{"id":115144,"date":"2026-10-07T16:33:45","date_gmt":"2026-10-07T09:33:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/menumbuhkan-kepedulian-pada-hutan-dan-gunung-melalui-dongeng-bertema-sejagat-wana-adri\/"},"modified":"2026-10-07T16:33:45","modified_gmt":"2026-10-07T09:33:45","slug":"menumbuhkan-kepedulian-pada-hutan-dan-gunung-melalui-dongeng-bertema-sejagat-wana-adri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/menumbuhkan-kepedulian-pada-hutan-dan-gunung-melalui-dongeng-bertema-sejagat-wana-adri\/","title":{"rendered":"Menumbuhkan Kepedulian pada Hutan dan Gunung Melalui Dongeng Bertema Sejagat Wana Adri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/07\/1791365311_5b4ff5b42172127fc164.jpeg\" alt=\"Menumbuhkan Kepedulian pada Hutan dan Gunung Melalui Dongeng Bertema Sejagat Wana Adri\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Pesta Klub Dongeng)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pesta-klub-dongeng\" title=\"Pesta Klub Dongeng\">PESTA Klub Dongeng<\/a> (PKD) kembali hadir pada 3-4 Oktober 2026 di Bilik Bercerita dan PDS HB Jassin, Perpustakaan Jakarta, Cikini, pukul 10.00 hingga selesai. Seluruh rangkaian acara gratis dan terbuka untuk umum. Pesta Klub Dongeng setiap tahunnya selalu mengusung tema yang berlandas latar belakang sosial yang sedang terjadi.<\/p>\n<p>Tahun ini, PKD menjadi perayaan ulang tahun kedelapan Klub Dongeng dengan mengusung tema \u201c<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sejagat-wana-adri\" title=\"Sejagat Wana Adri\">Sejagat Wana Adri<\/a>\u201d. Nama ini dirangkai dari kata \u201cjagat\u201d yang berarti dunia, \u201c<em>wana<\/em>\u201d dari bahasa Sansekerta yang bermakna hutan, dan \u201c<em>adri<\/em>\u201d yang merujuk pada gunung.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Sejagat Wana Adri menggambarkan tentang Hutan dan Gunung Sedunia. \u201cSejagat Wana Adri\u201d hadir dari kondisi sosial, khususnya isu lingkungan dan hutan di seluruh dunia.\u00a0<\/p>\n<p>Latar belakang pengangkatan tema tersebut berakar dari krisis ekologi berskala global maupun nasional; suhu bumi telah meningkat sekitar 1,1\u00b0C sejak era pra-industri, sementara data Global Forest Watch mencatat Indonesia kehilangan jutaan hektar hutan primer dalam beberapa dekade terakhir (seperti rentang tahun 2002\u20132023).\u00a0<\/p>\n<p>Fenomena pemanasan global dan deforestasi ini mengancam keberadaan ekosistem daratan, padahal keberadaannya memegang fungsi vital bagi kelangsungan hidup, mulai dari penyerap air alami, penjaga kestabilan iklim, hingga penopang keanekaragaman hayati.\u00a0<\/p>\n<p>Di sisi lain, ancaman terhadap ekosistem gunung di Indonesia juga semakin mengkhawatirkan. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode 2024\u20132025 mencatat bahwa bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan banjir bandang di Indonesia mendominasi kejadian bencana nasional, di mana erosi dan hilangnya vegetasi di kawasan lereng serta hulu pegunungan menjadi pemicu utama kerusakan struktur resapan air. A<\/p>\n<p>lih fungsi lahan di kawasan pegunungan tidak hanya merusak daya dukung ekosistem hulu, tetapi juga meningkatkan kerentanan bencana ekologis bagi masyarakat yang tinggal di wilayah hilir.<\/p>\n<p>Dalam merespons kondisi tersebut, dongeng berfungsi sebagai salah satu sarana edukasi preventif yang komunikatif untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini, sehingga anak-anak tidak hanya terhindar dari perilaku merusak lingkungan, tetapi juga terdorong untuk aktif menjaga kelestarian hutan serta gunung di sekitar mereka. Klub Dongeng berharap, cerita-cerita dalam \u201cSejagat Wana Adri\u201d tidak terbatas pada fungsi hutan dan gunung, tetapi juga mengisahkan kehidupan yang bertumbuh di dalam ekosistem hutan dan gunung.