{"id":119272,"date":"2026-10-15T16:01:42","date_gmt":"2026-10-15T09:01:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/15\/suhu-udara-cianjur-meningkat-bpbd-waspadai-potensi-karhutla-akibat-el-nino\/"},"modified":"2026-10-15T16:01:42","modified_gmt":"2026-10-15T09:01:42","slug":"suhu-udara-cianjur-meningkat-bpbd-waspadai-potensi-karhutla-akibat-el-nino","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/15\/suhu-udara-cianjur-meningkat-bpbd-waspadai-potensi-karhutla-akibat-el-nino\/","title":{"rendered":"Suhu Udara Cianjur Meningkat, BPBD Waspadai Potensi Karhutla Akibat El Nino"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/15\/1792052977_7a7c814e2aceb954a863.jpg\" alt=\"Suhu Udara Cianjur Meningkat, BPBD Waspadai Potensi Karhutla Akibat El Nino\"\/><figcaption>Ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PENINGKATAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/suhu-udara\" title=\"suhu udara\">suhu udara<\/a> yang signifikan melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam kurun sepekan terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem tersebut.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, menjelaskan bahwa lonjakan suhu udara ini masih dipengaruhi oleh dampak fenomena El Nino. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena ini diperkirakan akan bertahan hingga tahun depan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Memang beberapa hari terakhir suhu udara, khususnya di Kabupaten Cianjur, sangat panas. Ini merupakan dampak El Nino yang hingga kini masih terjadi. Bahkan, BMKG memprediksi El Nino ini akan berakhir tahun depan,&#8221; ujar Samudra, Kamis (15\/10\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/936686\/54-kasus-karhutla-di-cianjur-hanguskan-378-hektare-lahan\" title=\"54 Kasus Karhutla di Cianjur Hanguskan 37,8 Hektare Lahan\" target=\"_blank\">54 Kasus Karhutla di Cianjur Hanguskan 37,8 Hektare Lahan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Data dari aplikasi pemantau cuaca menunjukkan suhu rata-rata di Cianjur selama sepekan terakhir menyentuh angka 34 hingga 35 derajat celcius. Angka ini berada di atas kondisi normal yang biasanya berkisar antara 29 hingga 31 derajat celcius.<\/p>\n<h3>Eskalasi Karhutla dan Krisis Air Bersih<\/h3>\n<p>BPBD terus melakukan pemantauan intensif di lapangan guna mengantisipasi dampak kemarau panjang, terutama terkait ancaman karhutla dan krisis air bersih. Meski suhu meningkat, Samudra mencatat adanya penurunan eskalasi kasus karhutla dibandingkan bulan sebelumnya.<\/p>\n<p>&#8220;Puncak karhutla itu terjadi pada September. Kasusnya terbilang cukup masif, sehari rata-rata bisa mencapai 2-3 kejadian. Sekarang pun masih terjadi, tapi intensitasnya menurun,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/936279\/cianjur-mulai-diguyur-hujan-status-siaga-darurat-kekeringan-masih-berlaku\" title=\"Cianjur Mulai Diguyur Hujan, Status Siaga Darurat Kekeringan Masih Berlaku\" target=\"_blank\">Cianjur Mulai Diguyur Hujan, Status Siaga Darurat Kekeringan Masih Berlaku<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Perpanjangan Status Darurat Kekeringan<\/h3>\n<p>Menyikapi kemarau panjang yang masih berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur resmi memperpanjang status siaga darurat kekeringan. Kebijakan ini selaras dengan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menerbitkan kembali Surat Keputusan (SK) perpanjangan status serupa.<\/p>\n<p>Status siaga darurat kekeringan di Cianjur yang sedianya berakhir pada 30 September 2026, kini diperpanjang selama satu bulan penuh, terhitung mulai 1 hingga 31 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Meskipun kemarau ekstrem masih melanda, Samudra menyebutkan bahwa hujan mulai turun di beberapa titik, meski belum merata. &#8220;Hujan baru dilaporkan turun di wilayah utara dan tengah. Untuk wilayah selatan, hingga saat ini dilaporkan belum turun hujan sama sekali,&#8221; pungkasnya. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/944770\/suhu-udara-cianjur-meningkat-bpbd-waspadai-potensi-karhutla-akibat-el-nino\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Antara) PENINGKATAN suhu udara yang signifikan melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam kurun sepekan terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem tersebut. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, menjelaskan bahwa lonjakan suhu udara ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119273,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-119272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119272"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119272\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}