{"id":118826,"date":"2026-10-14T20:30:43","date_gmt":"2026-10-14T13:30:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/soroti-perundungan-fisik-hingga-digital-sanksi-tegas-menanti-pelaku\/"},"modified":"2026-10-14T20:30:43","modified_gmt":"2026-10-14T13:30:43","slug":"soroti-perundungan-fisik-hingga-digital-sanksi-tegas-menanti-pelaku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/soroti-perundungan-fisik-hingga-digital-sanksi-tegas-menanti-pelaku\/","title":{"rendered":"Soroti Perundungan Fisik hingga Digital, Sanksi Tegas Menanti Pelaku"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/14\/1791983123_7e2fbd812b7863c8cd40.jpg\" alt=\"Soroti Perundungan Fisik hingga Digital, Sanksi Tegas Menanti Pelaku\"\/><figcaption>Rektor UPI Prof.Didi Sukyadi saat prosesi Wisuda.(MI\/NAVIANDRI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/upi\" title=\"UPI\">UPI<\/a>) menegaskan komitmennya mencegah dan menangani <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perundungan\" title=\"perundungan\">perundungan<\/a> di lingkungan pendidikan, mulai dari sekolah laboratorium hingga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perguruan-tinggi\" title=\"perguruan tinggi\">perguruan tinggi<\/a>. Pimpinan kampus diminta aktif mengawasi potensi perundungan, sedangkan pelanggaran akan ditindak melalui mekanisme kelembagaan yang berlaku, termasuk sanksi pemberhentian dari kampus untuk kasus tertentu.<\/p>\n<p>Rektor UPI Prof. Dr. H. Didi Sukyadi menyampaikan penegasan tersebut di sela Wisuda Gelombang IV Tahun 2026 di Bandung, Rabu (14\/10). Dalam kegiatan wisuda yang berlangsung selama empat hari itu, UPI meluluskan lebih dari 7.000 orang, dengan sekitar 1.900 lulusan mengikuti prosesi pada hari pertama.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cUpaya itu mencakup lingkungan sekolah dan PT. Pimpinan mulai tingkat prodi sampai fakultas diminta memperhatikan potensi perundungan supaya tak terjadi di lingkungan pendidikan UPI,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/885749\/upi-masuk-6-besar-perguruan-tinggi-berprestasi-nasional-2026\" title=\"UPI Masuk 6 Besar Perguruan Tinggi Berprestasi Nasional 2026\" target=\"_blank\">UPI Masuk 6 Besar Perguruan Tinggi Berprestasi Nasional 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Didi mengingatkan, perundungan tidak terbatas pada kekerasan fisik. Tindakan verbal, perpeloncoan, hingga perundungan di ruang digital juga perlu menjadi perhatian karena dapat menimbulkan dampak psikologis serius bagi korban. UPI telah memiliki mekanisme kelembagaan untuk menangani pelanggaran di lingkungan perguruan tinggi. Penanganan tersebut melibatkan komisi disiplin bagi mahasiswa serta komisi etik bagi dosen dan tenaga kependidikan. Sementara itu, kasus perundungan di sekolah ditangani melalui mekanisme yang berlaku dengan melibatkan unsur terkait.<\/p>\n<p>\u201cKami memiliki mekanisme kelembagaan untuk menangani pelanggaran di lingkungan perguruan tinggi. Mekanisme itu mencakup komisi disiplin bagi mahasiswa dan komisi etik bagi dosen serta tenaga kependidikan. Lalu, penanganan perundungan di sekolah dilakukan lewat mekanisme yang berlaku dengan melibatkan unsur terkait di lingkungan sekolah,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Didi menegaskan, tindakan perundungan dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan. Dalam kasus tertentu, sanksi bahkan dapat berupa pemberhentian dari kampus. Ia berharap seluruh sivitas akademika berperan aktif membangun hubungan yang saling menghormati dan tidak membenarkan tindakan yang merendahkan martabat orang lain. Lingkungan pendidikan yang aman dinilai menjadi prasyarat agar mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dapat menjalankan aktivitas akademik tanpa intimidasi maupun kekerasan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/838766\/gerakan-rukun-dengan-teman-untuk-ciptakan-sekolah-yang-aman-dan-nyaman\" title=\"Gerakan Rukun dengan Teman untuk Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman\" target=\"_blank\">Gerakan Rukun dengan Teman untuk Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Lulusan Harus Adaptif Hadapi Perkembangan AI<\/h3>\n<p>Selain menyoroti pencegahan perundungan, Didi mengingatkan para lulusan UPI agar mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kemajuan teknologi telah mengubah pola kehidupan sekaligus kebutuhan tenaga kerja. Sejumlah pekerjaan berpotensi tergantikan oleh teknologi, tetapi pada saat yang sama akan muncul profesi-profesi baru.<\/p>\n<p>\u201cJadi, ada sejumlah pekerjaan yang akan hilang karena adanya teknologi, seperti AI, tapi ada juga sejumlah pekerjaan yang berpeluang muncul,\u201d tuturnya\u00a0<\/p>\n<p>Didi menekankan, kemampuan beradaptasi menjadi modal penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi dinamika global. Selain perkembangan teknologi, perubahan geopolitik dan perubahan iklim juga menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. Ia menilai, penguasaan keterampilan teknis atau hard skills saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan dunia kerja. Lulusan juga perlu memperkuat keterampilan nonteknis atau soft skills, antara lain kepemimpinan, pengendalian emosi, komunikasi, serta kemampuan membangun jejaring.<\/p>\n<p>\u201cBukan semata-mata mereka menguasai hard skill, hard science, tapi yang penting juga penguasaan soft skill. Saya \u00a0berharap para lulusan UPI mampu menjadi pribadi mandiri, memperoleh pekerjaan maupun menciptakan peluang kerja, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertanggung jawab menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk individu yang mampu beradaptasi, menghormati sesama, dan berkontribusi positif di tengah perubahan masyarakat.(H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/944450\/soroti-perundungan-fisik-hingga-digital-sanksi-tegas-menanti-pelaku\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rektor UPI Prof.Didi Sukyadi saat prosesi Wisuda.(MI\/NAVIANDRI) UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia (UPI) menegaskan komitmennya mencegah dan menangani perundungan di lingkungan pendidikan, mulai dari sekolah laboratorium hingga perguruan tinggi. Pimpinan kampus diminta aktif mengawasi potensi perundungan, sedangkan pelanggaran akan ditindak melalui mekanisme kelembagaan yang berlaku, termasuk sanksi pemberhentian dari kampus untuk kasus tertentu. Rektor UPI Prof. Dr. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118827,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118826","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118826"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118826\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}