{"id":114737,"date":"2026-10-06T23:01:40","date_gmt":"2026-10-06T16:01:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/06\/sering-merasa-rumah-penuh-dan-sumpek-coba-singkirkan-barang-barang-ini\/"},"modified":"2026-10-06T23:01:40","modified_gmt":"2026-10-06T16:01:40","slug":"sering-merasa-rumah-penuh-dan-sumpek-coba-singkirkan-barang-barang-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/06\/sering-merasa-rumah-penuh-dan-sumpek-coba-singkirkan-barang-barang-ini\/","title":{"rendered":"Sering Merasa Rumah Penuh dan Sumpek Coba Singkirkan Barang-Barang Ini"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/06\/1791302271_dab46e384493bb8417e7.png\" alt=\"Sering Merasa Rumah Penuh dan Sumpek? Coba Singkirkan Barang-Barang Ini\"\/><figcaption>ilustrasi(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rumah\" title=\"rumah\">RUMAH<\/a> yang terasa sesak dan sempit tidak selalu dipicu oleh keterbatasan luas bangunan. Sering kali, tumpukan barang yang jarang digunakan, pemilihan furnitur yang terlalu besar, hingga ketiadaan tempat penyimpanan yang memadai menjadi faktor utama yang membuat hunian terasa penuh.<\/p>\n<p>Berdasarkan panduan dari laman <em>Real Simple<\/em>, para ahli penataan rumah menyarankan agar pemilik hunian mulai melakukan evaluasi dan menyortir kembali barang-barang di setiap sudut rumah agar suasana terasa lebih lapang dan nyaman.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Berikut adalah sejumlah titik di dalam rumah yang kerap menjadi sumber penumpukan barang beserta solusinya:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/740149\/perusahaan-perusahaan-berkelanjutan-seimbangkan-keuntungan-dan-lingkungan\" title=\"Perusahaan-Perusahaan Berkelanjutan Seimbangkan Keuntungan dan Lingkungan\" target=\"_blank\">Perusahaan-Perusahaan Berkelanjutan Seimbangkan Keuntungan dan Lingkungan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>1. Kamar Mandi yang Penuh Produk Menumpuk<\/strong><\/p>\n<p>Area kamar mandi, khususnya di atas meja wastafel atau bagian bawahnya, sering kali dipenuhi oleh timbunan produk perawatan kulit (skincare), kosmetik, hingga perlengkapan mandi.<\/p>\n<p><strong>Solusi<\/strong>: Pendiri The Tidy Armadillo, Jessi Acu\u00f1a, menyarankan untuk memeriksa masa kedaluwarsa produk. Barang yang masih layak pakai dan belum kedaluwarsa dapat didonasikan, sementara produk yang sudah kedaluwarsa harus segera dibuang untuk mengurangi kepenuhan visual maupun fisik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/939847\/jangan-asal-tata-ruangan-5-hal-sepele-ini-bikin-rumah-terlihat-kurang-rapi-dan-apik\" title=\"Jangan Asal Tata Ruangan, 5 Hal Sepele Ini Bikin Rumah Terlihat Kurang Rapi dan Apik\" target=\"_blank\">Jangan Asal Tata Ruangan, 5 Hal Sepele Ini Bikin Rumah Terlihat Kurang Rapi dan Apik<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>2. Area Pintu Masuk (Entryway)<\/strong><\/p>\n<p>Tumpukan sepatu, jaket, tas, dan berbagai barang yang diletakkan begitu saja di dekat pintu masuk dapat langsung menciptakan kesan sumpek sejak pertama kali seseorang melangkah ke dalam rumah.<\/p>\n<p><strong>Solusi<\/strong>: Ahli penataan rumah Marielle Young Goldberg mengingatkan bahwa area pintu masuk memiliki pengaruh besar terhadap psikologis penghuni maupun tamu. Rapikan barang-barang tersebut dengan menyediakan wadah penyimpanan khusus atau rak gantung.<\/p>\n<p><strong>3. Penggunaan Furnitur Berukuran Besar<\/strong><\/p>\n<p>Keberadaan meja, kursi, atau perabot lain yang berukuran terlalu besar dan berlebihan dapat memakan ruang gerak yang seharusnya bisa membuat ruangan terasa lebih terbuka.<\/p>\n<p><strong>Solusi<\/strong>: Ahli penataan rumah Olivia Parks menyarankan untuk berani menyingkirkan perabot yang tidak esensial. &#8220;Kadang-kadang, mengeluarkan satu furnitur saja bisa mengubah suasana ruangan secara keseluruhan dan mengembalikan banyak ruang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><strong>4. Lemari Pakaian (Wardrobe) yang Overload<\/strong><\/p>\n<p>Pakaian yang sudah tidak pas (kekecilan atau kebesaran), tidak sesuai gaya lagi, atau bahkan tidak pernah dikenakan sama sekali hanya akan menghabiskan jatah ruang penyimpanan.<\/p>\n<p><strong>Solusi<\/strong>: Jangan terjebak pada ilusi bahwa semakin banyak pakaian berarti semakin banyak pilihan gaya. Lakukan penyortiran lemari secara berkala untuk mendonasikan pakaian yang sudah tidak terpakai.<\/p>\n<p><strong>5. Dapur Penuh Barang dan Bumbu Kedaluwarsa<\/strong><\/p>\n<p>Di area dapur, bumbu masak yang sudah kehilangan aroma, minyak yang tengik, bahan makanan kedaluwarsa, hingga koleksi cangkir dan peralatan makan yang berlebihan kerap memenuhi lemari penyimpanan tanpa memberikan banyak manfaat.<\/p>\n<p><strong>Solusi<\/strong>: Batasi jumlah peralatan dapur seperti cangkir sesuai kebutuhan harian ditambah beberapa cadangan saja. Simpan peralatan yang sering digunakan di tempat yang mudah dijangkau, dan evaluasi kembali barang-barang yang jarang atau tidak pernah dipakai sama sekali.<\/p>\n<p>Dengan rutin menyortir barang dan hanya menyimpan benda-benda yang benar-benar dibutuhkan, hunian Anda dapat terasa jauh lebih lega, lapang, dan menenangkan tanpa perlu merenovasi atau memperluas ukuran rumah.<\/p>\n<p>(Ant\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/941428\/sering-merasa-rumah-penuh-dan-sumpek-coba-singkirkan-barang-barang-ini\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Magnific) RUMAH yang terasa sesak dan sempit tidak selalu dipicu oleh keterbatasan luas bangunan. Sering kali, tumpukan barang yang jarang digunakan, pemilihan furnitur yang terlalu besar, hingga ketiadaan tempat penyimpanan yang memadai menjadi faktor utama yang membuat hunian terasa penuh. Berdasarkan panduan dari laman Real Simple, para ahli penataan rumah menyarankan agar pemilik hunian mulai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":114738,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-114737","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114737","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114737"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114737\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}