{"id":115362,"date":"2026-10-08T01:59:38","date_gmt":"2026-10-07T18:59:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/08\/dugaan-politik-uang-muktamar-nu-pcnu-sekadau-lapor-kpk-dan-kembalikan-uang-tunai\/"},"modified":"2026-10-08T01:59:38","modified_gmt":"2026-10-07T18:59:38","slug":"dugaan-politik-uang-muktamar-nu-pcnu-sekadau-lapor-kpk-dan-kembalikan-uang-tunai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/08\/dugaan-politik-uang-muktamar-nu-pcnu-sekadau-lapor-kpk-dan-kembalikan-uang-tunai\/","title":{"rendered":"Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Lapor KPK dan Kembalikan Uang Tunai"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/07\/1791384821_e521afae32db90e19d4d.jpeg\" alt=\"Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Lapor KPK dan Kembalikan Uang Tunai\"\/><figcaption>Gedung KPK di Jakarta(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PENGURUS Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, secara resmi mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kpk\" title=\"KPK\">KPK<\/a>) di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (7\/10). Kedatangan rombongan ini bertujuan untuk melaporkan dugaan praktik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/politik-uang\" title=\"politik uang\">politik uang<\/a> yang terjadi pada Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Dalam lawatannya tersebut, perwakilan PCNU Sekadau menyerahkan sejumlah barang bukti pendukung kepada bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK, di antaranya kronologi penerimaan dana, bukti tiket penerbangan, serta mengembalikan uang tunai yang sebelumnya sempat diterima dari pihak yang disebut sebagai tim pemenangan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Kami menyerahkan seluruh bukti dan mengembalikan dana yang pernah kami terima,&#8221; Ketua PCNU Kabupaten Sekadau, Bagus Fitrianto, dikutip dari <em>Antara<\/em>, Rabu (7\/10).\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/941773\/kpk-tindaklanjuti-laporan-dugaan-politik-uang-muktamar-nu\" title=\"KPK Tindaklanjuti Laporan Dugaan Politik Uang Muktamar NU\" target=\"_blank\">KPK Tindaklanjuti Laporan Dugaan Politik Uang Muktamar NU<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Bagus mengatakan, pihaknya mendesak KPK segera menindaklanjuti laporan tersebut dan memproses secara hukum pihak-pihak yang diduga terlibat. Mereka juga meminta KPK menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut secara transparan kepada publik.<\/p>\n<p>Dugaan politik uang tersebut masih berupa laporan masyarakat yang sedang ditelaah KPK dan belum merupakan kesimpulan mengenai adanya tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p>Menanggapi laporan tersebut, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan bahwa pihaknya akan memproses setiap aduan yang masuk sesuai dengan prosedur yang berlaku di lembaga penegak hukum.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/925792\/pwnu-jawa-tengah-tolak-politik-uang-pada-muktamar-ke-35-nu\" title=\"PWNU Jawa Tengah Tolak Politik Uang pada Muktamar ke-35 NU\" target=\"_blank\">PWNU Jawa Tengah Tolak Politik Uang pada Muktamar ke-35 NU<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKami pastikan setiap laporan yang masuk pasti dilakukan tindak lanjut oleh tim di direktorat terkait melalui proses telaah dan analisis,\u201d kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (7\/10).<\/p>\n<p>Budi menjelaskan, apabila dalam laporan tersebut ditemukan indikasi kuat tindak pidana korupsi yang masuk dalam kewenangan KPK, lembaga antirasuah dapat menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n<p>\u201cTindak lanjutnya juga nanti akan beragam. Bergantung pada materi laporan tersebut, dan juga proses pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) yang dilakukan oleh tim KPK,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Budi, tindak lanjut pengaduan tersebut dapat menggunakan pendekatan pencegahan maupun penindakan, bergantung pada hasil telaah dan pengumpulan bahan keterangan.<\/p>\n<p>\u201cApakah pendekatan yang relevan terhadap materi itu kemudian penindakan atau lebih cocok untuk pendekatan-pendekatan lainnya? Tentu semuanya terbuka bergantung pada materi laporan dan juga materi dari pulbaket yang dilakukan oleh tim,\u201d ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p>(Ant\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/941857\/dugaan-politik-uang-muktamar-nu-pcnu-sekadau-lapor-kpk-dan-kembalikan-uang-tunai\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gedung KPK di Jakarta(Antara) PENGURUS Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, secara resmi mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (7\/10). Kedatangan rombongan ini bertujuan untuk melaporkan dugaan praktik politik uang yang terjadi pada Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur. Dalam lawatannya tersebut, perwakilan PCNU [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":115363,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-115362","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115362","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115362"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115362\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}