{"id":116310,"date":"2026-10-09T19:59:42","date_gmt":"2026-10-09T12:59:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/asap-karhutla-melintas-hingga-ke-singapura-dan-malaysia-presiden-jalin-komunikasi-intensif\/"},"modified":"2026-10-09T19:59:42","modified_gmt":"2026-10-09T12:59:42","slug":"asap-karhutla-melintas-hingga-ke-singapura-dan-malaysia-presiden-jalin-komunikasi-intensif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/asap-karhutla-melintas-hingga-ke-singapura-dan-malaysia-presiden-jalin-komunikasi-intensif\/","title":{"rendered":"Asap Karhutla Melintas hingga ke Singapura dan Malaysia, Presiden Jalin Komunikasi Intensif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/09\/1791547659_36923296111a524ce94e.jpg\" alt=\"Asap Karhutla Melintas hingga ke Singapura dan Malaysia, Presiden Jalin Komunikasi Intensif\"\/><figcaption>Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki(MI\/Agus Utantoro)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MASALAH\u00a0kabut asap lintas negara (<em>transboundary haze<\/em>) akibat kebakaran hutan dan lahan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karhutla\" title=\"karhutla\">karhutla<\/a>) di Indonesia kembali menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan pemimpin negara tetangga, khususnya Singapura dan Malaysia, guna memperkuat kolaborasi penanganan bencana tersebut.<\/p>\n<p>Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) RI, Rohmat Marzuki, menegaskan bahwa kerja sama internasional sangat krusial untuk menghadapi ancaman asap yang meluas, terutama saat fenomena El Nino menguat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Terkait dengan <em>transboundary haze<\/em> yang sudah lintas antarnegara, Presiden sudah melakukan komunikasi dengan pimpinan negara sahabat, terutama Singapura dan Malaysia, untuk bersama-sama memperkuat kerja sama penanganan karhutla,&#8221; ujar Rohmat usai menghadiri Dies Natalis ke-63 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (9\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/934936\/kabut-asap-karhutla-berisiko-rusak-fungsi-paru\" target=\"_blank\" title=\"Kabut Asap Karhutla Berisiko Rusak Fungsi Paru\">Kabut Asap Karhutla Berisiko Rusak Fungsi Paru<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Tantangan Iklim dan Capaian Penekanan Luas Kebakaran<\/h2>\n<p>Rohmat menjelaskan bahwa kondisi iklim saat ini memberikan tantangan berat yang serupa dengan krisis karhutla pada 2015, di mana saat itu lahan seluas 2,6 juta hektare hangus terbakar. Namun, ia menilai kolaborasi lintas sektor sejauh ini telah membuahkan hasil positif dalam menekan angka kebakaran.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah berkat kolaborasi para pihak, pada tahun 2025 kemarin kita bisa menekan luas kebakaran hutan hingga sekitar 350.000 hektare,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia juga menambahkan bahwa ancaman karhutla merupakan isu global. Dalam rapat Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Indonesia berbagi pengalaman penanganan karhutla bersama negara pemilik hutan tropis lainnya seperti Brasil, Bolivia, dan Kongo.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/941761\/bandara-singkawang-kembali-ditutup-imbas-kabut-asap-karhutla\" target=\"_blank\" title=\"Bandara Singkawang Kembali Ditutup imbas Kabut Asap Karhutla\">Bandara Singkawang Kembali Ditutup imbas Kabut Asap Karhutla<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Fokus pada Lahan Gambut dan Penguatan Kelembagaan<\/h2>\n<p>Salah satu strategi utama yang disiapkan pemerintah adalah penguatan kelembagaan melalui rencana pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional. Rohmat menekankan bahwa lahan gambut merupakan titik paling rawan dalam pengendalian karhutla di Indonesia.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #ccc; margin: 20px 0;\"><strong>Karakteristik Lahan Gambut:<\/strong><\/p>\n<p>Lahan gambut yang mengering menjadi bahan bakar yang sangat mudah terbakar dan menghasilkan volume asap yang luar biasa besar. Asap pekat inilah yang kemudian terbawa angin hingga mencapai wilayah negara sahabat.<\/p>\n<\/div>\n<p>&#8220;Tantangan utama kita adalah penanganan karhutla di lahan gambut. Jika sudah kering, ia menjadi bahan bakar yang sangat hebat. Produksi asapnya luar biasa, dan ketika terbawa angin, bisa menuju ke negara tetangga,&#8221; jelas Rohmat.<\/p>\n<p>Pemerintah berharap melalui kombinasi penguatan lembaga domestik dan diplomasi internasional, penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dampak-kabut-asap\" title=\"Dampak Kabut Asap\">dampak kabut asap<\/a> lintas negara dapat diminimalisasi secara signifikan. (AU\/E-4)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/942629\/asap-karhutla-melintas-hingga-ke-singapura-dan-malaysia-presiden-jalin-komunikasi-intensif\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki(MI\/Agus Utantoro) MASALAH\u00a0kabut asap lintas negara (transboundary haze) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan pemimpin negara tetangga, khususnya Singapura dan Malaysia, guna memperkuat kolaborasi penanganan bencana tersebut. Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) RI, Rohmat Marzuki, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":116311,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-116310","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116310","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116310"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116310\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}