{"id":114466,"date":"2026-10-06T11:21:01","date_gmt":"2026-10-06T04:21:01","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/06\/seluruh-tubuh-cumi-cumi-ternyata-berfungsi-seperti-telinga-raksasa\/"},"modified":"2026-10-06T11:21:01","modified_gmt":"2026-10-06T04:21:01","slug":"seluruh-tubuh-cumi-cumi-ternyata-berfungsi-seperti-telinga-raksasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/06\/seluruh-tubuh-cumi-cumi-ternyata-berfungsi-seperti-telinga-raksasa\/","title":{"rendered":"Seluruh Tubuh Cumi-Cumi Ternyata Berfungsi Seperti Telinga Raksasa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/06\/1791251262_beabd721a6932bbc7b37.jpg\" alt=\"Seluruh Tubuh Cumi-Cumi Ternyata Berfungsi Seperti Telinga Raksasa\"\/><figcaption>Ilustrasi(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PENELITIAN ilmiah terbaru mendapati <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/cumi-cumi\" title=\"Cumi-Cumi\">cumi-cumi<\/a> memiliki cara merespons gelombang suara yang terbilang unik di dunia satwa. Hasil studi mengungkap seluruh tubuh cumi-cumi dapat merespons getaran suara yang merambat di dalam air, sehingga berfungsi layaknya satu telinga raksasa.<\/p>\n<p>Studi yang berfokus pada mekanisme pendengaran invertebrata laut ini mengamati bagaimana cumi-cumi memproses tekanan dan gerakan partikel yang dihasilkan gelombang suara. Tidak seperti manusia atau mamalia lain yang mengandalkan organ telinga khusus dengan gendang telinga, cumi-cumi mendeteksi getaran suara melalui <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/organ-sensorik\" title=\"Organ Sensorik\">organ sensorik<\/a> yang terhubung ke jaringan saraf di seluruh tubuhnya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Para peneliti mengamati bahwa saat gelombang suara merambat di lingkungan perairan, gerakan partikel air menyebabkan seluruh struktur tubuh cumi-cumi ikut bergetar secara tersinkronisasi. Getaran ini kemudian ditangkap oleh organ penyeimbang yang disebut statocyst, serta rambut-rambol mikro sensorik yang tersebar di permukaan kulitnya.<\/p>\n<p>Melalui sistem sensorik yang terintegrasi ini, cumi-cumi dapat mendeteksi keberadaan predator, mencari mangsa, dan memetakan lingkungan sekitarnya di kedalaman laut yang gelap tanpa tergantung pada penglihatan semata. Penemuan ini mematahkan pandangan lama yang menilai cumi-cumi sebagai makhluk yang tidak sensitif terhadap suara.<\/p>\n<p>Temuan ini memberikan pemahaman baru bagi para ilmuwan biologi kelautan mengenai adaptasi evolusi makhluk Cephalopoda. Selain memperluas wawasan akademis, penelitian ini juga memberikan peringatan penting terkait dampak kebisingan antropogenik atau suara buatan manusia, seperti dari kapal laut dan aktivitas industri lepas pantai, yang berpotensi mengganggu navigasi dan kelangsungan hidup cumi-cumi di habitat aslinya. (Earth\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/941056\/seluruh-tubuh-cumi-cumi-ternyata-berfungsi-seperti-telinga-raksasa\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(AFP) PENELITIAN ilmiah terbaru mendapati cumi-cumi memiliki cara merespons gelombang suara yang terbilang unik di dunia satwa. Hasil studi mengungkap seluruh tubuh cumi-cumi dapat merespons getaran suara yang merambat di dalam air, sehingga berfungsi layaknya satu telinga raksasa. Studi yang berfokus pada mekanisme pendengaran invertebrata laut ini mengamati bagaimana cumi-cumi memproses tekanan dan gerakan partikel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":114467,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-114466","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114466","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114466"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114466\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}