{"id":117587,"date":"2026-10-12T16:08:49","date_gmt":"2026-10-12T09:08:49","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/12\/pertanian-di-asean-perlu-dudukung-kemitraan-antarkoperasi\/"},"modified":"2026-10-12T16:08:49","modified_gmt":"2026-10-12T09:08:49","slug":"pertanian-di-asean-perlu-dudukung-kemitraan-antarkoperasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/12\/pertanian-di-asean-perlu-dudukung-kemitraan-antarkoperasi\/","title":{"rendered":"Pertanian di ASEAN Perlu Dudukung Kemitraan Antarkoperasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/12\/1791795943_73097e53efe05dbfcda2.jpg\" alt=\"Pertanian di ASEAN Perlu Dudukung Kemitraan Antarkoperasi\"\/><figcaption>Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Faridah Farichah membuka Sidang ke-32 ASEAN Centre for the Development of Agricultural Cooperatives (ACEDAC).(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asean\" title=\"ASEAN\">ASEAN<\/a> memiliki potensi yang besar di bidang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pertanian\" title=\"pertanian\">pertanian<\/a>. Namun, beberapa permasalahan masih dihadapi, salah satunya adalah persoalan petani yang belum memiliki kendali yang memadai atas harga jualnya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Potensi pertanian negara-negara ASEAN perlu didukung melalui kemitraan antarkoperasi, pertukaran pengetahuan, pemanfaatan teknologi digital, dan perluasan akses pasar regional,&#8221; terang Farida Farichah., Wakil Menteri Koperasi RI saat Sidang ASEAN Centre for the Development of Agricultural Cooperatives Board (ACEDAC) ke-32 dan ASEAN Sectoral Working Group on Agricultural Cooperatives (ASWGAC) ke-27 di Hotel Santika Premiere Jogja, Senin (12\/10).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Ia menyebut, salah satu persoalan yang masih dihadapi petani adalah mereka kerap memiliki hasil pertanian, tetapi belum memiliki kendali yang memadai atas harga jualnya.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/619411\/asean-ministers-on-agriculture-forestry-ke-45-sahkan-dokumen-dan-rencana-kerja\" title=\"ASEAN Ministers on Agriculture &amp; Forestry ke-45 Sahkan Dokumen dan Rencana Kerja\" target=\"_blank\">ASEAN Ministers on Agriculture &amp; Forestry ke-45 Sahkan Dokumen dan Rencana Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hal tersebut terjadi karena posisi tawar petani yang belum sebanding dengan sumber daya dan komoditas yang mereka hasilkan. \u201cPR petani hari ini adalah mereka memiliki barangnya, memiliki komoditasnya, memiliki sumber dayanya, tapi tidak mampu menentukan harganya,\u201d terang Farida.<\/p>\n<p>Koperasi, lanjut dia, seharusnya dapat membantu menjawab persoalan tersebut. Koperasi dapat menghubungkan petani ke pembiayaan, teknologi, sarana produksi, pengolahan, distribusi, hingga pasar.\u00a0<\/p>\n<p>Keterlibatan koperasi dalam rantai usaha pertanian diharapkan dapat menekan biaya produksi, meningkatkan nilai tambah komoditas, sekaligus memperkuat posisi tawar petani.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/619327\/asean-prioritaskan-suplai-beras-dan-gandum-untuk-anggotanya\" title=\"ASEAN Prioritaskan Suplai Beras dan Gandum untuk Anggotanya\" target=\"_blank\">ASEAN Prioritaskan Suplai Beras dan Gandum untuk Anggotanya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Koperasi pertanian, lanjut dia, perlu berkembang melampaui fungsi kelembagaan dan terlibat langsung dalam kegiatan produksi, pengolahan, serta pemasaran hasil pertanian. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang diterima petani tidak berhenti pada penjualan hasil panen.<\/p>\n<p>Penguatan koperasi tersebut semakin relevan di tengah tantangan perubahan iklim, gangguan rantai pasok, dan kenaikan biaya produksi.\u00a0<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, lembahasan rencana aksi ACEDAC dan ASWGAC periode 2026\u20132030 diarahkan pada penguatan kapasitas dan tata kelola koperasi, pengembangan rantai nilai pertanian, transformasi digital, perluasan akses pasar, serta pemberdayaan perempuan dan generasi muda.\u00a0<\/p>\n<p>Farida berharap, forum ini menghasilkan kerja sama konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan kawasan.<\/p>\n<p>Penguatan koperasi pertanian menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan posisi tawar petani. Upaya ini penting agar mereka tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga memperoleh manfaat lebih besar dari rantai usaha pertanian.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara ASEAN. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperkuat kapasitas koperasi, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk pertanian.<\/p>\n<p>Negara-negara ASEAN dapat bertukar pengalaman dan mengidentifikasi peluang kerja sama dalam pengembangan koperasi pertanian. \u201cPerbedaan tersebut justru menjadi kekuatan untuk saling belajar, berbagi solusi, dan membangun pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing negara,\u201d terang dia.<\/p>\n<p>Forum ini penting untuk memperkuat sinergi negara-negara ASEAN dalam meningkatkan produktivitas, memperluas kemitraan, dan mendorong daya saing produk koperasi. Pengembangan koperasi juga perlu tetap berorientasi pada kesejahteraan anggota dan keberlanjutan usaha.<\/p>\n<p>\u201cIni dapat menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih erat dalam membangun koperasi pertanian ASEAN yang inklusif, inovatif, dan tangguh,\u201d tutup Paku Alam. (E-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/943357\/pertanian-di-asean-perlu-dudukung-kemitraan-antarkoperasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Faridah Farichah membuka Sidang ke-32 ASEAN Centre for the Development of Agricultural Cooperatives (ACEDAC).(Antara) ASEAN memiliki potensi yang besar di bidang pertanian. Namun, beberapa permasalahan masih dihadapi, salah satunya adalah persoalan petani yang belum memiliki kendali yang memadai atas harga jualnya.\u00a0 &#8220;Potensi pertanian negara-negara ASEAN perlu didukung melalui kemitraan antarkoperasi, pertukaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":117588,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-117587","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=117587"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117587\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/117588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=117587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=117587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=117587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}