{"id":113855,"date":"2026-10-05T08:37:11","date_gmt":"2026-10-05T01:37:11","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-5-oktober-2026-hujan-di-12-daerah\/"},"modified":"2026-10-05T08:37:11","modified_gmt":"2026-10-05T01:37:11","slug":"prakiraan-cuaca-jawa-tengah-5-oktober-2026-hujan-di-12-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-5-oktober-2026-hujan-di-12-daerah\/","title":{"rendered":"Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 5 Oktober 2026 Hujan di 12 Daerah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/05\/1791159987_f9c48fea57a25801d5ca.jpg\" alt=\"Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 5 Oktober 2026: Hujan di 12 Daerah\"\/><figcaption>Cuaca berawan di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Senin (5\/10) pagi, tetapi hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah ini pada sore hingga awal malam.(MI\/Akhmad Safuan)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>HUJAN\u00a0dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur 12 daerah di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jawa-tengah\" title=\"Jawa Tengah\">Jawa Tengah<\/a> pada Senin (5\/10). Selain potensi hujan, masyarakat diminta mewaspadai gelombang tinggi mencapai 2,5 meter di perairan selatan serta fenomena air laut pasang (rob) di perairan utara yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.<\/p>\n<p>Berdasarkan data prakiraan cuaca, pada pagi hingga siang hari cuaca di Jawa Tengah umumnya cerah berawan. Namun, memasuki sore hingga awal malam, hujan ringan hingga sedang berpeluang turun, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi di bagian tengah, dan sebagian wilayah Pantura.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Hujan ringan-sedang berpeluang turun di belasan daerah, namun tetap waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan karena musim kemarau masih berlangsung,&#8221; ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, Senin (5\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/939472\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-1-oktober-2026-hujan-di-pegunungan\" title=\"Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 1 Oktober 2026: Hujan di Pegunungan\" target=\"_blank\">Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 1 Oktober 2026: Hujan di Pegunungan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Agus menjelaskan bahwa peluang hujan ini belum memengaruhi kondisi musim kemarau yang sedang berlangsung. Musim kemarau tahun ini diperkirakan akan mundur hingga akhir Oktober mendatang, sehingga kewaspadaan terhadap dampak kekeringan dan karhutla tetap menjadi prioritas.<\/p>\n<h2>Daftar Daerah Terdampak Hujan<\/h2>\n<p>Menurut data BMKG, berikut adalah rincian daerah yang berpotensi mengalami hujan:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Hujan Intensitas Sedang:<\/strong> Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo, Slawi, dan Bumiayu.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Hujan Intensitas Ringan:<\/strong> Banjarnegara, Mungkid, Karanganyar, Jepara, Temanggung, Batang, Kajen, dan Magelang.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Daerah lain\u00a0di Jawa Tengah diprediksi akan berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 16-36 derajat celsius dengan kelembapan udara 40%-95%. Angin secara umum bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/883315\/prakiraan-cuaca-jateng-25-april-waspada-cuaca-ekstrem-tujuh-daerah\" title=\"Prakiraan Cuaca Jateng 25 April: Waspada Cuaca Ekstrem Tujuh Daerah\" target=\"_blank\">Prakiraan Cuaca Jateng 25 April: Waspada Cuaca Ekstrem Tujuh Daerah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob<\/h2>\n<p>Kondisi cuaca di perairan Jawa Tengah secara umum terpantau berawan. Namun, terdapat ancaman gelombang tinggi setinggi 1,25-2,5 meter di perairan selatan yang meliputi wilayah Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. Kondisi ini dinilai berisiko bagi aktivitas pelayaran, khususnya kapal nelayan dan tongkang.<\/p>\n<p>Di perairan utara, fenomena banjir rob masih berlangsung dengan ketinggian maksimum 1 meter. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Herbuana, menyebutkan bahwa durasi rob kali ini lebih panjang dibandingkan sebelumnya, yakni terjadi pada pukul 02.00-06.00 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Waspadai banjir rob yang dapat mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budi daya perikanan darat, dan petani garam,&#8221; kata Herbuana.<\/p>\n<p>Sejumlah daerah di Pantura yang terdampak banjir rob meliputi Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati, dan Rembang. Warga di kawasan pesisir diimbau untuk beradaptasi dan meningkatkan kewaspadaan, terutama pada dini hari saat air pasang mencapai puncaknya. (I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/940666\/prakiraan-cuaca-jawa-tengah-5-oktober-2026-hujan-di-12-daerah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cuaca berawan di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Senin (5\/10) pagi, tetapi hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah ini pada sore hingga awal malam.(MI\/Akhmad Safuan) HUJAN\u00a0dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur 12 daerah di Jawa Tengah pada Senin (5\/10). Selain potensi hujan, masyarakat diminta mewaspadai gelombang tinggi mencapai 2,5 meter di perairan selatan serta fenomena air [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113856,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113855","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113855","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113855"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113855\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113855"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113855"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113855"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}