{"id":118192,"date":"2026-10-13T18:02:50","date_gmt":"2026-10-13T11:02:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/indef-sebut-paradoks-antara-pertumbuhan-ekonomi-dan-phk-marak\/"},"modified":"2026-10-13T18:02:50","modified_gmt":"2026-10-13T11:02:50","slug":"indef-sebut-paradoks-antara-pertumbuhan-ekonomi-dan-phk-marak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/indef-sebut-paradoks-antara-pertumbuhan-ekonomi-dan-phk-marak\/","title":{"rendered":"Indef Sebut Paradoks antara Pertumbuhan Ekonomi dan PHK Marak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/13\/1791888873_b3482ceceb45e67e9e9f.jpg\" alt=\"Indef Sebut Paradoks antara Pertumbuhan Ekonomi dan PHK Marak\"\/><figcaption>Ilustrasi PHK(Antara Foto)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>INSTITUTE for Development of Economics and Finance (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/indef\" title=\"indef\">Indef<\/a>) menyebut <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pertumbuhan-ekonomi\" title=\"Pertumbuhan Ekonomi\">pertumbuhan ekonomi<\/a> yang mulai meningkat belum sepenuhnya mencerminkan penguatan sektor riil dan pasar tenaga kerja. Menurut Indef, angka <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemutusan-hubungan-kerja\" title=\"Pemutusan Hubungan Kerja\">pemutusan hubungan kerja<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/phk\" title=\"PHK\">PHK<\/a>) masih tinggi.<\/p>\n<p>Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat sebanyak 63.789 orang tenaga kerja terkena PHK pada periode Januari-September 2026.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;PHK yang mencapai 63.789 pekerja sepanjang Januari\u2013September 2026 menunjukkan adanya paradoks pertumbuhan, ketika ekspansi ekonomi belum mampu menciptakan lapangan kerja yang sebanding. Artinya, pertumbuhan PDB masih menghadapi persoalan kualitas dan rendahnya elastisitas penyerapan tenaga kerja,&#8221; kata Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M Rizal Taufikurahman saat dihubungi, Selasa (13\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/768054\/pertumbuhan-di-bawah-target-butuh-gebrakan-nyata-pemerintah\" title=\"Pertumbuhan di Bawah Target, Butuh Gebrakan Nyata Pemerintah\" target=\"_blank\">Pertumbuhan di Bawah Target, Butuh Gebrakan Nyata Pemerintah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, tingginya PHK mencerminkan tekanan struktural pada industri, terutama sektor padat karya yang menghadapi pelemahan permintaan, kenaikan biaya produksi, dan penyempitan margin usaha. Di sisi lain, pertumbuhan lebih banyak ditopang aktivitas ekonomi yang tidak selalu memiliki daya serap tenaga kerja tinggi, sementara perusahaan semakin agresif melakukan efisiensi dan otomatisasi.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi ini memperlihatkan adanya ketimpangan antara ekspansi output, kapasitas produksi, dan penciptaan pekerjaan formal,&#8221; jelas Rizal.<\/p>\n<p>Ia menyebut persoalan mendasarnya bukan sekadar bagaimana mempertahankan pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana memastikan pertumbuhan tersebut mampu menciptakan pekerjaan produktif dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu menggeser orientasi kebijakan dari sekadar mengejar angka pertumbuhan menuju penguatan industri padat karya, investasi produktif, dan daya beli domestik.<\/p>\n<p>&#8220;Tanpa perbaikan struktur ekonomi, Indonesia berisiko mengalami pertumbuhan yang semakin tinggi secara statistik, tetapi semakin terbatas manfaatnya bagi kesejahteraan tenaga kerja,&#8221; ujar Rizal. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/943890\/indef-sebut-paradoks-antara-pertumbuhan-ekonomi-dan-phk-marak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi PHK(Antara Foto) INSTITUTE for Development of Economics and Finance (Indef) menyebut pertumbuhan ekonomi yang mulai meningkat belum sepenuhnya mencerminkan penguatan sektor riil dan pasar tenaga kerja. Menurut Indef, angka pemutusan hubungan kerja (PHK) masih tinggi. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat sebanyak 63.789 orang tenaga kerja terkena PHK pada periode Januari-September 2026. &#8220;PHK yang mencapai 63.789 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118193,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118192","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118192"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118192\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}