{"id":116184,"date":"2026-10-09T14:33:47","date_gmt":"2026-10-09T07:33:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/harga-minyak-tembus-us105-akibat-rencana-serangan-as-ke-iran\/"},"modified":"2026-10-09T14:33:47","modified_gmt":"2026-10-09T07:33:47","slug":"harga-minyak-tembus-us105-akibat-rencana-serangan-as-ke-iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/harga-minyak-tembus-us105-akibat-rencana-serangan-as-ke-iran\/","title":{"rendered":"Harga Minyak Tembus US105 akibat Rencana Serangan AS ke Iran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/09\/1791530798_2eb4859818e9f1015eb6.jpg\" alt=\"Harga Minyak Tembus US$105 akibat Rencana Serangan AS ke Iran\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>HARGA\u00a0minyak melonjak tajam pada perdagangan Kamis (8\/10) waktu setempat, dipicu oleh langkah Presiden Amerika Serikat (AS) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> yang tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi militer skala besar di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a> dalam beberapa pekan mendatang. Namun, kabar terbaru Trump mengenyampingkan wacana perang sebelum pemilu sela.<\/p>\n<p>Minyak mentah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/brent\" title=\"Brent\">Brent<\/a> melonjak lebih dari 5% hingga menembus angka US$105 per barel pada perdagangan awal. Sementara itu, minyak mentah AS (WTI) naik hampir 5% mendekati US$93 per barel. Kenaikan ini juga merembet ke kontrak berjangka diesel benchmark di pasar Eropa yang melonjak 4,5%\u00a0serta minyak pemanas (heating oil) yang naik lebih dari 4%.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Pasar Saham dan Obligasi Tertekan<\/h2>\n<p>Lonjakan harga energi ini langsung berdampak pada pasar keuangan. Imbal hasil (yield) obligasi Treasury 10-tahun, yang menjadi acuan suku bunga pinjaman konsumen, melonjak ke level 5,35%. Kenaikan ini menghapus penurunan yield yang sempat terjadi pada Rabu malam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/938487\/harga-minyak-bergejolak-signifikan-setelah-trump-tolak-tawaran-iran\" title=\"Harga Minyak Bergejolak Signifikan setelah Trump Tolak Tawaran Iran\" target=\"_blank\">Harga Minyak Bergejolak Signifikan setelah Trump Tolak Tawaran Iran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di pasar ekuitas, kontrak berjangka saham AS berguguran. S&amp;P 500 futures turun 0,6%, Nasdaq 100 futures merosot 0,8%, dan Russell 2000 yang melacak perusahaan kecil menengah jatuh 1%.<\/p>\n<h2>Ketegangan Geopolitik dan Dampak Pemilu<\/h2>\n<p>Laporan mengenai kemungkinan kembalinya operasi tempur AS di Iran pertama kali diangkat oleh <i>The Atlantic<\/i> pada Rabu. Meski demikian, sumber yang mengetahui diskusi tersebut menyatakan kepada <i>NBC News<\/i> bahwa belum ada keputusan final yang diambil oleh Gedung Putih.<\/p>\n<p>Langkah militer apa pun dalam waktu dekat diprediksi akan memengaruhi sikap pemilih, mengingat pemilu sela AS tinggal menyisakan waktu kurang dari satu bulan. Eskalasi ini juga menandai berakhirnya kebuntuan antara Washington dan Teheran yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/913685\/harga-minyak-dunia-dekati-us95-per-barel-usai-ancaman-rubio-ke-iran\" title=\"Harga Minyak Dunia Dekati US$95 per Barel usai Ancaman Rubio ke Iran\" target=\"_blank\">Harga Minyak Dunia Dekati US$95 per Barel usai Ancaman Rubio ke Iran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Konflik ini telah mengganggu jalur perdagangan vital. Data dari MarineTraffic menunjukkan lalu lintas harian di Selat Hormuz turun drastis menjadi rata-rata kurang dari 23 kapal per hari pada periode 28 September hingga 4 Oktober. Padahal, sebelum perang pecah, ratusan kapal melintasi jalur ini setiap hari\u00a0untuk mengirimkan minyak mentah ke pasar global.<\/p>\n<p>Kondisi ini memicu lonjakan biaya pengiriman. Menurut data Bloomberg dari Baltic Exchange, biaya pengiriman minyak mentah dari AS ke Asia kini mencapai US$77 juta (sekitar Rp1,2 triliun), melonjak drastis dibandingkan rata-rata tahun 2025 yang hanya sebesar US$9,2 juta.<\/p>\n<h2>Peringatan Analis: Minyak Bisa Tembus US$150<\/h2>\n<p>Kepala komoditas global Bank of America, Francisco Blanch, memperingatkan bahwa pasar tetap terpapar risiko signifikan. &#8220;Jika gangguan aliran minyak berlanjut hingga akhir tahun, Brent bisa diperdagangkan di kisaran US$95-US$120 per barel,&#8221; tulisnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa konflik yang lebih luas yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur energi utama dapat memicu lonjakan harga hingga US$150 per barel.<\/p>\n<p>Di tingkat konsumen, harga bahan bakar terus meroket. Rata-rata nasional harga bensin reguler di AS mencapai US$4,36 per galon, naik 45% sejak awal perang pada 28 Februari. Sementara itu, harga diesel melonjak hampir 70% ke angka US$6,28 per galon, yang juga dipicu oleh eskalasi perang Ukraina-Rusia. (NBC\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/942493\/harga-minyak-tembus-us105-akibat-rencana-serangan-as-ke-iran\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Magnific) HARGA\u00a0minyak melonjak tajam pada perdagangan Kamis (8\/10) waktu setempat, dipicu oleh langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi militer skala besar di Iran dalam beberapa pekan mendatang. Namun, kabar terbaru Trump mengenyampingkan wacana perang sebelum pemilu sela. Minyak mentah Brent melonjak lebih dari 5% hingga menembus angka US$105 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":116185,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-116184","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116184","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116184"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116184\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}