{"id":113975,"date":"2026-10-05T13:59:23","date_gmt":"2026-10-05T06:59:23","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/hari-kedua-tpjf-2026-berlangsung-meriah-ribuan-penonton-nikmati-musik-dan-budaya\/"},"modified":"2026-10-05T13:59:23","modified_gmt":"2026-10-05T06:59:23","slug":"hari-kedua-tpjf-2026-berlangsung-meriah-ribuan-penonton-nikmati-musik-dan-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/hari-kedua-tpjf-2026-berlangsung-meriah-ribuan-penonton-nikmati-musik-dan-budaya\/","title":{"rendered":"Hari Kedua TPJF 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Penonton Nikmati Musik dan Budaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/05\/1791183180_2667bc401beb91595cf4.jpg\" alt=\"Hari Kedua TPJF 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Penonton Nikmati Musik dan Budaya\"\/><figcaption>Panggung wayang golek di TPJF 2026 menghadirkan Ki Dalang Anom Ali Bratha Sena bersama Lingkung Seni Girimulya 2 Bandung.(ISTIMEWA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>HARI kedua The Papandayan Jazz Festival (TPJF) 2026, Minggu (4\/10) kembali membuktikan bahwa jazz masih memiliki tempat istimewa di hati penikmat musik Indonesia.<\/p>\n<p>Sejak sore hingga penghujung malam, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ribuan-pengunjung\" title=\"ribuan pengunjung\">ribuan pengunjung<\/a> memadati area festival dan tetap bertahan menikmati berbagai pertunjukan yang tersaji di enam panggung dengan karakter dan konsep yang berbeda.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Selama dua hari penyelenggaraan, ribuan pengunjung datang untuk menikmati beragam penampilan musisi nasional maupun internasional. Mengusung tema \u201cSounds to the Soul\u201d, festival tahun ini menghadirkan pengalaman musikal yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh sisi emosional penonton melalui <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kolaborasi-lintas-genre\" title=\"kolaborasi lintas genre\">kolaborasi lintas genre<\/a>, generasi, dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/budaya\" title=\"budaya\">budaya<\/a>.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/940748\/kolaborasi-barry-likumahuwa-dan-talenta-muda-di-tpjf-2026-lahirkan-the-pajaro-groove\" title=\"Kolaborasi Barry Likumahuwa dan Talenta Muda di TPJF 2026, Lahirkan The Pajaro Groove\" target=\"_blank\">Kolaborasi Barry Likumahuwa dan Talenta Muda di TPJF 2026, Lahirkan The Pajaro Groove<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Rangkaian acara hari kedua diawali dengan sesi masterclass bersama Tommy Pratomo di TP Stage.<\/p>\n<p>Sementara itu, di Mojang Jajaka Stage Tropical Garden, Ranggaswara Group menghadirkan pertunjukan yang memadukan semangat tari dan musik Bajidoran khas Sunda dengan sentuhan jazz modern. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana interaktif yang memperlihatkan harmoni antara tradisi dan musik kontemporer.<\/p>\n<p>Menjelang malam, TP Stage menghadirkan penampilan Funky Journal yang membawakan komposisi jazz-funk penuh energi melalui permainan gitar, saksofon, dan ritme groovy yang khas. Atmosfer hangat dan penuh semangat semakin terasa sejalan dengan tema festival tahun ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/940216\/the-papandayan-jazz-fest-2026-dimulai-kemeriahan-di-enam-panggung-dan-100-an-penampil\" title=\"The Papandayan Jazz Fest 2026 Dimulai, Kemeriahan di Enam Panggung dan 100-an Penampil\" target=\"_blank\">The Papandayan Jazz Fest 2026 Dimulai, Kemeriahan di Enam Panggung dan 100-an Penampil<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Malam hari di TP Stage dilanjutkan oleh penampilan Tommy Pratomo, VMS Art Collective x Artsi feat Oele Pattiselano, hingga sesi jam session yang menjadi penutup panggung tersebut.<\/p>\n<p>Di area Pasar Jazz, hujan yang sempat turun tidak menyurutkan antusiasme pengunjung. Penampilan Quickie, kelompok musik jazz Universitas Katolik Parahyangan, UPI, hingga Rutinitas Pagi tetap berhasil menciptakan suasana hangat dan akrab di tengah aktivitas kuliner dan seni yang berlangsung sepanjang festival.