{"id":118770,"date":"2026-10-14T18:06:47","date_gmt":"2026-10-14T11:06:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/temui-kepala-bnpb-bupati-cianjur-didampingi-anggota-dpr-perjuangkan-bantuan-untuk-4-ribu-korban-bencana\/"},"modified":"2026-10-14T18:06:47","modified_gmt":"2026-10-14T11:06:47","slug":"temui-kepala-bnpb-bupati-cianjur-didampingi-anggota-dpr-perjuangkan-bantuan-untuk-4-ribu-korban-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/temui-kepala-bnpb-bupati-cianjur-didampingi-anggota-dpr-perjuangkan-bantuan-untuk-4-ribu-korban-bencana\/","title":{"rendered":"Temui Kepala BNPB, Bupati Cianjur Didampingi Anggota DPR Perjuangkan Bantuan untuk 4 Ribu Korban Bencana"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/14\/1791975223_5d910cfabc7202386a0f.jpg\" alt=\"Temui Kepala BNPB, Bupati Cianjur Didampingi Anggota DPR Perjuangkan Bantuan untuk 4 Ribu Korban Bencana\"\/><figcaption>PERGERAKAN TANAH: Bangunan masjid di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur terdampak bencana pergerakan tanah yang dipicu curah hujan tinggi, beberapa waktu lalu.(Dok MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/cianjur\" title=\"cianjur\">Cianjur<\/a>, Jawa Barat, terus memperjuangkan bantuan bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah selatan yang terjadi pada 2024. Upaya jemput bola pun dilakukan dengan mendatangi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bnpb\" title=\"BNPB\">BNPB<\/a>).\u00a0<\/p>\n<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, menuturkan beberapa hari lalu mendampingi Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan anggota DPR RI Isfhan Taufik Munggaran bertemu dengan Kepala BNPB di Jakarta. Momen itu merupakan upaya pemerintah daerah memperjuangkan bantuan bagi para penyintas bencana.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, kemarin kita bertemu langsung dengan Pak Kepala BNPB membahas bantuan bagi para korban bencana di wilayah selatan yang terjadi dua tahun lalu,&#8221; kata Iwan, Rabu (13\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/939845\/kepala-bnpb-pastikan-percepatan-realisasi-bantuan-pascabencana-ntt\" title=\"Kepala BNPB Pastikan Percepatan Realisasi Bantuan Pascabencana NTT\" target=\"_blank\">Kepala BNPB Pastikan Percepatan Realisasi Bantuan Pascabencana NTT<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hasil pertemuan, lanjut Iwan, BNPB akan segera mengupayakan agar bantuan bisa terealisasi. Hanya, skema bantuannya bukan dalam hibah, tapi dana siap pakai (DSP).\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Perubahan skema ini dimungkinkan karena kalau sifatnya hibah, prosesnya bisa cukup lama,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Saat ini BPBD Kabupaten Cianjur tengah mempersiapkan kembali berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. Namun, Iwan belum bisa memastikan realisasi bantuan tersebut turun dari BNPB ke Pemkab Cianjur.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/939752\/kepala-bnpb-pastikan-percepatan-bantuan-rumah-rusak-dan-huntara-di-ntt\" title=\"Kepala BNPB Pastikan Percepatan Bantuan Rumah Rusak dan Huntara di NTT\" target=\"_blank\">Kepala BNPB Pastikan Percepatan Bantuan Rumah Rusak dan Huntara di NTT<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kalau itu (waktu pencairan) kita belum mengetahuinya. Tapi kita upayakan sesegera mungkin. Yang pasti, semua proses tahapannya kita tempuh. Mudah-mudahan secepatnya bisa turun bantuan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sebagaimana diketahui, bencana hidrometeorologi pada 2024 berdampak cukup masif. Terutama terhadap bangunan rumah warga yang terdampak pergerakan tanah, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.<\/p>\n<p>Hasil pendataan, terdapat sedikitnya 4 ribu lebih bangunan rumah yang rusak. Lokasinya tersebar di 17 kecamatan.<\/p>\n<p>Dari bangunan terdampak, sebanyak 506 rumah kondisinya rusak berat, 720 rumah rusak sedang, dan 2.487 rumah rusak ringan. Ribuan rumah ini akan mendapatkan bantuan rehabilitasi.<\/p>\n<p>Sementara bantuan relokasi terpadu akan dilakukan terhadap 355 unit rumah dan relokasi mandiri untuk 29 unit rumah.<\/p>\n<p>Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, kedatangannya ke BNPB didampingi anggota DPR RI merupakan bentuk ikhtiar mencari solusi terbaik bagi warga yang terdampak bencana. Dari hasil pertemuan dengan Kepala BNPB, kata Wahyu, ada titik terang bantuan bagi warga penyintas.<\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan bisa secepatnya pemerintah pusat melalui BNPB menyalurkan bantuan bagi warga kami di Cianjur. Semoga ikhtiar ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, karena kami menyadari, mereka membutuhkan hunian yang layak, aman, dan nyaman,&#8221; kata Wahyu. (BB\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/944356\/temui-kepala-bnpb-bupati-cianjur-didampingi-anggota-dpr-perjuangkan-bantuan-untuk-4-ribu-korban-bencana\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PERGERAKAN TANAH: Bangunan masjid di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur terdampak bencana pergerakan tanah yang dipicu curah hujan tinggi, beberapa waktu lalu.(Dok MI) PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, terus memperjuangkan bantuan bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah selatan yang terjadi pada 2024. Upaya jemput bola pun dilakukan dengan mendatangi Badan Nasional Penanggulangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118771,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118770","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118770","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118770"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118770\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118770"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118770"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118770"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}