{"id":116472,"date":"2026-10-10T02:59:42","date_gmt":"2026-10-09T19:59:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/10\/diagnosis-kanker-langka-jadi-tantangan-akses-dokter-spesialis-perlu-diperluas\/"},"modified":"2026-10-10T02:59:42","modified_gmt":"2026-10-09T19:59:42","slug":"diagnosis-kanker-langka-jadi-tantangan-akses-dokter-spesialis-perlu-diperluas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/10\/diagnosis-kanker-langka-jadi-tantangan-akses-dokter-spesialis-perlu-diperluas\/","title":{"rendered":"Diagnosis Kanker Langka Jadi Tantangan, Akses Dokter Spesialis Perlu Diperluas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/09\/1791556856_0fee650eb3e22009cbe2.jpg\" alt=\"Diagnosis Kanker Langka Jadi Tantangan, Akses Dokter Spesialis Perlu Diperluas\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PENANGANAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kanker\" title=\"kanker\">kanker<\/a> langka masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam memastikan ketepatan diagnosis dan akses terhadap dokter spesialis yang berpengalaman. Kompleksitas penyakit ini menuntut pendekatan medis spesifik serta kolaborasi lintas disiplin guna menentukan terapi yang paling sesuai bagi pasien.<\/p>\n<p>Meski setiap jenis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kanker-langka\" title=\"kanker langka\">kanker langka<\/a> hanya ditemukan pada sebagian kecil populasi, secara kumulatif jumlah kasusnya cukup signifikan. Penelitian di Amerika Serikat memperkirakan sekitar satu dari lima <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/diagnosis-kanker\" title=\"diagnosis kanker\">diagnosis kanker<\/a> masuk dalam kategori langka. Namun, pasien dalam kelompok ini sering kali menghadapi risiko keterlambatan diagnosis serta kesulitan menjangkau keahlian spesialis yang tepat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Urgensi Ketepatan Diagnosis<\/h3>\n<p>Karakteristik kanker langka membutuhkan pemeriksaan mendalam untuk mengidentifikasi subtipe <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tumor\" title=\"tumor\">tumor<\/a> secara akurat. Ketepatan di fase awal sangat krusial karena langsung memengaruhi pilihan terapi dan prognosis pasien.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/911673\/pakar-onkologi-harapan-hidup-pasien-kanker-semakin-meningkat-berkat-terapi-presisi\" title=\"Pakar Onkologi: Harapan Hidup Pasien Kanker Semakin Meningkat Berkat Terapi Presisi\" target=\"_blank\">Pakar Onkologi: Harapan Hidup Pasien Kanker Semakin Meningkat Berkat Terapi Presisi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebuah tinjauan sistematis dalam jurnal <i>Pathology<\/i> (Februari 2026) mengungkapkan urgensi ini. Berdasarkan analisis terhadap lima studi, ditemukan perbedaan signifikan antara diagnosis awal dengan hasil pemeriksaan ulang oleh dokter ahli pada lebih dari 20% kasus <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sarkoma\" title=\"sarkoma\">sarkoma<\/a> yang ditinjau.<\/p>\n<p>Meski data ini berasal dari populasi penelitian internasional tertentu, temuan tersebut menggarisbawahi risiko kesalahan penanganan akibat ketidakakuratan diagnosis awal.<\/p>\n<p>Senior Consultant Medical Oncologist OncoCare, Dr. Kevin Tay, menekankan bahwa keterbatasan pengalaman dalam menangani jenis kanker tertentu dapat memicu kecemasan mendalam bagi pasien dan keluarga.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/911091\/kolaborasi-indonesia-tiongkok-perkuat-penanganan-kanker-berbasis-teknologi-dan-riset\" title=\"Kolaborasi Indonesia-Tiongkok Perkuat Penanganan Kanker Berbasis Teknologi dan Riset\" target=\"_blank\">Kolaborasi Indonesia-Tiongkok Perkuat Penanganan Kanker Berbasis Teknologi dan Riset<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKanker langka termasuk jenis kanker yang paling menantang untuk didiagnosis dan ditangani. Pasien kerap merasa cemas dan sendiri saat menghadapi kondisi medis yang jarang ditemui banyak orang,\u201d ujar Kevin Tay dalam keterangan tertulis, Jumat (9\/10\/2026).