{"id":118308,"date":"2026-10-13T22:48:56","date_gmt":"2026-10-13T15:48:56","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/hemat-energi-ramah-lingkungan-urban-farming-di-yogyakarta-kini-manfaatkan-panel-surya\/"},"modified":"2026-10-13T22:48:56","modified_gmt":"2026-10-13T15:48:56","slug":"hemat-energi-ramah-lingkungan-urban-farming-di-yogyakarta-kini-manfaatkan-panel-surya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/hemat-energi-ramah-lingkungan-urban-farming-di-yogyakarta-kini-manfaatkan-panel-surya\/","title":{"rendered":"Hemat Energi Ramah Lingkungan Urban Farming di Yogyakarta Kini Manfaatkan Panel Surya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/13\/1791906105_96301b7a41f3e98263e7.jpg\" alt=\"Hemat Energi &amp; Ramah Lingkungan: Urban Farming di Yogyakarta Kini Manfaatkan Panel Surya\"\/><figcaption>Panel surya di kebun hidroponik di Yogyakarta.(Dok. Humas Pemkot Yogyakarta)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PERTANIAN perkotaan (urban farming) terus dikembangkan di Kota <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/yogyakarta\" title=\"Yogyakarta\">Yogyakarta<\/a>. Pertanian perkotaan tidak hanya berkaitan dengan ketahanan pangan di tingkat masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan inovasi, meningkatkan produktivitas warga, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>Di urban farming Kebun Sayur Taman Guyub Rukun RW 06 Semaki Gede, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, warga menggunakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/panel-surya\" title=\"Panel Surya\">panel Surya<\/a> untuk pertanian.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Salah seorang teknisi, Feri Abirama Putra menjelaskan, panel surya digunakan untuk menghasilkan listrik yang kemudian dimanfaatkan untuk mengoperasikan pompa air pada instalasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hidroponik\" title=\"hidroponik\">hidroponik<\/a>. Air kemudian dialirkan ke tanaman sehingga kebutuhan air pada sistem hidroponik dapat terpenuhi. Dengan demikian, aktivitas penyiraman dan sirkulasi air tanaman dapat berjalan menggunakan energi yang berasal dari sinar matahari.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/830208\/usk-ciptakan-model-desa-cerdas-pangan-gabungkan-hidroponik-tenaga-surya-dan-digitalisasi-keuangan\" title=\"USK Ciptakan Model Desa Cerdas Pangan, Gabungkan Hidroponik Tenaga Surya dan Digitalisasi Keuangan\" target=\"_blank\">USK Ciptakan Model Desa Cerdas Pangan, Gabungkan Hidroponik Tenaga Surya dan Digitalisasi Keuangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Panel surya ini untuk menggerakkan pompa air. Nantinya pompa air ini untuk mengaliri tanaman yang ada di hidroponik,&#8221; jelas Feri.<\/p>\n<p>Energi listrik yang dihasilkan panel surya, lanjut dia, juga dimanfaatkan untuk kebutuhan penerangan di area kebun. Dengan adanya sumber listrik tersebut, lampu di kawasan kebun dapat digunakan pada malam hari sehingga area kebun tetap terang dan dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.<\/p>\n<p>Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya aki atau baterai sekitar empat jam dalam kondisi cuaca cerah. Prosesnya biasanya dimulai sekitar pukul 9 WIB. Apabila cuaca normal, tidak mendung apalagi hujan, baterai dapat terisi penuh sekitar pukul 13 WIB.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/811427\/pemanfaatan-energi-surya-dan-greenhouse-bisa-jadi-solusi-ramah-lingkungan\" title=\"Pemanfaatan Energi Surya dan Greenhouse Bisa Jadi Solusi Ramah Lingkungan\" target=\"_blank\">Pemanfaatan Energi Surya dan Greenhouse Bisa Jadi Solusi Ramah Lingkungan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kalau cuaca mendung, mengisi dayanya bisa lebih dari itu,&#8221; ujar dia. Energi disimpan di dalam baterai dan dapat digunakan untuk mengoperasikan perangkat yang dibutuhkan, termasuk pompa hidroponik dan penerangan.<\/p>\n<p>Pengurus Kelompok Tani Guyub Rukun Semaki Gede, Winaryati Esperanza menyampaikan, keberadaan teknologi tersebut sangat membantu kelompok tani dalam menjalankan kegiatan di kebun.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, Kebun Sayur Taman Guyub Rukun tidak hanya dimanfaatkan untuk menanam sayuran melalui sistem hidroponik, tetapi juga digunakan untuk mengembangkan beragam tanaman lain, seperti terong, cabai, dan bayam.<\/p>\n<p>Selain tanaman pangan, kelompok tani juga membudidayakan bunga telang untuk diolah menjadi berbagai produk olahan.<\/p>\n<p>Kelompok tani ini telah menghasilkan sekitar delapan produk olahan berbahan bunga telang, seperti infused water, rempah kering siap minum, steak keju, nasi langgi bunga telang, hingga dawet telang.<\/p>\n<p>Bantuan panel surya tersebut merupakan kolaborasi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Yogyakarta bersama SP Kinasih.<\/p>\n<p>Ketua KADIN Kota Yogyakarta, Eko Sutrisno mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan urban farming di Kota Yogyakarta. Pasalnya, pertanian perkotaan memiliki peran penting karena dapat memanfaatkan lahan yang terbatas di tengah kawasan perkotaan untuk menghasilkan berbagai jenis tanaman pangan sekaligus memberikan aktivitas produktif bagi masyarakat. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/944042\/hemat-energi--ramah-lingkungan-urban-farming-di-yogyakarta-kini-manfaatkan-panel-surya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Panel surya di kebun hidroponik di Yogyakarta.(Dok. Humas Pemkot Yogyakarta) PERTANIAN perkotaan (urban farming) terus dikembangkan di Kota Yogyakarta. Pertanian perkotaan tidak hanya berkaitan dengan ketahanan pangan di tingkat masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan inovasi, meningkatkan produktivitas warga, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan. Di urban farming Kebun Sayur Taman Guyub Rukun RW [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118309,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118308"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118308\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}