{"id":118084,"date":"2026-10-13T13:47:41","date_gmt":"2026-10-13T06:47:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/waspada-minuman-manis-berlebih-tingkatkan-risiko-demensia\/"},"modified":"2026-10-13T13:47:41","modified_gmt":"2026-10-13T06:47:41","slug":"waspada-minuman-manis-berlebih-tingkatkan-risiko-demensia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/waspada-minuman-manis-berlebih-tingkatkan-risiko-demensia\/","title":{"rendered":"Waspada, Minuman Manis Berlebih Tingkatkan Risiko Demensia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/13\/1791862487_f3c0c6f80cfb99a16583.jpg\" alt=\"Waspada, Minuman Manis Berlebih Tingkatkan Risiko Demensia\"\/><figcaption>Risiko demensia.(Dok. Yahoo Health)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PILIHAN minuman harian Anda ternyata berdampak lebih dari sekadar pelepas dahaga. Konsumsi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/minuman-manis\" title=\"minuman manis\">minuman manis<\/a> secara rutin, mulai dari soda hingga minuman berenergi, kini dikaitkan dengan peningkatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/risiko-demensia\" title=\"risiko demensia\">risiko demensia<\/a> dan penurunan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-otak\" title=\"Kesehatan Otak\">kesehatan otak<\/a> jangka panjang.<\/p>\n<p>Berdasarkan data yang ditinjau oleh ahli diet\u00a0Madeline Peck, RDN, konsumsi gula berlebih dalam bentuk cair dapat memperburuk faktor risiko seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Berikut adalah tiga alasan utama mengapa minuman manis berbahaya bagi otak Anda:<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>1. Memicu Resistensi Insulin<\/h2>\n<p>Minuman manis merupakan &#8220;gula cair&#8221; yang tidak mengandung protein, serat, atau lemak untuk memperlambat penyerapan. Hal ini menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Diana Dibblee, RD, menjelaskan bahwa lonjakan berulang dapat memicu resistensi insulin. Karena otak bergantung pada sinyal insulin untuk energi dan memori, gangguan pada proses ini dapat menurunkan fungsi kognitif secara signifikan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/897760\/memasak-turunkan-risiko-demensia-hingga-70-persen-ini-penjelasannya\" title=\"Memasak Turunkan Risiko Demensia hingga 70 Persen, Ini Penjelasannya\" target=\"_blank\">Memasak Turunkan Risiko Demensia hingga 70 Persen, Ini Penjelasannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>2. Merusak Pembuluh Darah Otak<\/h2>\n<p>Kesehatan otak sangat bergantung pada aliran oksigen dan nutrisi yang stabil melalui pembuluh darah. Konsumsi minuman manis dalam jangka panjang sering dikaitkan dengan obesitas dan hipertensi. Kondisi ini dapat menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah, termasuk yang menuju ke otak, sehingga mengganggu sirkulasi dan mempercepat penurunan kognitif.<\/p>\n<h2>3. Menggeser Asupan Nutrisi Penting<\/h2>\n<p>Ketika kalori harian didominasi oleh minuman manis, ruang untuk makanan pelindung otak (neuroprotektif) menjadi berkurang. Maggie Moon, M.S., RDN, mencatat bahwa asupan gula tinggi cenderung membuat seseorang mengonsumsi lebih sedikit makanan padat nutrisi seperti beri, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan ikan yang kaya akan omega-3 serta antioksidan.<\/p>\n<p><strong>Tips Ahli untuk Menjaga Kesehatan Otak:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Terapkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/diet-mind\" title=\"diet MIND\">Diet MIND<\/a>:<\/strong> Fokus pada sayuran hijau, biji-bijian, dan lemak sehat seperti minyak zaitun.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Olahraga Rutin:<\/strong> Aktivitas fisik membantu menjaga tekanan darah dan aliran oksigen ke otak.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Terus Belajar:<\/strong> Hobi baru dan permainan asah otak menjaga fleksibilitas kognitif.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Meskipun satu gelas minuman manis sesekali tidak akan langsung menyebabkan demensia, pola konsumsi jangka panjang sangat menentukan. Mengganti minuman manis dengan air mineral atau asupan bernutrisi adalah langkah investasi terbaik untuk kesehatan otak di masa tua. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/943671\/waspada-minuman-manis-berlebih-tingkatkan-risiko-demensia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Risiko demensia.(Dok. Yahoo Health) PILIHAN minuman harian Anda ternyata berdampak lebih dari sekadar pelepas dahaga. Konsumsi minuman manis secara rutin, mulai dari soda hingga minuman berenergi, kini dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia dan penurunan kesehatan otak jangka panjang. Berdasarkan data yang ditinjau oleh ahli diet\u00a0Madeline Peck, RDN, konsumsi gula berlebih dalam bentuk cair dapat memperburuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118085,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-118084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118084"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118084\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}