<\/p>\n<h3>Road to PKD 2026<\/h3>\n<p>Kegiatan pertama adalah nonton bareng film \u201c<em>Teman Tegar: Maira \u2013 Whisper from Papua<\/em>\u201d pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 11.00 WIB di CGV Poins Mall, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Film ini mengisahkan perjalanan Tegar di tanah Papua bersama sahabatnya melawan ancaman kerusakan hutan dan menyuarakan pelestarian lingkungan.\u00a0<\/p>\n<p>Selain menonton, peserta juga menuliskan harapan-harapan mereka untuk hutan, sebagai ajakan untuk ikut menjaga hutan bersama Tegar dan sahabatnya.<\/p>\n<p>Kegiatan kedua adalah Kelas Dongeng Junior bersama Kak Kanya Cittasara pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 10.00\u201312.00 WIB di Communal Brew, Omotesando Mall Bintaro, Tangerang Selatan. Melalui dongeng, sesi interaktif, dan praktik bercerita, anak-anak belajar sambil bermain dan mengembangkan imajinasi mereka.<\/p>\n<p>Rangkaian Road to PKD 2026 ini menjadi pengantar tema \u201cSejagat Wana Adri\u201d agar anak-anak dan keluarga dapat mengenal isu hutan dan gunung dengan cara yang dekat dan menyenangkan, mulai dari menonton film, menuliskan harapan, hingga belajar bercerita. Dengan begitu, pesan untuk menjaga alam sudah mulai tumbuh sebelum perayaan puncak pada 3\u20134 Oktober 2026 di Perpustakaan Jakarta, Cikini.<\/p>\n<h3>Puncak Acara: PKD 2026 &#8220;Sejagat Wana Adri&#8221;<\/h3>\n<p>Puncak acara Pesta Klub Dongeng 2026 berlangsung selama dua hari di Perpustakaan Jakarta, Cikini, dengan kegiatan yang mengajak anak-anak dan keluarga terlibat langsung, tidak hanya menyaksikan.<\/p>\n<p>Pada hari pertama, 3 Oktober 2026, pengunjung diajak mengikuti Jelajah Cerita dan Meramu Jamu di ruang Bilik Bercerita, Perpustakaan Jakarta. Rangkaian dongeng dibawakan oleh Bima dan Bimo, serta Adzkia dari Klub Dongeng Junior (KDJ), dilanjutkan dengan dongeng dari Catara (Cerita Anak Nusantara).\u00a0<\/p>\n<p>Acara ditutup dengan sesi kriya mengenal rempah dan meracik jamu bersama Catara, sehingga anak-anak tidak hanya mendengarkan cerita bertema hutan dan gunung, tetapi juga mengenal langsung kekayaan tanaman dan bahan alam yang selama ini hidup berdampingan dengan keduanya.<\/p>\n<p>Pada hari kedua, 4 Oktober 2026, giliran Panggung Dongeng Sejagat Wana Adri digelar dalam dua sesi, pagi dan siang, di ruang Aula PDS HB Jassin, Perpustakaan Jakarta. Sesi pagi dipandu oleh Kak Lidya F dan Fatih sebagai MC, dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana PKD 2026 yaitu Novita Ayusman (Kak Vee), serta Co-founder Klub Dongeng oleh Putri Khalidah (Kak Uci Kelinci).\u00a0<\/p>\n<p>Kak Vee memulai sambutannya dengan ucapan syukur dan sarat pesan kebaikan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, Kak Vee bersyukur. Teman-teman yang hadir hari ini merupakan salah satu bagian yang ingin menjaga bumi kita. Melalui Pesta Klub Dongeng 2026, mari kita bersama-sama menanamkan rasa sayang dan peduli pada alam. Dengan menjaga lingkungan, hutan dan gunung, maka kita juga turut melestarikan kebaikan di dalamnya. Kelak kebaikan itu akan bertumbuh dan bermanfaat untuk kehidupan generasi berikutnya.\u201d<\/p>\n<p>Rangkaian dongeng sesi pagi diisi oleh Kak Luthfi, kelompok KDJ (Hana, Mahira, dan Qiana), Dora-Dongeng Sonora, bintang tamu Cerita Ibun bersama Kak Kanya Cittasara, komunitas Kurcaci Dongeng (Azka dan Hana), edukasi interaktif oleh Annisa Tri Oktaviani (Kak Ica) dan Nazma, komunitas Tangerang Read Aloud (TRA) bersama Kak Echa, hingga penampilan spesial dari Caiyoo.<\/p>\n<p>Sesi siang dipandu oleh Kak Dinda dan Nashifa, menghadirkan guest star Cerita Zack Kanya (CZK), kelompok KDJ (Fahira dan Kinara), Kak Vee, komunitas Ayo Dongeng Indonesia bersama Kak Rini, kelompok KDJ (Dhilla dan Mona), serta guest star Kak Hendra.