{"id":118776,"date":"2026-10-14T18:22:57","date_gmt":"2026-10-14T11:22:57","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/lestari-moerdijat-soroti-ketimpangan-akses-kanker-payudara\/"},"modified":"2026-10-14T18:22:57","modified_gmt":"2026-10-14T11:22:57","slug":"lestari-moerdijat-soroti-ketimpangan-akses-kanker-payudara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/lestari-moerdijat-soroti-ketimpangan-akses-kanker-payudara\/","title":{"rendered":"Lestari Moerdijat Soroti Ketimpangan Akses Kanker Payudara"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/14\/1791976719_eafabc980b771139ab8b.jpeg\" alt=\"Lestari Moerdijat Soroti Ketimpangan Akses Kanker Payudara\"\/><figcaption>Pasien pengobatan kanker payudara.(Dok. Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>WAKIL Ketua MPR RI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lestari-moerdijat\" title=\"Lestari Moerdijat\">Lestari Moerdijat<\/a> menegaskan bahwa penanganan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kanker-payudara\" title=\"Kanker Payudara\">kanker payudara<\/a> di Indonesia saat ini memerlukan langkah nyata dalam memeratakan akses diagnosis dan pengobatan hingga ke tingkat daerah. Dalam diskusi daring Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (14\/10), ia menyoroti adanya ketimpangan struktural yang menyebabkan banyak pasien terputus di tengah alur skrining dan pengobatan.<\/p>\n<p>Lestari mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap kanker payudara sudah mulai tumbuh, namun sistem kesehatan belum sepenuhnya mampu menjangkau mereka yang membutuhkan. Ia menekankan bahwa persoalan ini bukan lagi sekadar masalah edukasi, melainkan keadilan bagi setiap perempuan untuk mendapatkan layanan medis yang setara tanpa terkendala jarak maupun fasilitas.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Data Kementerian Kesehatan menunjukkan adanya rantai pelayanan yang terputus. Dari target 14 juta perempuan untuk skrining, baru 4,1 juta yang menjalani pemeriksaan. Mirisnya, dari 20 ribu orang yang terdeteksi memiliki kelainan, hanya sekitar 6.000 pasien yang melanjutkan pengobatan, dan jumlah yang berhasil mencapai rumah sakit rujukan jauh lebih sedikit.<\/p>\n<p>Menanggapi kondisi tersebut, Lestari mendesak agar Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara segera dieksekusi secara masif hingga ke level daerah. Penguatan fasilitas kesehatan di tingkat lokal dianggap krusial agar deteksi dini tidak berakhir sia-sia karena hambatan akses menuju pengobatan lanjutan.<\/p>\n<p>Diskusi ini juga menghadirkan perwakilan dari Kementerian Kesehatan, RSCM, serta organisasi penyintas kanker seperti CISC dan YKPI. Para narasumber sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan setiap pasien kanker payudara mendapatkan pendampingan dan penanganan medis yang tepat waktu dan berkelanjutan. (RO\/Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/944373\/lestari-moerdijat-soroti-ketimpangan-akses-kanker-payudara\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasien pengobatan kanker payudara.(Dok. Magnific) WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penanganan kanker payudara di Indonesia saat ini memerlukan langkah nyata dalam memeratakan akses diagnosis dan pengobatan hingga ke tingkat daerah. Dalam diskusi daring Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (14\/10), ia menyoroti adanya ketimpangan struktural yang menyebabkan banyak pasien terputus di tengah alur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118776"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118776\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}