{"id":115966,"date":"2026-10-09T03:44:37","date_gmt":"2026-10-08T20:44:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/otomasi-dongkrak-produktivitas-industri-makanan-dan-minuman-hingga-50\/"},"modified":"2026-10-09T03:44:37","modified_gmt":"2026-10-08T20:44:37","slug":"otomasi-dongkrak-produktivitas-industri-makanan-dan-minuman-hingga-50","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/otomasi-dongkrak-produktivitas-industri-makanan-dan-minuman-hingga-50\/","title":{"rendered":"Otomasi Dongkrak Produktivitas Industri Makanan dan Minuman hingga 50"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/09\/1791491538_e5bc69b3a6e986e81b30.jpeg\" alt=\"Otomasi Dongkrak Produktivitas Industri Makanan dan Minuman hingga 50%\"\/><figcaption>Penerapan otomasi dilakukan PT Sari Enesis Indah, anak perusahaan Enesis Group yang bergerak di industri barang konsumsi, khususnya minuman siap saji dan suplemen makanan.(Dok. Mitsubishi Electric Indonesia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PENERAPAN teknologi otomasi dan digitalisasi menjadi salah satu strategi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/industri-makanan-dan-minuman\" title=\"Industri Makanan dan Minuman\">industri makanan dan minuman<\/a> untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional. Di tengah pertumbuhan industri dan tuntutan efisiensi, pemanfaatan teknologi manufaktur cerdas juga berperan dalam menjaga konsistensi kualitas produk, keamanan pangan, serta penggunaan energi.<\/p>\n<p>Industri makanan dan minuman Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 6,51% pada kuartal II 2026. Pertumbuhan tersebut diikuti kebutuhan produsen untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat pengawasan kualitas, dan merespons perubahan permintaan pasar secara lebih cepat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Salah satu penerapan otomasi dilakukan PT Sari Enesis Indah, anak perusahaan Enesis Group yang bergerak di industri barang konsumsi, khususnya minuman siap saji dan suplemen makanan. Melalui pengembangan sistem produksi berbasis teknologi <em>Factory Automation<\/em> (FA) dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mitsubishi-electric\" title=\"mitsubishi electric\">Mitsubishi Electric<\/a>, perusahaan mencatat peningkatan produktivitas lini produksi hingga 40\u201350% dibandingkan proses sebelumnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/934068\/kemenperin-proyeksi-ekspor-mamin-tembus-rp1466-triliun-pada-2029\" title=\"Kemenperin Proyeksi Ekspor Mamin Tembus Rp1.466 Triliun pada 2029\" target=\"_blank\">Kemenperin Proyeksi Ekspor Mamin Tembus Rp1.466 Triliun pada 2029<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Peningkatan tersebut diperoleh melalui modernisasi proses produksi dan pengemasan yang sebelumnya masih banyak mengandalkan aktivitas manual. Penerapan teknologi otomasi memungkinkan proses berjalan lebih terintegrasi, mengurangi intervensi manual, serta meningkatkan konsistensi dan kecepatan produksi.<\/p>\n<p>Head Engineering PT Sari Enesis Indah, Dayat Hidayat, mengatakan penerapan otomasi memberikan dampak terhadap peningkatan hasil produksi sekaligus optimalisasi penggunaan fasilitas.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah otomasi diterapkan, produktivitas <em>output<\/em> produksi kami meningkat lebih dari 40%. Penggunaan ruang produksi juga menjadi lebih optimal, yang secara tidak langsung membantu menekan kebutuhan energi karena area produksi harus dijaga pada kondisi temperatur dan kelembapan tertentu,&#8221; ujar Dayat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/926561\/industri-mamin-tumbuh-651-persen-inovasi-jadi-kunci-daya-saing\" title=\"Industri Mamin Tumbuh 6,51 Persen, Inovasi Jadi Kunci Daya Saing\" target=\"_blank\">Industri Mamin Tumbuh 6,51 Persen, Inovasi Jadi Kunci Daya Saing<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut dia, manfaat otomasi tidak hanya terlihat dari peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga efisiensi energi dan integrasi sistem operasional.<\/p>\n<p>&#8220;Dampaknya terasa mulai dari peningkatan <em>output<\/em> hingga efisiensi energi. Dukungan Mitsubishi Electric juga membantu proses otomasi berjalan lebih terintegrasi karena rangkaian mesin yang digunakan sudah saling terhubung dari hulu ke hilir,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Saat ini, lebih dari 50 unit perangkat otomasi Mitsubishi Electric telah terpasang dan beroperasi dalam sistem produksi PT Sari Enesis Indah.<\/p>\n<p>Perangkat tersebut mencakup <em>Programmable Logic Controller<\/em> (PLC) untuk mengendalikan proses dan peralatan produksi, <em>Human Machine Interface<\/em> (HMI) GOT yang membantu operator memantau dan mengoperasikan mesin, serta <em>servo motor<\/em> untuk mendukung pergerakan mesin secara presisi.<\/p>\n<p>Kombinasi teknologi tersebut membantu meningkatkan akurasi, kecepatan, dan kemampuan pemantauan pada lini produksi. Sistem yang saling terhubung juga memungkinkan operator memperoleh informasi mengenai kondisi mesin dan proses produksi secara lebih terstruktur.<\/p>\n<p>Selain perangkat otomasi, modernisasi fasilitas produksi PT Sari Enesis Indah mencakup penerapan sistem perencanaan sumber daya perusahaan atau <em>Enterprise Resource Planning<\/em> (ERP) SAP, mesin pengemasan otomatis, pemeriksaan produk secara langsung di lini produksi (<em>inline inspection<\/em>), serta <em>Computerized Maintenance Management System<\/em> (CMMS).