{"id":116212,"date":"2026-10-09T15:46:36","date_gmt":"2026-10-09T08:46:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/studi-ungkap-12-persen-kasus-kanker-dipicu-oleh-infeksi-yang-bisa-dicegah\/"},"modified":"2026-10-09T15:46:36","modified_gmt":"2026-10-09T08:46:36","slug":"studi-ungkap-12-persen-kasus-kanker-dipicu-oleh-infeksi-yang-bisa-dicegah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/studi-ungkap-12-persen-kasus-kanker-dipicu-oleh-infeksi-yang-bisa-dicegah\/","title":{"rendered":"Studi Ungkap 12 Persen Kasus Kanker Dipicu oleh Infeksi yang Bisa Dicegah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/09\/1791534123_755695428103e29acbbe.png\" alt=\"Studi Ungkap 12 Persen Kasus Kanker Dipicu oleh Infeksi yang Bisa Dicegah\"\/><figcaption>ilustrasi(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KETIKA berbicara tentang faktor pemicu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kanker\" title=\"kanker\">kanker<\/a>, masyarakat umumnya langsung mengaitkannya dengan gaya hidup buruk seperti merokok, konsumsi alkohol, atau genetika. Jarang sekali <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/infeksi\" title=\"infeksi\">infeksi<\/a> bakteri atau virus dianggap sebagai ancaman utama.<\/p>\n<p>Padahal, temuan riset global terbaru menunjukkan fakta sebaliknya: infeksi mikroorganisme tertentu memegang andil besar dalam memicu perkembangan sel kanker bertahun-tahun setelah menginfeksi tubuh.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Berdasarkan analisis data dunia tahun 2024 yang dipublikasikan dalam jurnal medis <em>The Lancet Oncology<\/em> oleh<em> International Agency for Research on Cancer<\/em> (IARC), badan kanker di bawah WHO, sekitar 2,3 juta kasus kanker baru atau setara dengan 1 dari 8 kasus kanker global ternyata berkaitan langsung dengan infeksi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/911091\/kolaborasi-indonesia-tiongkok-perkuat-penanganan-kanker-berbasis-teknologi-dan-riset\" title=\"Kolaborasi Indonesia-Tiongkok Perkuat Penanganan Kanker Berbasis Teknologi dan Riset\" target=\"_blank\">Kolaborasi Indonesia-Tiongkok Perkuat Penanganan Kanker Berbasis Teknologi dan Riset<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Dua Patogen Utama Pemicu Kanker<\/h2>\n<p>Dari 37 pasangan infeksi-kanker yang diteliti, dua mikroorganisme menonjol sebagai penyumbang kasus terbanyak:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Helicobacter pylori (H. pylori): Bakteri yang hidup di lambung ini dikaitkan dengan sekitar 760.000 kasus kanker lambung. Infeksi kronis akibat bakteri ini memicu peradangan menahun dan tukak lambung yang berisiko berkembang menjadi keganasan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Human Papillomavirus (HPV): Virus menular seksual ini berada di urutan berikutnya dengan 750.000 kasus, termasuk hampir seluruh kasus kanker serviks global (600.000 kasus) serta sejumlah kanker tenggorokan, anus, dan penis pada pria.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Selain keduanya, infeksi hepatitis B dan C (terutama pemicu kanker hati), virus Epstein-Barr, serta HIV yang melemahkan sistem imun turut memperbesar kerentanan tubuh terhadap berbagai jenis kanker. Beban terbesar dari kanker terkait infeksi ini ditemukan di wilayah Asia Timur serta negara-negara berpendapatan rendah hingga menengah.<\/p>\n<h2>Langkah Pencegahan yang Sering Terabaikan<\/h2>\n<p>Kabar baik di balik temuan ini adalah bahwa sebagian besar infeksi pemicu kanker dapat dicegah, dideteksi dini, maupun disembuhkan melalui intervensi medis yang sudah tersedia, seperti:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Vaksinasi: Vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks dan vaksin hepatitis B.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Skrining Rutin: Pemeriksaan Pap smear, tes HPV, serta tes deteksi dini hepatitis B dan C.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pengobatan Dini: Terapi antibiotik untuk eradikasi bakteri H. pylori bagi individu dengan keluhan lambung kronis.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Para ahli kesehatan menegaskan bahwa optimalisasi pencegahan berbasis medis ini menjadi kunci utama untuk menekan angka kejadian kanker di masa depan secara global.<\/p>\n<p>(eatingwell\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/942519\/studi-ungkap-12-persen-kasus-kanker-dipicu-oleh-infeksi-yang-bisa-dicegah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Magnific) KETIKA berbicara tentang faktor pemicu kanker, masyarakat umumnya langsung mengaitkannya dengan gaya hidup buruk seperti merokok, konsumsi alkohol, atau genetika. Jarang sekali infeksi bakteri atau virus dianggap sebagai ancaman utama. Padahal, temuan riset global terbaru menunjukkan fakta sebaliknya: infeksi mikroorganisme tertentu memegang andil besar dalam memicu perkembangan sel kanker bertahun-tahun setelah menginfeksi tubuh. Berdasarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":116213,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-116212","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116212","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116212"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116212\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116212"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116212"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116212"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}