{"id":115904,"date":"2026-10-09T01:04:36","date_gmt":"2026-10-08T18:04:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/yesi-antusias-sambut-arahan-menteri-brian-yuliarto-siapkan-politeknik-siber-berbasis-ai\/"},"modified":"2026-10-09T01:04:36","modified_gmt":"2026-10-08T18:04:36","slug":"yesi-antusias-sambut-arahan-menteri-brian-yuliarto-siapkan-politeknik-siber-berbasis-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/09\/yesi-antusias-sambut-arahan-menteri-brian-yuliarto-siapkan-politeknik-siber-berbasis-ai\/","title":{"rendered":"YESI Antusias Sambut Arahan Menteri Brian Yuliarto, Siapkan Politeknik Siber Berbasis AI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/08\/1791471903_43a6b75a8b0447ea4452.jpg\" alt=\"YESI Antusias Sambut Arahan Menteri Brian Yuliarto, Siapkan Politeknik Siber Berbasis AI\"\/><figcaption>Ketua Pengurus Yayasan Edukasi Siber Indonesia (YESI) Julia Rezeki, S.IP., M.Sos.(ISTIMEWA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>YAYASAN Edukasi Siber Indonesia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/yesi\" title=\"YESI\">YESI<\/a>) menyambut antusias arahan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/menteri-pendidikan-tinggi\" title=\"Menteri Pendidikan Tinggi\">Menteri Pendidikan Tinggi<\/a>, Sains, dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/teknologi\" title=\"teknologi\">Teknologi<\/a>, Brian Yuliarto, mengenai penataan program studi perguruan tinggi. Tujuannya agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, khususnya di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence\/<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ai\" title=\"AI\">AI<\/a>).<\/p>\n<p>Ketua Pengurus YESI, Julia Rezeki, S.IP., M.Sos., menilai langkah tersebut sejalan dengan perubahan dunia pendidikan yang kini dihadapkan pada perkembangan pesat kecerdasan buatan, robotika, otomatisasi, dan keamanan siber.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cYESI menyambut antusias arahan Menteri Brian Yuliarto. Pendidikan tinggi memang tidak cukup hanya memperbanyak program studi, tetapi harus memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan,\u201d ujarnya di Bandung, Kamis (8\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/939013\/plaud-resmi-hadir-di-indonesia-solusi-ai-transkripsi-untuk-produktivitas-kerja\" title=\"Plaud Resmi Hadir di Indonesia, Solusi AI Transkripsi untuk Produktivitas Kerja\" target=\"_blank\">Plaud Resmi Hadir di Indonesia, Solusi AI Transkripsi untuk Produktivitas Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebelumnya, Mendikti Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi mengevaluasi penambahan program studi dan mempertimbangkan penggabungan program studi serumpun.<\/p>\n<p>Sementara Wakil Menteri Dikti\u00a0 Stella Christie menjelaskan bahwa arah kebijakan tersebut berkaitan dengan peningkatan mutu lulusan dan kemampuan mereka menghadapi perubahan dunia kerja, termasuk akibat perkembangan AI.<\/p>\n<p>Menurut Julia, penataan program studi bukan berarti menutup ruang bagi lahirnya bidang keilmuan baru. Justru, perguruan tinggi perlu semakin selektif mengembangkan program studi yang benar-benar dibutuhkan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/932297\/polresta-cilacap-edukasi-siswa-sman-1-kroya-bijak-gunakan-ai\" title=\"Polresta Cilacap Edukasi Siswa SMAN 1 Kroya Bijak Gunakan AI\" target=\"_blank\">Polresta Cilacap Edukasi Siswa SMAN 1 Kroya Bijak Gunakan AI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cYang diperlukan Indonesia bukan sekadar lebih banyak program studi, melainkan program studi yang bermutu, relevan, dan mampu menghasilkan tenaga profesional yang siap menghadapi perubahan teknologi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<strong>YESI SIAPKAN TIGA BIDANG PENDIDIKAN SIBER<\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\nJulia mengungkapkan, arah kebijakan kementerian tersebut sejalan dengan rencana YESI mendirikan Politeknik Siber Indonesia (PSI), yang dipersiapkan sebagai perguruan tinggi vokasi berbasis teknologi masa depan.<\/p>\n<p>Dalam rancangan awalnya, PSI akan mengembangkan tiga bidang program sarjana terapan, yakni Kecerdasan Buatan dan Robotik, Sistem Siber Fisik, serta Rekayasa Keamanan Siber. Ketiganya dirancang saling terhubung untuk membangun kompetensi di bidang sistem cerdas, otomatisasi, teknologi industri digital, dan perlindungan keamanan sistem siber.<\/p>\n<p>\u201cPerkembangan AI tidak dapat dipisahkan dari robotika dan keamanan siber. Indonesia membutuhkan lulusan yang bukan hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menciptakan, mengembangkan, dan mengamankannya,\u201d jelas Julia.<\/p>\n<p><strong>Ia menegaskan, PSI masih dalam tahap persiapan pendirian. Seluruh rencana program studi akan mengikuti ketentuan perizinan dan penjaminan mutu pendidikan tinggi.<\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<strong>UNDANG-UNDANG PENDIDIKAN TINGGI<\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\nJulia menambahkan, pengembangan pendidikan vokasi berbasis teknologi memiliki landasan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, khususnya ketentuan mengenai pendidikan vokasi, penyelenggaraan program studi, dan pendirian perguruan tinggi.<\/p>\n<p>YESI yang berkampus di Jalan Babakan Sari No 68, Kiaracondong, Kota Bandung, juga menempatkan penjaminan mutu sebagai prioritas, sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 beserta perubahannya melalui Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2026.<\/p>\n<p>\u201cBagi YESI, perhatian pemerintah terhadap relevansi pendidikan tinggi merupakan momentum penting. Kami ingin ikut mempersiapkan generasi Indonesia yang menguasai kecerdasan buatan, robotika, dan keamanan siber secara profesional serta bertanggung jawab,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dia berharap penataan program studi dapat memperkuat mutu pendidikan sekaligus tetap membuka ruang bagi pengembangan bidang keilmuan baru yang memiliki dasar akademik dan kebutuhan nyata.<\/p>\n<p>\u201cMasa depan Indonesia tidak cukup dibangun dengan kemampuan menggunakan kecerdasan buatan. Kita juga harus mampu menciptakan dan mengendalikan teknologi tersebut untuk kepentingan bangsa,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/942328\/yesi-antusias-sambut-arahan-menteri-brian-yuliarto-siapkan-politeknik-siber-berbasis-ai\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua Pengurus Yayasan Edukasi Siber Indonesia (YESI) Julia Rezeki, S.IP., M.Sos.(ISTIMEWA) YAYASAN Edukasi Siber Indonesia (YESI) menyambut antusias arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengenai penataan program studi perguruan tinggi. Tujuannya agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, khususnya di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence\/AI). Ketua Pengurus YESI, Julia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":115905,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-115904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115904"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115904\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115905"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}