\u00a0<\/p>\n<p>Rangkaian dongeng dari para pendongeng nasional, komunitas partner, dan relawan Klub Dongeng ini menghidupkan tema \u201cSejagat Wana Adri\u201d, sekaligus mengajak anak-anak dan keluarga untuk semakin peduli terhadap kelestarian hutan dan gunung.<\/p>\n<p>\u201cDi era modern ini, kemudahan teknologi memang kita rasakan, namun di sisi lain dampak kerusakan lingkungan juga semakin nyata. Oleh karena itu, menjaga hutan, gunung, dan seluruh ekosistem adalah bentuk rasa terima kasih kita kepada alam serta tanggung jawab kita kepada Tuhan,\u201d tutur Kak Uci Kelinci saat sambutan, juga menyemangati para peserta untuk mengikuti rangkaian acara hingga akhir.\u00a0<\/p>\n<p>Puncak Pesta Klub Dongeng diadakan secara <em>hybrid<\/em> (luring dan daring) bekerja sama dengan penyedia layanan live streaming agar dapat menjangkau lebih banyak audiens dari berbagai daerah di Indonesia. Seluruh rangkaian Panggung Dongeng \u201cSejagat Wana Adri\u201d juga dapat disaksikan melalui <em>Instagram<\/em> dan <em>YouTube Klub<\/em> Dongeng.<\/p>\n<h3>Kolaborasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak<\/h3>\n<p>Terima kasih kepada para sponsor PKD 2026 yang telah mendukung keberlangsungan acara PKD 2026. Apresiasi khusus juga kami sampaikan kepada mitra media yang telah membantu menyebarluaskan informasi mengenai acara ini sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Peran media turut menghidupkan semangat bersama untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian hutan dan gunung, khususnya di kalangan anak-anak dan keluarga.<\/p>\n<p>Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada para mitra komunitas yang ikut berkolaborasi dengan Klub Dongeng. Kehadiran dan dukungan komunitas ini memperkuat gerakan literasi dan kepedulian lingkungan melalui dongeng. Bersama-sama, kita membuktikan bahwa cerita bisa menjadi sarana menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap hutan dan gunung. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan \u201cSejagat Wana Adri\u201d.<\/p>\n<h3>Mengajak Keluarga Indonesia untuk Bercerita dan Merawat Alam<\/h3>\n<p>Melalui tema \u201c<em>Sejagat Wana Adri<\/em>\u201d, Klub Dongeng berharap dapat terus menyebarkan pesan kebaikan dan kepedulian terhadap alam kepada anak-anak Indonesia. Klub Dongeng mengajak keluarga untuk datang, mendengarkan, dan bercerita bersama.\u00a0<\/p>\n<p>Sesuai misinya, \u201c<em>Dari Cerita, Sebar Bahagia<\/em>\u201d, Klub Dongeng berkomitmen menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengasah kreativitas dan imajinasi melalui cerita. Dongeng menjadi bukti bahwa cerita bukan sekadar hiburan, tetapi juga media yang efektif untuk menanamkan nilai kehidupan. (RO\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/941645\/menumbuhkan-kepedulian-pada-hutan-dan-gunung-melalui-dongeng-bertema-sejagat-wana-adri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Pesta Klub Dongeng) PESTA Klub Dongeng (PKD) kembali hadir pada 3-4 Oktober 2026 di Bilik Bercerita dan PDS HB Jassin, Perpustakaan Jakarta, Cikini, pukul 10.00 hingga selesai. Seluruh rangkaian acara gratis dan terbuka untuk umum. Pesta Klub Dongeng setiap tahunnya selalu mengusung tema yang berlandas latar belakang sosial yang sedang terjadi. Tahun ini, PKD [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":115145,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-115144","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115144","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115144"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115144\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115145"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}