{"id":114918,"date":"2026-10-07T06:52:50","date_gmt":"2026-10-06T23:52:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/novak-djokovic-juara-tiongkok-terbuka-raih-gelar-ke-102\/"},"modified":"2026-10-07T06:52:50","modified_gmt":"2026-10-06T23:52:50","slug":"novak-djokovic-juara-tiongkok-terbuka-raih-gelar-ke-102","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/07\/novak-djokovic-juara-tiongkok-terbuka-raih-gelar-ke-102\/","title":{"rendered":"Novak Djokovic Juara Tiongkok Terbuka, Raih Gelar ke-102"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/07\/1791330418_926059aea591d255bf78.jpg\" alt=\"Novak Djokovic Juara Tiongkok Terbuka, Raih Gelar ke-102\"\/><figcaption>Petenis Serbia Novak Djokovic melakukan selebrasi usai menjadi juara Tiongkok Terbuka(AFP\/GREG BAKER)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/novak-djokovic\" title=\"Novak Djokovic\">NOVAK Djokovic<\/a> berhasil mengamankan gelar ke-102 dalam karier profesionalnya yang luar biasa setelah memenangi final <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tiongkok-terbuka\" title=\"Tiongkok Terbuka\">Tiongkok Terbuka<\/a>. Kemenangan ini dipastikan setelah lawannya, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/alex-de-minaur\" title=\"Alex de Minaur\">Alex de Minaur<\/a>, terpaksa mengundurkan diri (retired) akibat cedera di tengah pertandingan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/petenis\" title=\"petenis\">Petenis<\/a> berusia 39 tahun tersebut sedang memimpin atas De Minaur, lawan yang 12 tahun lebih muda darinya, dengan skor 7-6 (7-3), 0-1, ketika petenis Australia itu memutuskan berhenti karena masalah pada paha kiri.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Pertandingan set pertama berlangsung sengit selama 68 menit sebelum kedua pemain sempat mengambil <i>medical timeout<\/i>. Namun, sekembalinya ke lapangan, De Minaur hanya mampu bertahan satu gim sebelum akhirnya menjabat tangan Djokovic sebagai tanda menyerah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/941107\/daniil-medvedev-didiskualifikasi-dari-tiongkok-terbuka-usai-bola-mengenai-penonton\" title=\"Daniil Medvedev Didiskualifikasi dari Tiongkok Terbuka Usai Bola Mengenai Penonton\" target=\"_blank\">Daniil Medvedev Didiskualifikasi dari Tiongkok Terbuka Usai Bola Mengenai Penonton<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kemenangan ini memperpanjang rekor fantastis Djokovic yang selalu memenangkan setidaknya satu gelar tunggal setiap tahunnya selama 21 tahun berturut-turut. Selain itu, ia juga mempertahankan rekor tak terkalahkan di Beijing dengan catatan 34 kemenangan beruntun dan total tujuh trofi Tiongkok Terbuka.<\/p>\n<p>&#8220;Saya selalu memiliki ekspektasi tinggi dan ingin memvisualisasikan diri saya dengan trofi, terutama di sini, di Beijing, tempat di mana saya tidak pernah kalah,&#8221; ujar Djokovic. Ia menambahkan bahwa trofi kali ini terasa sangat spesial mengingat tantangan fisik yang ia hadapi sepanjang tahun.<\/p>\n<h3>Pencapaian Sejarah dan Statistik Gelar<\/h3>\n<p>Dengan koleksi 102 gelar, Djokovic kini semakin mendekati rekor sepanjang masa yang dipegang oleh Jimmy Connors dan Roger Federer. Berikut adalah perbandingan koleksi gelar tunggal putra terbanyak dalam sejarah:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/789439\/bangkit-usai-kalah-di-set-pertama-novak-djokovic-melaju-ke-perempat-final-wimbledon\" title=\"Bangkit Usai Kalah di Set Pertama, Novak Djokovic Melaju ke Perempat Final Wimbledon\" target=\"_blank\">Bangkit Usai Kalah di Set Pertama, Novak Djokovic Melaju ke Perempat Final Wimbledon<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2; text-align: left;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Peringkat<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Nama Pemain<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Jumlah Gelar Tunggal<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">1<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Jimmy Connors<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">109<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">2<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Roger Federer<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">103<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f9f9f9; font-weight: bold;\">&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">3<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Novak Djokovic<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">102<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Bangkit dari Kesulitan Fisik<\/h3>\n<p>Tahun ini merupakan periode yang penuh tantangan bagi pemegang 24 gelar Grand Slam tersebut. Sebelum berjaya di Beijing, Djokovic hanya mencapai satu final lainnya tahun ini, yakni di Australia Terbuka, saat ia kalah dari Carlos Alcaraz.<\/p>\n<p>Masalah kesehatan dan kondisi fisik sempat menghambat performanya, termasuk kekalahan emosional di babak pertama Amerika Serikat (AS) Terbuka dan tersingkirnya ia di babak ketiga Prancis Terbuka oleh bintang muda Joao Fonseca.<\/p>\n<p>Namun, perjalanan di Tiongkok Terbuka membuktikan bahwa Djokovic masih mampu bersaing di level tertinggi. Dalam perjalanannya menuju final, ia menumbangkan petenis nomor dua dunia Alexander Zverev dan unggul atas Daniil Medvedev di semifinal sebelum pemain Rusia itu terkena diskualifikasi (defaulted).<\/p>\n<p>&#8220;Tahun ini cukup menantang bagi saya, banyak pasang surut serta masalah fisik dan kesehatan. Saya hanya mencoba menemukan perasaan yang baik di lapangan,&#8221; ungkap Djokovic. &#8220;Kemenangan minggu ini adalah buktinya. Saya sangat bangga.&#8221;<\/p>\n<p>Berkat kemenangan ini, Djokovic dipastikan akan kembali menembus jajaran peringkat 10 besar dunia, sekaligus mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun akibat jadwal turnamen yang terbatas demi menjaga kondisi tubuhnya. (bbc\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/941506\/novak-djokovic-juara-tiongkok-terbuka-raih-gelar-ke-102\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petenis Serbia Novak Djokovic melakukan selebrasi usai menjadi juara Tiongkok Terbuka(AFP\/GREG BAKER) NOVAK Djokovic berhasil mengamankan gelar ke-102 dalam karier profesionalnya yang luar biasa setelah memenangi final Tiongkok Terbuka. Kemenangan ini dipastikan setelah lawannya, Alex de Minaur, terpaksa mengundurkan diri (retired) akibat cedera di tengah pertandingan. Petenis berusia 39 tahun tersebut sedang memimpin atas De [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":114919,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-114918","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114918"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114918\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114919"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}