{"id":118420,"date":"2026-10-14T03:35:46","date_gmt":"2026-10-13T20:35:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/usut-dugaan-penganiayaan-kasus-petasan-di-pondok-pinang-polisi-periksa-saksi-dan-bukti\/"},"modified":"2026-10-14T03:35:46","modified_gmt":"2026-10-13T20:35:46","slug":"usut-dugaan-penganiayaan-kasus-petasan-di-pondok-pinang-polisi-periksa-saksi-dan-bukti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/usut-dugaan-penganiayaan-kasus-petasan-di-pondok-pinang-polisi-periksa-saksi-dan-bukti\/","title":{"rendered":"Usut Dugaan Penganiayaan Kasus Petasan di Pondok Pinang, Polisi Periksa Saksi dan Bukti"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/14\/1791923538_d2be3b13cea76e4e3d63.jpg\" alt=\"Usut Dugaan Penganiayaan Kasus Petasan di Pondok Pinang, Polisi Periksa Saksi dan Bukti\"\/><figcaption>Tangkapan layar petasan yang dinyalakan selama satu jam saat perayaan Maulid Nabi di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Senin (5\/10\/2026).(ANTARA\/threads\/puturmdn\/Luthfia Miranda Putri)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEPOLISIAN<b> <\/b>bergerak cepat memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti terkait dugaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penganiayaan\" title=\"penganiayaan\">penganiayaan<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pengeroyokan\" title=\"Pengeroyokan\">pengeroyokan<\/a> saat perayaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/maulid-nabi\" title=\"maulid nabi\">Maulid Nabi<\/a> di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Penyelidikan ini dilakukan setelah korban berinisial LK (Amanda Andono, 50) resmi melayangkan laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor laporan LP\/B\/4008 tertanggal 5 Oktober 2024. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada 4 Oktober 2024 sekira pukul 12.45 WIB.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, tim penyidik saat ini tengah mendalami keterangan dari para saksi serta melakukan pengecekan di lokasi kejadian.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/941752\/kasus-petasan-saat-maulid-nabi-polisi-selidiki-dugaan-pengeroyokan\" title=\"Kasus Petasan saat Maulid Nabi, Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan\" target=\"_blank\">Kasus Petasan saat Maulid Nabi, Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saat ini sedang ditangani, dilakukan penyelidikan, pemeriksaan beberapa keterangan saksi dan barang bukti, juga melakukan pengecekan olah tempat kejadian peristiwa,&#8221; kata Budi di Jakarta, Selasa.<\/p>\n<p>Budi menjelaskan bahwa dugaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kekerasan\" title=\"kekerasan\">kekerasan<\/a> tersebut dipicu tindakan pelapor yang mempertanyakan dentuman keras dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/petasan\" title=\"petasan\">petasan<\/a> dan kembang api di lokasi acara.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan keterangan pelapor, kejadian bermula saat yang bersangkutan mempertanyakan suara petasan dari lokasi kegiatan. Pelapor kemudian mengaku mengalami tindakan kekerasan oleh sejumlah orang,&#8221; tutur Budi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/812828\/polres-cianjur-tangkap-pelaku-penganiayaan-hingga-tewas\" title=\"Polres Cianjur Tangkap Pelaku Penganiayaan hingga Tewas\" target=\"_blank\">Polres Cianjur Tangkap Pelaku Penganiayaan hingga Tewas<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kesaksian Korban Soal Dugaan Penganiayaan<\/h2>\n<p>Pemeriksaan polisi ini berawal dari pengakuan Amanda yang mengalami perlakuan kasar saat mendatangi lokasi perayaan. Ia menuturkan, langkah tersebut diambil lantaran dentuman keras petasan yang berlangsung lama mengagetkan ibunya yang berusia 76 tahun serta anaknya yang berkebutuhan khusus dan sensitif terhadap suara keras.<\/p>\n<p>&#8220;Anak saya sampai bangun. Anak saya sampai sampai kaget dan kejang. Saya cuma mikirnya anak dan orangtua saya aja,&#8221; kata Amanda kepada wartawan di Jakarta, Senin (12\/10).<\/p>\n<p>Ia menceritakan, suara kembang api tersebut berdentuman sangat keras dan tak kunjung berhenti hingga menit ke-15.<\/p>\n<p>\u201cIni benar-benar dentuman. Tidak selesai-selesai,\u201d ujar Amanda.<\/p>\n<p>&#8220;Sampai di menit ke-15, belum juga berhenti. Jadi, akhirnya saya langsung keluar, tuh. Saya langsung keluar, saya enggak peduli ini mau gimana-bagaimana, tapi ini enggak bener,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Namun, niat Amanda untuk meminta penjelasan dari penyelenggara justru berujung tindakan fisik. Ia mengaku didorong, ditarik, hingga wajahnya disembur air oleh sejumlah orang di lokasi. Selain itu, putranya yang mencoba melindunginya juga mengalami luka cakaran di tangan.<\/p>\n<p>Atas peristiwa yang dialaminya, Amanda telah meminta perlindungan hukum melalui laporan polisi serta mengunggah keluhannya melalui akun Threads miliknya (@amandaandono). Saat ini kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengusut tuntas laporan tersebut. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/944081\/usut-dugaan-penganiayaan-kasus-petasan-di-pondok-pinang-polisi-periksa-saksi-dan-bukti\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangkapan layar petasan yang dinyalakan selama satu jam saat perayaan Maulid Nabi di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Senin (5\/10\/2026).(ANTARA\/threads\/puturmdn\/Luthfia Miranda Putri) KEPOLISIAN bergerak cepat memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti terkait dugaan penganiayaan dan pengeroyokan saat perayaan Maulid Nabi di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penyelidikan ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118421,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118420","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118420","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118420"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118420\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}