{"id":118374,"date":"2026-10-14T01:36:37","date_gmt":"2026-10-13T18:36:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/spbu-di-bali-diminta-operasi-24-jam-hingga-kondisi-normal\/"},"modified":"2026-10-14T01:36:37","modified_gmt":"2026-10-13T18:36:37","slug":"spbu-di-bali-diminta-operasi-24-jam-hingga-kondisi-normal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/14\/spbu-di-bali-diminta-operasi-24-jam-hingga-kondisi-normal\/","title":{"rendered":"SPBU di Bali Diminta Operasi 24 Jam Hingga Kondisi Normal"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/13\/1791904151_0a2ecbb8c70ec53568c0.jpg\" alt=\"SPBU di Bali Diminta Operasi 24 Jam Hingga Kondisi Normal \"\/><figcaption>Ilustrasi(MI\/ARNOLDUS DHAE)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Pertamina menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mempercepat pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali setelah antrean panjang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah tersebut mencakup penambahan armada mobil tangki dari 90 menjadi 105 unit, pengoperasian depo dan SPBU selama 24 jam, serta koordinasi dengan kepolisian untuk mengawal pengiriman BBM.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas antrean yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ia mengakui kendala teknis pada kapal tanker menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi BBM.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Simon menjelaskan, kapal tanker yang dijadwalkan melakukan proses sandar dan bongkar muatan sekitar pukul 06.30 WITA pada Senin (12\/10) baru dapat melanjutkan proses tersebut sekitar pukul 22.00 WITA. Dengan demikian, jadwal mengalami keterlambatan sekitar 15,5 jam. Menurut Simon, keterlambatan tersebut berdampak pada distribusi yang telah direncanakan. Namun, ia menegaskan kendala operasional tidak dapat dijadikan alasan atas terganggunya pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/943856\/polda-bali-terjunkan-personel-atasi-antrean-bbm-di-spbu\" title=\"Polda Bali Terjunkan Personel Atasi Antrean BBM di SPBU\" target=\"_blank\">Polda Bali Terjunkan Personel Atasi Antrean BBM di SPBU<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Gubernur Bali Wayan Koster meminta warga tetap menjaga kondusifitas wilayah sehubungan dengan antrian BBM yang parah. Ia menjamin pasokan BBM aman. Hanya ada kesalahan distribusi sehingga tiba di SPBU sangat terlambat. &#8220;Bagaimanapun juga, yang terpenting adalah pelayanan bagi masyarakat,\u201d ujarnya setelah rapat bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Selasa (13\/10).<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Untuk mempercepat penyaluran, Pertamina meningkatkan pasokan melalui kapal tanker dan mengoptimalkan distribusi dari depo menuju SPBU. Penyaluran akan dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi stok masing-masing SPBU.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Pertamina Patra Niaga juga menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Karangasem. Total pasokan yang dijadwalkan dalam rangkaian pengiriman tersebut mencapai 26.200 kiloliter.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/943538\/pertamina-normalisasi-penyaluran-pertalite-di-pulau-timor-antrean-di-kupang-masih-mengular\" title=\"Pertamina Normalisasi Penyaluran Pertalite di Pulau Timor, Antrean di Kupang Masih Mengular\" target=\"_blank\">Pertamina Normalisasi Penyaluran Pertalite di Pulau Timor, Antrean di Kupang Masih Mengular<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Data Pertamina Patra Niaga menunjukkan rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter per hari. Karena itu, kelancaran pembongkaran muatan dan pengiriman dari terminal ke SPBU menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pasokan.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Selain menambah pasokan, Pertamina akan meningkatkan operasional depo Manggis dan Sanggaran menjadi 24 jam. Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat proses pengisian mobil tangki dan pengiriman BBM ke SPBU, sehingga distribusi tidak hanya bergantung pada jam operasional reguler.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Di tingkat penyaluran, sebanyak 92 SPBU di Denpasar dan Badung diprioritaskan untuk beroperasi selama 24 jam. Jumlah tersebut terdiri atas 54 SPBU di Denpasar dan 38 SPBU di Badung. Pertamina juga merencanakan perluasan layanan 24 jam ke wilayah Tabanan dan Gianyar dalam satu hingga dua hari berikutnya.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Untuk mendukung perubahan jam operasional, Pertamina akan menambah jumlah operator melalui koordinasi dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Penambahan tenaga kerja diperlukan agar pelayanan tetap berjalan tanpa membebani petugas dengan jam kerja berlebihan. Dalam kondisi tertentu atau darurat, Pertamina juga membuka kemungkinan koordinasi untuk meminta bantuan personel Polri maupun TNI dalam mendukung operasional SPBU.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Distribusi dari depo menuju SPBU turut diperkuat melalui koordinasi dengan Polda Bali untuk mengawal mobil tangki. Pengawalan ini diharapkan membantu kelancaran perjalanan armada menuju titik penyaluran, terutama saat antrean kendaraan dan kepadatan lalu lintas menghambat pergerakan di sejumlah lokasi.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Pertamina juga meminta petugas SPBU menyampaikan informasi secara jelas mengenai ketersediaan stok dan jam operasional. Informasi tersebut diharapkan membantu masyarakat menentukan waktu pengisian bahan bakar dan mengurangi penumpukan kendaraan pada waktu bersamaan.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Simon mengatakan Pertamina akan memantau pelaksanaan langkah-langkah tersebut selama 24 jam hingga kondisi distribusi kembali normal. Perusahaan berharap perbaikan mulai terlihat pada Rabu (14\/10), dengan antrean berangsur terurai dalam satu hingga dua hari setelah percepatan dilakukan. Jika situasi telah stabil dalam dua hingga tiga hari, pola operasional SPBU dapat dievaluasi kembali.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Terkait penggunaan barcode untuk pembelian BBM bersubsidi, Simon mengatakan Pertamina akan berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Koordinasi itu ditujukan untuk membahas kemungkinan langkah khusus dalam situasi tidak biasa atau darurat agar akses masyarakat terhadap BBM lebih mudah. Hingga pernyataan tersebut disampaikan, belum ada keputusan untuk menghapus sistem barcode.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Simon juga menyebut peningkatan penggunaan BBM bersubsidi di tengah perbedaan harga dengan BBM nonsubsidi sebagai salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Namun, ia menegaskan gangguan distribusi harus dilihat secara menyeluruh dan tidak semata-mata dikaitkan dengan satu faktor.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Pertamina berharap penambahan pasokan, peningkatan armada, pengoperasian depo dan SPBU selama 24 jam, serta pengawalan distribusi dapat mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Perusahaan menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan mengevaluasi langkah penanganan hingga antrean kembali terkendali.(H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/944023\/spbu-di-bali-diminta-operasi-24-jam-hingga-kondisi-normal-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(MI\/ARNOLDUS DHAE) Pertamina menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mempercepat pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali setelah antrean panjang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah tersebut mencakup penambahan armada mobil tangki dari 90 menjadi 105 unit, pengoperasian depo dan SPBU selama 24 jam, serta koordinasi dengan kepolisian untuk mengawal pengiriman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118375,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118374"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118374\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}