<\/p>\n<p>CMMS digunakan untuk mendukung pengelolaan pemeliharaan mesin agar lebih terstruktur dan terdokumentasi. Sementara itu, integrasi jaringan di area produksi dan utilitas menjadi bagian dari pengembangan sistem manufaktur yang lebih terhubung.<\/p>\n<p>Penggunaan <em>Energy Monitoring System<\/em> juga memberikan informasi mengenai konsumsi energi pada fasilitas produksi. Melalui sistem tersebut, perusahaan dapat mengevaluasi pola penggunaan energi dan mengidentifikasi peluang efisiensi.<\/p>\n<p>Pemantauan energi menjadi penting karena sejumlah proses produksi makanan dan minuman membutuhkan pengaturan temperatur dan kelembapan tertentu untuk menjaga kondisi lingkungan produksi.<\/p>\n<p>FA Sales Engineer\u2013Factory Automation and Industrial Division PT Mitsubishi Electric Indonesia, Asep Dodi Hermawan, mengatakan tantangan industri makanan dan minuman tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas produksi.<\/p>\n<p>&#8220;Di industri makanan dan minuman, tantangannya bukan hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menjaga konsistensi kualitas dan keamanan pangan di tengah permintaan dan proses yang semakin kompleks. Di sinilah teknologi mengambil peran strategis, mulai dari otomasi lini produksi hingga monitoring berbasis data,&#8221; ujar Asep.<\/p>\n<p>Menurut dia, pemanfaatan teknologi memungkinkan perusahaan meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.<\/p>\n<p>&#8220;Teknologi tidak hanya membantu perusahaan bekerja lebih efektif dan efisien, tetapi juga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tetap berbasis data,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pengembangan otomasi tersebut menjadi bagian dari transformasi menuju <em>smart manufacturing<\/em> atau manufaktur cerdas, yakni sistem produksi yang mengintegrasikan mesin, teknologi informasi, dan pemanfaatan data untuk mendukung operasional industri.<\/p>\n<p>Pendekatan ini sejalan dengan konsep <em>e-F@ctory<\/em> yang dikembangkan Mitsubishi Electric untuk menghubungkan teknologi otomasi dengan sistem informasi dalam lingkungan manufaktur.<\/p>\n<p>Dalam pengembangan berikutnya, PT Sari Enesis Indah berencana memperluas integrasi antara PLC, HMI, <em>servo system<\/em>, sistem pemantauan energi, CMMS, <em>Manufacturing Execution System<\/em> (MES), hingga ERP.<\/p>\n<p>Integrasi tersebut ditujukan untuk memberikan visibilitas yang lebih menyeluruh terhadap proses produksi, mulai dari pengoperasian mesin hingga pengelolaan sumber daya perusahaan.<\/p>\n<p>Melalui pemanfaatan data energi, perusahaan dapat mengidentifikasi periode beban listrik tertinggi (<em>peak load<\/em>), membandingkan konsumsi energi antarlini produksi, serta menemukan peluang optimalisasi penggunaan energi.<\/p>\n<p>Sementara itu, pemanfaatan data mesin secara <em>real-time<\/em> juga membuka peluang penerapan <em>predictive maintenance<\/em>, yaitu pendekatan pemeliharaan berdasarkan pemantauan kondisi peralatan untuk membantu mengantisipasi potensi gangguan operasional.<\/p>\n<p>Perusahaan turut merencanakan pengembangan <em>Electronic Batch Record<\/em> (EBR), yakni pencatatan elektronik atas proses produksi untuk mendukung ketertelusuran (<em>traceability<\/em>), kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta kesiapan audit.<\/p>\n<p>Dalam industri makanan dan minuman, kemampuan menelusuri proses produksi menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung pengawasan mutu dan keamanan pangan.<\/p>\n<p>Peningkatan biaya energi, kebutuhan ketertelusuran produk, serta perubahan tren konsumen juga mendorong produsen mengembangkan sistem produksi yang lebih fleksibel dan efisien. Karena itu, penerapan otomasi tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kecepatan produksi, tetapi juga memperkuat kemampuan perusahaan dalam memantau operasional dan mengambil keputusan berdasarkan data.<\/p>\n<p>Mitsubishi Electric Indonesia sendiri menyediakan berbagai solusi otomasi industri, termasuk sistem pengendali produksi, perangkat penggerak mesin, pemantauan energi, robot industri, serta teknologi pendukung manufaktur lainnya.<\/p>\n<p>Melalui konsep <em>e-F@ctory<\/em>, perusahaan mengembangkan pendekatan integrasi teknologi otomasi dan informasi untuk membantu industri membangun sistem produksi yang lebih terhubung.<\/p>\n<p>Penerapan otomasi di PT Sari Enesis Indah menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi manufaktur dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung efisiensi operasional.<\/p>\n<p>Ke depan, pengembangan manufaktur berbasis data diperkirakan menjadi salah satu aspek penting bagi pelaku industri makanan dan minuman dalam menghadapi tuntutan produktivitas, kualitas, keamanan pangan, dan efisiensi energi. (E-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/942373\/otomasi-dongkrak-produktivitas-industri-makanan-dan-minuman-hingga-50\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penerapan otomasi dilakukan PT Sari Enesis Indah, anak perusahaan Enesis Group yang bergerak di industri barang konsumsi, khususnya minuman siap saji dan suplemen makanan.(Dok. Mitsubishi Electric Indonesia) PENERAPAN teknologi otomasi dan digitalisasi menjadi salah satu strategi industri makanan dan minuman untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional. Di tengah pertumbuhan industri dan tuntutan efisiensi, pemanfaatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":115967,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-115966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115966"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115966\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}