{"id":115208,"date":"2026-10-07T19:16:37","date_gmt":"2026-10-07T12:16:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/damkar-tasikmalaya-kendalikan-karhutla-8-hektare-di-tiga-kecamatan\/"},"modified":"2026-10-07T19:16:37","modified_gmt":"2026-10-07T12:16:37","slug":"damkar-tasikmalaya-kendalikan-karhutla-8-hektare-di-tiga-kecamatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/damkar-tasikmalaya-kendalikan-karhutla-8-hektare-di-tiga-kecamatan\/","title":{"rendered":"Damkar Tasikmalaya Kendalikan Karhutla 8 Hektare di Tiga Kecamatan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/07\/1791374964_0e5ed426910ba8f089d2.jpg\" alt=\"Damkar Tasikmalaya Kendalikan Karhutla 8 Hektare di Tiga Kecamatan\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MUSIM\u00a0kemarau panjang memicu peningkatan signifikan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karhutla\" title=\"Karhutla\">Karhutla<\/a>) di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Terbaru, petugas pemadam kebakaran (Damkar) berjuang mengendalikan api yang menghanguskan sedikitnya 8 hektare lahan rumpun bambu dan perkebunan di tiga kecamatan berbeda.<\/p>\n<p>Kebakaran tersebut melanda Kampung Kiara Koneng di Kecamatan Pancatengah, Kampung Cicadas di Kecamatan Mangunreja, serta Kampung Taneuh Bereum di Kecamatan Sukarame. Api diduga kuat berasal dari tindakan sengaja oknum yang membakar ilalang kering hingga merembet ke lahan perkebunan palawija milik warga.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Agus Toni, mengonfirmasi bahwa laporan dari warga diterima pada Rabu (7\/10\/2026). Petugas segera diterjunkan ke lokasi untuk melokalisasi api agar tidak semakin meluas ke pemukiman.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/940494\/damkar-tasikmalaya-kendalikan-karhutla-10-hektare-lahan-karet-di-cipatujah\" title=\"Damkar Tasikmalaya Kendalikan Karhutla 10 Hektare Lahan Karet di Cipatujah\" target=\"_blank\">Damkar Tasikmalaya Kendalikan Karhutla 10 Hektare Lahan Karet di Cipatujah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kebakaran hutan dan lahan rumpun bambu membakar ilalang menjalar ke perkebunan palawija milik warga diduga dilakukan secara sengaja hingga petugas damkar berhasil mengendalikan,&#8221; ujar Agus Toni, Rabu (7\/10).<\/p>\n<p>Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala serius di lapangan. Kondisi kemarau menyebabkan aliran sungai dan irigasi di sekitar lokasi menyusut drastis, sehingga petugas kesulitan mendapatkan pasokan air. Beruntung, bantuan armada <em>Fire Jeep<\/em> milik BPBD dikerahkan sebagai pemasok air tambahan sehingga kebakaran dapat dikendalikan.<\/p>\n<p><strong>Keterbatasan Armada dan Fasilitas<\/strong><\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/939765\/bmkg-peringatkan-dampak-el-nino-kuat-dan-risiko-karhutla-hingga-2027\" title=\"BMKG Peringatkan Dampak El Nino Kuat dan Risiko Karhutla hingga 2027\" target=\"_blank\">BMKG Peringatkan Dampak El Nino Kuat dan Risiko Karhutla hingga 2027<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di balik keberhasilan memadamkan api, Agus Toni mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki tim Damkar. Saat ini, operasional pemadaman di Kabupaten Tasikmalaya dinilai tidak maksimal akibat minimnya dukungan armada yang laik jalan.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, dari unit yang tersedia, terdapat empat unit mobil pemadam yang belum diperbaiki oleh pemerintah daerah. Bahkan, armada yang beroperasi saat ini menggunakan ban yang bukan peruntukannya, yang sangat berisiko saat menempuh medan berat.<\/p>\n<p>&#8220;Dua mobil damkar yang beroperasi dalam kebakaran kondisinya tidak maksimal. Ada beberapa kendaraan lain masih belum diperbaiki pemerintah daerah, seperti ban belakang bukan peruntukannya. Kondisi ini menyebabkan penanganan karhutla maupun kebakaran rumah tidak maksimal karena lokasi yang berjauhan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Selain kendala armada, para petugas di lapangan juga harus bertaruh nyawa dengan perlengkapan seadanya, termasuk kondisi seragam yang sudah sobek. Agus berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah mengingat frekuensi kebakaran lahan kosong, rumpun bambu, dan tanaman palawija terus meningkat selama <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musim-kemarau\" title=\"Musim Kemarau\">musim kemarau<\/a> ini. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/941762\/damkar-tasikmalaya-kendalikan-karhutla-8-hektare-di-tiga-kecamatan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) MUSIM\u00a0kemarau panjang memicu peningkatan signifikan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Terbaru, petugas pemadam kebakaran (Damkar) berjuang mengendalikan api yang menghanguskan sedikitnya 8 hektare lahan rumpun bambu dan perkebunan di tiga kecamatan berbeda. Kebakaran tersebut melanda Kampung Kiara Koneng di Kecamatan Pancatengah, Kampung Cicadas di Kecamatan Mangunreja, serta Kampung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":115209,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-115208","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115208","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115208"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115208\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115208"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115208"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115208"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}