{"id":116622,"date":"2026-10-10T11:44:40","date_gmt":"2026-10-10T04:44:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/10\/harsiarda-jawa-barat-2026-ajak-masyarakat-kembali-ke-media-kredibel-dan-tepercaya\/"},"modified":"2026-10-10T11:44:40","modified_gmt":"2026-10-10T04:44:40","slug":"harsiarda-jawa-barat-2026-ajak-masyarakat-kembali-ke-media-kredibel-dan-tepercaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/10\/harsiarda-jawa-barat-2026-ajak-masyarakat-kembali-ke-media-kredibel-dan-tepercaya\/","title":{"rendered":"Harsiarda Jawa Barat 2026, Ajak Masyarakat Kembali ke Media Kredibel dan Tepercaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/10\/1791607147_599d05c00db7b432b48b.jpg\" alt=\"Harsiarda Jawa Barat 2026, Ajak Masyarakat Kembali ke Media Kredibel dan Tepercaya\"\/><figcaption>Bupati Bandung Barat Jeje Ritche Ismail bersama Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet pada Peringatan Hari Penyiaran Daerah Jawa Barat 2026 di Plaza Mekarsari, Komplek Kantor Pemerintahan  Kabupaten Bandung Barat.(MI\/SUMARIYADI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SEJENAK, dari atas panggung, mata Jeje Richie Ismail menatap deretan mobil milik stasiun radio dan televisi. Bupati <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bandung-barat\" title=\"Bandung Barat\">Bandung Barat<\/a> itu mengaku mengenang lagi masa beberapa tahun silam, saat dirinya masih menjadi anak band.<\/p>\n<p>&#8220;Saat itu, kelompok band kami berkeliling hampir di semua stasiun radio di Jawa Barat. Rasanya rindu juga promo bermusik di radio dan televisi,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Sabtu (10\/10) pagi itu,\u00a0 Peringatan Hari Penyiaran Daerah (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/harsiarda\" title=\"Harsiarda\">Harsiarda<\/a>) Jawa Barat 2026 digelar di Plaza Mekarsari, Komplek Kantor Pemerintahan\u00a0 Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/942161\/35-ribu-jiwa-warga-bandung-barat-terdampak-kekeringan\" title=\"35 Ribu Jiwa Warga Bandung Barat Terdampak Kekeringan\" target=\"_blank\">35 Ribu Jiwa Warga Bandung Barat Terdampak Kekeringan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berbagai kegiatan menarik disiapkan tidak hanya untuk mempromosikan dan memperkenalkan seluruh lembaga penyiaran namun juga di isi berbagai kegiatan menarik yang diikuti masyarakat. Mulai dari senam pagi, lomba menggambar untuk anak dan berbagai hiburan menarik lainnya.<\/p>\n<p>Banyaknya agenda menarik yang tersedia dalam kegiatan inipun mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Jawa Barat. Tidak kurang dari 1.500-an warga tumpah ruah menghadiri kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>Lebih jauh, Bupati Jeje menyampaikan dukungannya terhadap penguatan media penyiaran yang teruji kredibilitasnya. Di tengah maraknya disinformasi dan berita bohong (hoax) di media sosial, masyarakat sangat membutuhkan rujukan informasi berbasis fakta.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/934541\/pemkab-bandung-barat-cari-investor-pembangunan-tpst-pasir-buluh\" title=\"Pemkab Bandung Barat Cari Investor Pembangunan TPST Pasir Buluh\" target=\"_blank\">Pemkab Bandung Barat Cari Investor Pembangunan TPST Pasir Buluh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Harapan kami seluruh masyarakat bisa terus mendengarkan radio dan menonton televisi. Di tengah maraknya media sosial yang rentan disusupi berita hoax, kita membutuhkan media yang kredibel, terpercaya, dan menyajikan fakta objektif,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Jeje juga berharap kegiatan edukasi literasi media seperti Harsiarda ini dapat terus diperluas cakupannya. Ke depan, kolaborasi tidak hanya melibatkan radio dan TV, tetapi juga merangkul media siber dan ekosistem digital secara lebih luas demi mewujudkan iklim informasi yang sehat di Jawa Barat.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<strong>KEMBALI KE RADIO DAN TELEVISI<\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\nPeringatan Harsiarda Jawa Barat 2026 menjadi momentum krusial untuk menegaskan kembali peran strategis televisi dan radio di tengah gempuran disrupsi informasi digital.<\/p>\n<p>Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen mengedukasi masyarakat agar tetap memilih media penyiaran yang terverifikasi dan patuh regulasi.<\/p>\n<p>Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet, mengatakan pesatnya perkembangan teknologi digital menghadirkan dua sisi mata uang, yakni peluang sekaligus ancaman disrupsi informasi. Media penyiaran konvensional seperti radio dan televisi harus tetap hadir sebagai benteng informasi yang tepercaya bagi publik.<\/p>\n<p>&#8220;Kami melakukan gerakan &#8216;jemput bola&#8217; turun langsung ke masyarakat bersama lembaga penyiaran, dengan fasilitas dari Bupati Bandung Barat, untuk mengampanyekan kembali gerakan menonton televisi dan mendengarkan radio,&#8221; ujar Adiyana.<\/p>\n<p>Dia menyoroti pentingnya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keadilan-regulasi\" title=\"keadilan regulasi\">keadilan regulasi<\/a> antara media penyiaran konvensional dengan platform digital berbasis Over-The-Top (OTT) maupun Video on Demand (VOD). Platform global saat ini belum terikat aturan penyiaran secara ketat layaknya TV dan radio, padahal pengawasan konten berkualitas merupakan bagian dari menjaga ketahanan nasional.<\/p>\n<p>Menanggapi Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang kini tengah dibahas di DPR RI, Adiyana menegaskan bahwa aturan baru tersebut bukan bentuk pembatasan, melainkan upaya negara melindungi kedaulatan kognitif masyarakat. Pembahasan RUU yang telah bergulir belasan tahun ini diharapkan mampu melahirkan kesetaraan perlakuan hukum bagi seluruh media penyiaran.<\/p>\n<p>Meski demikian, KPID Jawa Barat memberikan catatan kritis terkait wacana pengurangan jumlah komisioner di tingkat daerah dari tujuh menjadi lima orang.<\/p>\n<p>Adiyana menilai besaran keanggotaan KPID seharusnya disesuaikan secara proporsional berdasarkan jumlah lembaga penyiaran, luas wilayah, dan kepadatan penduduk di masing-masing provinsi.<\/p>\n<p>&#8220;Jawa Barat memiliki 423 lembaga penyiaran, terbanyak di Indonesia. Jika disamakan lima komisioner dengan daerah yang hanya memiliki 50 lembaga penyiaran, tentu kurang ideal. Beban pengawasan dan geografis daerah harus menjadi pertimbangan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/942807\/harsiarda-jawa-barat-2026-ajak-masyarakat-kembali-ke-media-kredibel-dan-tepercaya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bupati Bandung Barat Jeje Ritche Ismail bersama Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet pada Peringatan Hari Penyiaran Daerah Jawa Barat 2026 di Plaza Mekarsari, Komplek Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat.(MI\/SUMARIYADI) SEJENAK, dari atas panggung, mata Jeje Richie Ismail menatap deretan mobil milik stasiun radio dan televisi. Bupati Bandung Barat itu mengaku mengenang lagi masa beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":116623,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-116622","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116622","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116622"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116622\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116623"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116622"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116622"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116622"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}