{"id":114279,"date":"2026-10-06T03:11:48","date_gmt":"2026-10-05T20:11:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/06\/daya-beli-melemah-risiko-gagal-bayar-pinjaman-daring-meningkat\/"},"modified":"2026-10-06T03:11:48","modified_gmt":"2026-10-05T20:11:48","slug":"daya-beli-melemah-risiko-gagal-bayar-pinjaman-daring-meningkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/06\/daya-beli-melemah-risiko-gagal-bayar-pinjaman-daring-meningkat\/","title":{"rendered":"Daya Beli Melemah, Risiko Gagal Bayar Pinjaman Daring Meningkat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/05\/1791204647_a6958c17a3f5cca2498c.jpg\" alt=\"Daya Beli Melemah, Risiko Gagal Bayar Pinjaman Daring Meningkat\"\/><figcaption>Ilustrasi papan promo program cicilan 0 persen dari salah satu pinjaman daring atau pinjaman online(MI\/Agung Wibowo.)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PELEMAHAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/daya-beli-masyarakat\" title=\"daya beli masyarakat\">daya beli masyarakat<\/a> akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dinilai meningkatkan risiko gagal bayar pada industri <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pinjaman-daring\" title=\"pinjaman daring\">pinjaman daring<\/a> (pindar). Kondisi ekonomi yang tertekan dalam dua tahun terakhir turut mendorong peningkatan permintaan terhadap pembiayaan pindar.<\/p>\n<p>Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan, tekanan ekonomi masyarakat membuat kebutuhan terhadap pinjaman daring semakin meningkat, terutama dalam satu tahun terakhir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cPelemahan daya beli, PHK, hingga sulit mendapatkan pekerjaan membuat risiko gagal bayar pindar meningkat,&#8221; ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (5\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/940816\/pembiayaan-pindar-tumbuh-2207-kredit-macet-naik-jadi-473\" title=\"Pembiayaan Pindar Tumbuh 22,07%, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%\" target=\"_blank\">Pembiayaan Pindar Tumbuh 22,07%, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Nailul, peningkatan permintaan pembiayaan juga berpotensi membuat proses penyaringan calon peminjam menjadi kurang optimal. Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan penyaluran pindar yang tinggi, yang kemudian diikuti kenaikan tingkat risiko kredit macet.<\/p>\n<p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan pindar pada Agustus 2026 mencapai Rp106,94 triliun. Nilai tersebut tumbuh 22,07% secara tahunan (year-on-year\/yoy). Sementara itu, tingkat risiko kredit macet industri pindar atau TWP90 pada periode yang sama berada di level 4,73%.<\/p>\n<p>Nailul menilai industri pindar perlu mengubah fokus dari mengejar kuantitas penyaluran menjadi peningkatan kualitas pembiayaan. Proses pemberian pinjaman harus lebih mempertimbangkan kemampuan calon peminjam dalam mengembalikan pinjaman.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/940228\/biaya-admin-marketplace-dan-pajak-tekan-pedagang-fesyen-online\" title=\"Biaya Admin Marketplace dan Pajak Tekan Pedagang Fesyen Online\" target=\"_blank\">Biaya Admin Marketplace dan Pajak Tekan Pedagang Fesyen Online<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cFokusnya harus bergeser dari mengejar kuantitas menjadi mengejar kualitas penyaluran,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Ia menyebut, calon peminjam yang memiliki riwayat gagal bayar pada produk keuangan lain seharusnya tidak mudah memperoleh pembiayaan baru. Karena itu, proses penyaringan perlu diperkuat dengan memanfaatkan berbagai sumber data yang tersedia.<\/p>\n<p>Nailul mengatakan pengecekan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan Fintech Data Center (FDC) perlu dioptimalkan sebagai penyaringan awal. Selain melihat riwayat kredit, kemampuan pembayaran calon peminjam juga harus menjadi pertimbangan utama sebelum pembiayaan disalurkan.<\/p>\n<p>\u201cSLIK dan FDC harus dioptimalkan untuk penyaringan awal, termasuk mengukur kemampuan pembayaran,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>(H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/940897\/daya-beli-melemah-risiko-gagal-bayar-pinjaman-daring-meningkat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi papan promo program cicilan 0 persen dari salah satu pinjaman daring atau pinjaman online(MI\/Agung Wibowo.) PELEMAHAN daya beli masyarakat akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dinilai meningkatkan risiko gagal bayar pada industri pinjaman daring (pindar). Kondisi ekonomi yang tertekan dalam dua tahun terakhir turut mendorong peningkatan permintaan terhadap pembiayaan pindar. Direktur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":114280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-114279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114279"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114279\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}