertama yang memberikan kekalahan telak bagi Monkey D. Luffy, sang protagonis utama, dalam alur cerita (arc) Alabasta. Sebagai mantan anggota Shichibukai (Tujuh Bajak Laut Muda yang Bekerja Sama dengan Pemerintah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119447,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-119446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119446"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119446\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}