<\/p>\n<h3>Rare Cancer Centre: Integrasi Spesialis di Singapura<\/h3>\n<p>Menjawab tantangan tersebut, Tamarind Health meluncurkan <b>Rare Cancer Centre<\/b> di Singapura pada 30 September 2026. Pusat layanan ini menghimpun sembilan dokter spesialis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/onkologi\" title=\"onkologi\">onkologi<\/a> dengan keahlian mendalam pada kasus-kasus kompleks.<\/p>\n<p>Layanan ini dirancang untuk memberikan jalur akses yang lebih jelas bagi pasien, termasuk pasien dari Indonesia, agar dapat terhubung dengan spesialis yang tepat tanpa harus menghubungi berbagai klinik secara terpisah. Berikut adalah cakupan layanan dan daftar spesialis yang tergabung:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Kategori Layanan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Daftar Dokter Spesialis<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; vertical-align: top;\">&#13;<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Keganasan Hematologi &amp; Limfoma<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Sarkoma<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kanker Kulit Langka<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tumor Neuroendokrin (NET)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kanker Otak<\/li>\n<p>&#13;\n\t\t\t<\/ul>\n<p>&#13;\n\t\t\t<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; vertical-align: top;\">1. Dr. Akhil Chopra<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t2. Dr. Colin Phipps Diong<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t3. Dr. Foo Kian Fong<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t4. Dr. Angela Pang<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t5. Dr. Richard Quek<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t6. Dr. Tanujaa Rajasekaran<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t7. Dr. Kevin Tay<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t8. Dr. Wong Siew Wei<br \/>&#13;<br \/>\n\t\t\t9. Dr. Valerie Yang<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Kolaborasi Multidisiplin dan Edukasi Regional<\/h3>\n<p>Group CEO Tamarind Health, Lim Eng Seng, menyatakan bahwa pusat layanan ini bertujuan mengintegrasikan keahlian dari seluruh jaringan onkologi mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Rare Cancer Centre memberikan pasien jalur yang lebih jelas menuju keahlian spesialis yang dapat membantu menyusun pengobatan yang dipersonalisasi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Selain layanan konsultasi, pusat ini juga memfasilitasi komunikasi antar-dokter perujuk untuk mendiskusikan kasus kompleks. Upaya berbagi pengetahuan juga dilakukan secara regional, seperti webinar mengenai sarkoma yang dipandu oleh Dr. Richard Quek, Dr. Angela Pang, dan Dr. Valerie Yang pada 3 Oktober 2026 bagi para tenaga kesehatan.<\/p>\n<p>Dengan penguatan akses dan kolaborasi multidisiplin ini, diharapkan proses penanganan kanker langka menjadi lebih terukur, didukung diagnosis akurat, dan rencana terapi yang sesuai dengan karakteristik unik setiap pasien. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/942684\/diagnosis-kanker-langka-jadi-tantangan-akses-dokter-spesialis-perlu-diperluas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) PENANGANAN kanker langka masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam memastikan ketepatan diagnosis dan akses terhadap dokter spesialis yang berpengalaman. Kompleksitas penyakit ini menuntut pendekatan medis spesifik serta kolaborasi lintas disiplin guna menentukan terapi yang paling sesuai bagi pasien. Meski setiap jenis kanker langka hanya ditemukan pada sebagian kecil populasi, secara kumulatif jumlah kasusnya cukup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":116473,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-116472","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116472","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116472"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116472\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116472"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116472"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116472"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}