{"id":117892,"date":"2026-10-13T05:24:35","date_gmt":"2026-10-12T22:24:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/film-kuasa-gelap-perjanjian-darah-tembus-400-ribu-penonton-dalam-sepekan\/"},"modified":"2026-10-13T05:24:35","modified_gmt":"2026-10-12T22:24:35","slug":"film-kuasa-gelap-perjanjian-darah-tembus-400-ribu-penonton-dalam-sepekan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/13\/film-kuasa-gelap-perjanjian-darah-tembus-400-ribu-penonton-dalam-sepekan\/","title":{"rendered":"Film Kuasa Gelap Perjanjian Darah Tembus 400 Ribu Penonton dalam Sepekan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/13\/1791843470_01fdc1e276c70aba187b.jpg\" alt=\"Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Tembus 400 Ribu Penonton dalam Sepekan\"\/><figcaption>Poster film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah(MI\/Dok Paragon Pictures)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/film\" title=\"film\">FILM<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/horor\" title=\"horor\">horor<\/a> eksorsisme terbaru karya sutradara Rizal Mantovani, <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kuasa-gelap-perjanjian-darah\" title=\"kuasa gelap: perjanjian darah\">Kuasa Gelap: Perjanjian Darah<\/a><\/em>, berhasil mengukuhkan posisinya sebagai film nomor satu dan terlaris di bioskop Indonesia saat ini. Sejak resmi dirilis pada 8 Oktober 2026, film ini telah menarik perhatian lebih dari 400 ribu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penonton\" title=\"penonton\">penonton<\/a> hanya dalam waktu kurang dari satu pekan penayangan.<\/p>\n<p>Kesuksesan ini sudah terlihat sejak hari pertama pemutaran. <em>Kuasa Gelap: Perjanjian Darah<\/em> mencatatkan diri sebagai film Indonesia ke-10 yang berhasil mencetak angka <em>Opening Day<\/em> dengan 100 ribu penonton. Tren positif ini terus berlanjut dengan rata-rata raihan penonton harian yang stabil di angka tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; border-left: 5px solid #2c3e50; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Data Pencapaian Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #2c3e50; color: white;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Kategori<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tanggal Rilis<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">8 Oktober 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Total Penonton (1 Pekan)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">400.000+ Penonton<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Rata-rata Harian<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">100.000+ Penonton<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pencapaian Khusus<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Film Indonesia ke-10 dengan 100rb penonton di hari pertama<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Resonansi Cerita Lintas Kalangan<\/h3>\n<p>Produser sekaligus penulis skenario, Robert Ronny, mengungkapkan bahwa kekuatan utama film ini terletak pada ceritanya yang mampu beresonansi dengan berbagai lapisan masyarakat. Meskipun mengambil latar belakang eksorsisme dalam agama Katolik, pesan yang disampaikan bersifat universal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/531906\/pemain-inang-kejutkan-penonton-semarang\" title=\"Pemain 'Inang' Kejutkan Penonton Semarang\" target=\"_blank\">Pemain &#8216;Inang&#8217; Kejutkan Penonton Semarang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSejak awal kami percaya bahwa cerita yang dibawa film ini bisa berbicara ke seluruh kalangan. Terbukti dari penonton, baik mereka yang beragama Katolik maupun Muslim, bisa menikmati film ini,\u201d ujar Robert Ronny.<\/p>\n<h3>Mengangkat Tema Pesugihan dan Kisah Nyata<\/h3>\n<p>Aktor senior Lukman Sardi, yang memerankan karakter Romo Rendra, menambahkan bahwa kedekatan tema dengan budaya lokal menjadi daya tarik tersendiri. Berbeda dengan film pertamanya yang fokus pada okultisme, sekuel ini mengangkat tema &#8220;perjanjian darah&#8221; yang identik dengan praktik pesugihan di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah praktik yang sering terjadi di Indonesia, dan cerita ini <em>based on true story<\/em> dari pengalaman seorang Romo yang melakukan eksorsisme perjanjian darah. Sebuah praktik gelap yang diwariskan hingga ke anak-cucu,\u201d jelas Lukman Sardi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/941513\/tantangan-denisha-fadi-alaydrus-dan-bintang-agara-di-film-putri-jangan-gentayangan-lagi\" title=\"Tantangan Denisha, Fadi Alaydrus, dan Bintang Agara di Film Putri Jangan Gentayangan Lagi\" target=\"_blank\">Tantangan Denisha, Fadi Alaydrus, dan Bintang Agara di Film Putri Jangan Gentayangan Lagi<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Produksi dan Jajaran Pemain<\/h3>\n<p>Film ini diproduseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik, dengan Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Naskahnya ditulis oleh Robert Ronny bersama Andri Cahyadi.<\/p>\n<p>Selain Lukman Sardi, film ini didukung oleh deretan aktor dan aktris lintas generasi, di antaranya:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Jerome Kurnia<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Venly Arauna<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Ferry Salim<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Feby Febiola<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Lydia Kandou<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Sisca Saras<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Keysha Angelica<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kiki Narendra<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Faiz Vishal<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Saat ini, <em>Kuasa Gelap: Perjanjian Darah<\/em> masih tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia dan diprediksi akan terus menambah jumlah penontonnya dalam beberapa pekan ke depan. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/943590\/film-kuasa-gelap-perjanjian-darah-tembus-400-ribu-penonton-dalam-sepekan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Poster film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah(MI\/Dok Paragon Pictures) FILM horor eksorsisme terbaru karya sutradara Rizal Mantovani, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, berhasil mengukuhkan posisinya sebagai film nomor satu dan terlaris di bioskop Indonesia saat ini. Sejak resmi dirilis pada 8 Oktober 2026, film ini telah menarik perhatian lebih dari 400 ribu penonton hanya dalam waktu kurang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":117893,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-117892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=117892"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117892\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/117893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=117892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=117892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=117892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}