<\/p>\n<p>Sementara itu di BRI Stage HuruBatu Grill Garden, Andre Dinuth Group feat Matthew Sayersz menghadirkan pertunjukan yang memadukan permainan gitar virtuoso dengan vokal yang emosional. Panggung yang sama kembali bergemuruh saat Rafi Sudirman tampil membawakan sejumlah lagu dari album Hari Ini, Esok, dan Selamanya serta lagu-lagu populer lainnya yang disambut antusias oleh para penonton.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<strong>JAIPONGAN DAN WAYANG<\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\nDi Mojang Jajaka Stage Tropical Garden, nuansa budaya Sunda kembali dihadirkan melalui penampilan Swara Katresna Yang membawakan tarian tradisional seperti Jaipongan. Panggung tersebut kemudian ditutup dengan pertunjukan wayang golek bertajuk \u201cPrahara Jagat Pewayangan\u201d yang menghadirkan Ki Dalang Anom Ali Bratha Sena bersama Lingkung Seni Girimulya 2 Bandung, mempertegas komitmen TPJF dalam merangkul kekayaan budaya lokal di tengah festival jazz modern.<\/p>\n<p>Di Ron88 Cimanuk Ballroom, penampilan 5 Petani membuka rangkaian pertunjukan dengan eksplorasi jazz fusion instrumental yang menjadi ciri khas mereka. Selanjutnya, Barry Likumahuwa kembali tampil di TPJF bersama TPJC Collective, menampilkan kolaborasi bersama talenta-talenta muda hasil pembinaan TP Jazz Competition.<\/p>\n<p>Panggung ini kemudian ditutup oleh kolaborasi Reyharp feat Balawan Project, yang mempertemukan permainan harmonika dan gitar dalam sebuah pertunjukan penuh eksplorasi musikal.<\/p>\n<p>Salah satu pertunjukan paling dinantikan malam itu hadir di Kota Baru Parahyangan Stage, Suagi Ballroom, melalui program spesial \u201cA Night of Frank Sinatra\u201d. Dipimpin oleh Dwiki Dharmawan bersama Bandung Jazz Orchestra, pertunjukan ini menghadirkan penghormatan kepada legenda musik dunia Frank Sinatra melalui aransemen megah yang dibawakan bersama Dira Sugandi dan Dirly Dave.<\/p>\n<p>Memasuki puncak malam, sorotan publik tertuju pada penampilan Mahalini yang sukses memadati Suagi Ballroom. Penyanyi muda yang tengah bersinar tersebut membawakan sederet lagu hit seperti Mati-Matian, Bohongi Hati, Melawan Restu, Kisah Sempurna, hingga Sial dan Sisa Rasa.<\/p>\n<p>Ribuan penonton turut bernyanyi bersama sepanjang pertunjukan, menciptakan salah satu momen paling emosional dalam penyelenggaraan TPJF tahun ini.<\/p>\n<p>Energi festival kembali meningkat saat Freedom Jazz Society yang terdiri dari Greybox, Jevin Julian, Kenny Gabriel, dan Winky Wiryawan tampil bersama Rinni Wulandari. Perpaduan jazz elektronik, groove modern, dan vokal khas Rinni menghadirkan pengalaman musikal yang segar dan berbeda, sekaligus menunjukkan bagaimana jazz terus berkembang dan beradaptasi dengan berbagai warna musik masa kini.<\/p>\n<p>Sebagai penutup rangkaian festival, T-Five feat Melly Mono tampil di BRI Stage membawakan sejumlah lagu populer yang membawa nostalgia bagi para penonton. Lagu-lagu seperti mIRC, Jangan Pernah, dan Jomblowati sukses menjadi penutup yang hangat sekaligus meriah bagi perayaan musik selama dua hari penuh.<\/p>\n<p>Melalui beragam pertunjukan yang menghadirkan jazz, musik populer, budaya tradisional, hingga eksplorasi lintas genre, The Papandayan Jazz Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu festival musik paling dinantikan di Indonesia.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar hiburan, TPJF terus menjadi ruang pertemuan bagi musisi, komunitas, dan penikmat musik untuk merayakan keberagaman, kreativitas, serta kekuatan musik yang mampu menyentuh jiwa.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/940760\/hari-kedua-tpjf-2026-berlangsung-meriah-ribuan-penonton-nikmati-musik-dan-budaya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Panggung wayang golek di TPJF 2026 menghadirkan Ki Dalang Anom Ali Bratha Sena bersama Lingkung Seni Girimulya 2 Bandung.(ISTIMEWA) HARI kedua The Papandayan Jazz Festival (TPJF) 2026, Minggu (4\/10) kembali membuktikan bahwa jazz masih memiliki tempat istimewa di hati penikmat musik Indonesia. Sejak sore hingga penghujung malam, ribuan pengunjung memadati area festival dan tetap bertahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113976,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113975","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113975"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113975\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}