{"id":117975,"date":"2026-10-13T09:13:39","date_gmt":"2026-10-13T02:13:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/anthropic-klaim-houthi-pakai-ai-claude-kembangkan-rudal-pintar\/"},"modified":"2026-10-13T09:13:39","modified_gmt":"2026-10-13T02:13:39","slug":"anthropic-klaim-houthi-pakai-ai-claude-kembangkan-rudal-pintar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/anthropic-klaim-houthi-pakai-ai-claude-kembangkan-rudal-pintar\/","title":{"rendered":"Anthropic Klaim Houthi Pakai AI Claude Kembangkan Rudal Pintar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/13\/1791856606_b585cfc0e530d0017b7e.jpg\" alt=\"Anthropic Klaim Houthi Pakai AI Claude Kembangkan Rudal Pintar\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PERUSAHAAN kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/anthropic\" title=\"Anthropic\">Anthropic<\/a>, mengakui bahwa produk AI mereka, Claude, disalahgunakan oleh kelompok pemberontak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/houthi\" title=\"Houthi\">Houthi<\/a> di Yaman untuk mengembangkan hulu ledak rudal. Laporan ini mengungkap teknologi AI dapat mengubah lanskap geopolitik dan militer secara signifikan.<\/p>\n<p>Dalam laporan bertajuk <em>Disrupting a Yemen-based guided weapons engineering cell<\/em>, Anthropic mengungkapkan ada\u00a0kelompok\u00a0yang menjalankan tiga program persenjataan menggunakan Claude. Para pejuang yang didukung Iran tersebut dilaporkan berhasil mempelajari cara membangun roket jarak jauh yang mampu mengoreksi jalur penerbangannya sendiri jika meleset dari target.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Tiga Program Persenjataan Berbasis AI<\/h2>\n<p>Menurut laporan tersebut, aktor ancaman yang berbasis di Yaman utara menjalankan tiga program pengembangan senjata utama:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/938732\/mungkinkah-ai-ambil-alih-internet-ini-kata-para-ahli\" target=\"_blank\" title=\"Mungkinkah AI Ambil Alih Internet? Ini Kata para Ahli\">Mungkinkah AI Ambil Alih Internet? Ini Kata para Ahli<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Roket berpemandu yang menggunakan komputer penerbangan kelas ponsel dengan panduan homing fase akhir.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Rudal balistik bertingkat dengan target jangkauan lebih dari 1.500 mil (sekitar 2.400 km).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Rudal multi-varian yang disebut R2000, termasuk varian kendaraan luncur hipersonik (hypersonic glide vehicle).<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Houthi menggunakan fitur &#8216;Claude Code&#8217; sebagai pengganti insinyur perangkat lunak manusia. AI tersebut digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak navigasi, kontrol, dan stabilisasi kendaraan terbang. Claude juga membantu menyediakan perangkat lunak estimasi posisi, menyetel pengaturan kontrol, hingga menjalankan pipa pembangunan <em>firmware<\/em>.<\/p>\n<h2>Menghindari Deteksi<\/h2>\n<p>Anthropic menyatakan bahwa meskipun sistem keamanan mereka memblokir banyak permintaan, kelompok tersebut menggunakan berbagai taktik untuk menghindari deteksi, termasuk membagi pekerjaan mereka ke dalam beberapa sesi. Bahkan setelah akses dibatasi, para aktor tersebut mampu mengambil pengetahuan yang diperoleh untuk melakukan adaptasi mandiri.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tidak memiliki bukti bahwa para aktor berhasil menyebarkan perangkat operasional secara penuh, tetapi\u00a0mereka telah melakukan uji coba penembakan roket berpemandu. Uji lapangan tersebut tampaknya gagal, tetapi\u00a0dalam hitungan jam, mereka kembali ke Claude untuk mencari tahu penyebab kegagalan tersebut,&#8221; tulis laporan Anthropic.<\/p>\n<h2>Dampak Geopolitik dan Keamanan<\/h2>\n<p>Pengungkapan ini muncul setelah Houthi meluncurkan serangan mematikan ke Arab Saudi, termasuk serangan di Bandara Internasional King Khalid yang menewaskan 14 orang. Pejabat keamanan Saudi dilaporkan terkejut dengan peningkatan jangkauan dan akurasi hulu ledak Houthi belakangan ini.<\/p>\n<p>Selain serangan udara, kelompok Houthi terus mengganggu pelayaran di Terusan Suez dan Selat Hormuz, yang berdampak pada kenaikan harga minyak internasional. Situasi ini memicu diskusi serius di Gedung Putih mengenai peningkatan dukungan militer Amerika Serikat untuk Kerajaan Arab Saudi guna menghadapi ancaman persenjataan berbasis AI tersebut. (Daily Mail\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/943645\/anthropic-klaim-houthi-pakai-ai-claude-kembangkan-rudal-pintar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Magnific) PERUSAHAAN kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, Anthropic, mengakui bahwa produk AI mereka, Claude, disalahgunakan oleh kelompok pemberontak Houthi di Yaman untuk mengembangkan hulu ledak rudal. Laporan ini mengungkap teknologi AI dapat mengubah lanskap geopolitik dan militer secara signifikan. Dalam laporan bertajuk Disrupting a Yemen-based guided weapons engineering cell, Anthropic mengungkapkan ada\u00a0kelompok\u00a0yang menjalankan tiga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":117976,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-117975","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=117975"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117975\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/117976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=117975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=117975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=117975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}