{"id":116248,"date":"2026-10-09T17:21:27","date_gmt":"2026-10-09T10:21:27","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/purwakarta-targetkan-2-juta-kunjungan-wisatawan-di-2026\/"},"modified":"2026-10-09T17:21:27","modified_gmt":"2026-10-09T10:21:27","slug":"purwakarta-targetkan-2-juta-kunjungan-wisatawan-di-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/purwakarta-targetkan-2-juta-kunjungan-wisatawan-di-2026\/","title":{"rendered":"Purwakarta Targetkan 2 Juta Kunjungan Wisatawan di 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/09\/1791540339_0aa2af9f21c4c2fd50bb.jpg\" alt=\"Purwakarta Targetkan 2 Juta Kunjungan Wisatawan di 2026\"\/><figcaption>Gunung Sembung di Sukatani menjadi lokasi wisata yang menjadi primadona wisatawan domestik.(MI\/\/REZA SUNARYA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAH Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menetapkan target ambisius dengan membidik sekitar 2 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta, Aep Durohman, menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah bukan sekadar mengejar angka kunjungan, melainkan kualitas dari kunjungan tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cTarget kita sekitar 2 juta kunjungan wisatawan. Yang paling penting bukan hanya jumlah kunjungannya, tetapi bagaimana wisatawan bisa tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di Purwakarta,\u201d ujar Aep Durohman, Jumat (9\/10\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/travelista\/785616\/tanjung-putri-destinasi-wisata-di-ujung-barat-purwakarta\" title=\"Tanjung Putri, Destinasi Wisata di Ujung Barat Purwakarta\" target=\"_blank\">Tanjung Putri, Destinasi Wisata di Ujung Barat Purwakarta<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Strategi Promosi Digital dan Aktivasi Event<\/h3>\n<p>Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Purwakarta memperkuat pemasaran melalui kanal digital, termasuk kolaborasi dengan konten kreator dan platform wisata. Namun, Aep menekankan bahwa promosi harus dibarengi dengan aktivitas nyata di lapangan.<\/p>\n<p>Pengelola destinasi didorong untuk menyelenggarakan event dan festival secara rutin. Hal ini bertujuan agar wisatawan memiliki alasan kuat untuk kembali berkunjung karena adanya pengalaman yang beragam dan dinamis.<\/p>\n<p>\u201cDestinasi tidak cukup hanya mengandalkan daya tarik yang sudah ada. Harus ada kegiatan, event, dan festival yang rutin sehingga wisatawan memiliki pilihan pengalaman yang lebih beragam,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h3>Peningkatan Infrastruktur dan Kenyamanan<\/h3>\n<p>Selain aspek promosi, pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius pada aksesibilitas dan kenyamanan. Peningkatan fasilitas, standar kebersihan, serta jaminan keamanan di setiap destinasi menjadi prioritas utama.<\/p>\n<p>Pengalaman positif wisatawan selama berada di Purwakarta dinilai akan menjadi promosi alami melalui rekomendasi dari mulut ke mulut maupun media sosial, yang pada akhirnya meningkatkan loyalitas pengunjung.<\/p>\n<h3>Paket Wisata Terpadu<\/h3>\n<p>Purwakarta memiliki modal kuat berupa keberagaman destinasi, mulai dari wisata alam, budaya, hingga petualangan. Beberapa destinasi unggulan yang menjadi magnet utama antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Taman Air Mancur Sri Baduga<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kawasan Jatiluhur<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Gunung Parang dan Gunung Sebung<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Taman Batu dan Cikao Park<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kampung Kahuripan Cirangkong dan Nimo<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Anugerah Waterpark Bunder serta Kahuripan Tirta Wanayasa<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Keberagaman ini akan diintegrasikan ke dalam paket wisata terpadu. Wisatawan diarahkan untuk tidak hanya mengunjungi satu titik, tetapi juga menikmati kuliner lokal, atraksi budaya, dan membeli produk ekonomi kreatif masyarakat dalam satu rangkaian perjalanan.<\/p>\n<h3>Kolaborasi Lintas Sektor<\/h3>\n<p>Aep menegaskan bahwa keberhasilan sektor pariwisata memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, desa wisata, hingga agen perjalanan. Sinergi ini diperlukan agar promosi dan pelayanan berjalan terintegrasi.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya wisatawan tidak hanya datang, tetapi tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di Purwakarta. Dengan begitu, semakin banyak pelaku usaha dan masyarakat yang merasakan dampaknya,\u201d pungkas Aep. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/942565\/purwakarta-targetkan-2-juta-kunjungan-wisatawan-di-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Sembung di Sukatani menjadi lokasi wisata yang menjadi primadona wisatawan domestik.(MI\/\/REZA SUNARYA) PEMERINTAH Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menetapkan target ambisius dengan membidik sekitar 2 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":116249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-116248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}