{"id":114922,"date":"2026-10-07T07:02:41","date_gmt":"2026-10-07T00:02:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/kapten-korea-selatan-lee-gi-hyuk-minta-maaf-usai-selebrasi-hindari-wajib-militer\/"},"modified":"2026-10-07T07:02:41","modified_gmt":"2026-10-07T00:02:41","slug":"kapten-korea-selatan-lee-gi-hyuk-minta-maaf-usai-selebrasi-hindari-wajib-militer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/kapten-korea-selatan-lee-gi-hyuk-minta-maaf-usai-selebrasi-hindari-wajib-militer\/","title":{"rendered":"Kapten Korea Selatan Lee Gi-hyuk Minta Maaf Usai Selebrasi Hindari Wajib Militer"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/07\/1791330804_d0ebe4d27286996468fa.jpg\" alt=\"Kapten Korea Selatan Lee Gi-hyuk Minta Maaf Usai Selebrasi Hindari Wajib Militer\"\/><figcaption>Kapten timnas Korea Selatan yang tampil di Asian Games, Lee Gi-hyuk(AFP\/YURI CORTEZ )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KAPTEN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-korea-selatan\" title=\"Timnas Korea Selatan\">timnas Korea Selatan<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lee-gi-hyuk\" title=\"Lee Gi-hyuk\">Lee Gi-hyuk<\/a>, secara resmi menyampaikan permohonan maaf setelah komentarnya yang dinilai jemawa terkait pembebasan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wajib-militer\" title=\"Wajib Militer\">wajib militer<\/a> memicu kontroversi. Insiden ini terjadi sesaat setelah Korea Selatan memastikan medali emas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asian-games\" title=\"Asian Games\">Asian Games<\/a> dengan mengalahkan tuan rumah Jepang 1-0 di partai final.<\/p>\n<p>Dalam euforia kemenangan tersebut, Lee tertangkap kamera memamerkan medali emasnya sambil berseru dengan nada kemenangan bahwa dirinya &#8220;tidak akan pergi ke militer&#8221;.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan tajam di Korea Selatan, mengingat isu wajib militer merupakan hal yang sangat sensitif di negara tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/619412\/korsel-tundukkan-jepang-2-1-di-final-sepak-bola-asian-games-2022\" title=\"Korsel Tundukkan Jepang 2-1 di Final Sepak Bola Asian Games 2022\" target=\"_blank\">Korsel Tundukkan Jepang 2-1 di Final Sepak Bola Asian Games 2022<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Penyesalan Mendalam Lee Gi-hyuk<\/h2>\n<p>Melalui unggahan di media sosial, yang dikutip media lokal, pemain berusia 26 tahun yang bermain untuk klub K League, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gangwon-fc\" title=\"Gangwon FC\">Gangwon FC<\/a>, tersebut menyatakan penyesalan yang mendalam. Ia mengakui bahwa tindakannya tidak mencerminkan kedewasaan seorang pemimpin tim.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai orang dewasa, saya seharusnya berpikir matang sebelum berbicara,&#8221; tulis Lee. &#8220;Saya sangat menyesal telah berbicara dengan begitu ceroboh, dan saya akan terus merenungkan tindakan saya.&#8221;<\/p>\n<p>Lee, yang merupakan salah satu pemain senior (overage player) dalam skuad U-23 Korea Selatan, juga menyampaikan permohonan maaf khusus kepada warga negara yang sedang menjalankan tugas negara tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/619408\/asian-games-berakhir-besok-medali-indonesia-mager-di-peringkat-13\" title=\"Asian Games Berakhir Besok, Medali Indonesia Mager di Peringkat 13\" target=\"_blank\">Asian Games Berakhir Besok, Medali Indonesia Mager di Peringkat 13<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya dengan tulus meminta maaf kepada semua penggemar yang telah mendukung kami dengan sepenuh hati dan kepada mereka yang sedang berupaya maksimal memenuhi tugas militer mereka,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<h2>Aturan Wajib Militer dan Pengecualian Atlet<\/h2>\n<p>Di Korea Selatan, hampir semua pria berbadan sehat diwajibkan untuk menjalani dinas militer aktif selama 18 hingga 21 bulan sebelum mereka mencapai usia 28 tahun.<\/p>\n<p>Namun, pemerintah memberikan penghargaan khusus berupa pengecualian wajib militer bagi atlet yang berhasil meraih medali emas di Asian Games atau medali apa pun (emas, perak, perunggu) di ajang Olimpiade.<\/p>\n<p>Meskipun mendapatkan pengecualian, para atlet tersebut tetap diwajibkan mengikuti pelatihan dasar militer yang berlangsung kurang dari satu bulan.<\/p>\n<p>Selain Lee Gi-hyuk dan rekan setimnya, pegolf Tom Kim juga dilaporkan berhasil menghindari wajib militer jangka panjang setelah meraih emas di ajang yang sama.<\/p>\n<p><strong>Konteks Sejarah:<\/strong> Pengecualian serupa pernah didapatkan oleh bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min. Setelah membawa Korea Selatan meraih emas Asian Games 2018, Son hanya perlu menjalani wajib militer selama tiga minggu pada 2020 di tengah jeda kompetisi akibat pandemi.<\/p>\n<p>Kasus Lee Gi-hyuk menjadi pengingat bagi para atlet profesional di Korea Selatan bahwa meskipun prestasi olahraga memberikan hak istimewa secara hukum, sensitivitas sosial terhadap kewajiban bela negara tetap tinggi di mata publik. (bbc\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/941507\/kapten-korea-selatan-lee-gi-hyuk-minta-maaf-usai-selebrasi-hindari-wajib-militer\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapten timnas Korea Selatan yang tampil di Asian Games, Lee Gi-hyuk(AFP\/YURI CORTEZ ) KAPTEN timnas Korea Selatan, Lee Gi-hyuk, secara resmi menyampaikan permohonan maaf setelah komentarnya yang dinilai jemawa terkait pembebasan wajib militer memicu kontroversi. Insiden ini terjadi sesaat setelah Korea Selatan memastikan medali emas Asian Games dengan mengalahkan tuan rumah Jepang 1-0 di partai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":114923,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-114922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114922"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114922\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}