{"id":113847,"date":"2026-10-05T08:15:04","date_gmt":"2026-10-05T01:15:04","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/sesar-waikabubak-diduga-picu-gempa-sumba-ini-penjelasan-ahli\/"},"modified":"2026-10-05T08:15:04","modified_gmt":"2026-10-05T01:15:04","slug":"sesar-waikabubak-diduga-picu-gempa-sumba-ini-penjelasan-ahli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/sesar-waikabubak-diduga-picu-gempa-sumba-ini-penjelasan-ahli\/","title":{"rendered":"Sesar Waikabubak Diduga Picu Gempa Sumba, Ini Penjelasan Ahli"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/05\/1791162538_e47c224b26a28a725fe2.jpg\" alt=\"Sesar Waikabubak Diduga Picu Gempa Sumba, Ini Penjelasan Ahli\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>GEMPA\u00a0bumi berkekuatan magnitudo 5,9 yang mengguncang Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ntt\" title=\"NTT\">NTT<\/a>), pada Minggu (4\/10\/2026) diduga kuat dipicu oleh aktivitas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sesar-waikabubak\" title=\"Sesar Waikabubak\">Sesar Waikabubak<\/a>. Peristiwa tektonik ini dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga di wilayah terdampak.<\/p>\n<p>Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) sekaligus Dosen Magister Manajemen Bencana SPPB Universitas Indonesia (UI) Salemba, Daryono, menjelaskan bahwa Sesar Waikabubak merupakan salah satu sumber gempa aktif yang sangat penting di Pulau Sumba. Berdasarkan catatan data, sesar ini menunjukkan aktivitas yang cukup intens dalam beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Sejak 2019 sesar aktif ini sudah memicu gempa signifikan di Sumba sebanyak 12 kali dalam berbagai variasi magnitude 5,0\u20135,9,&#8221; ungkap Daryono pada Senin (5\/10\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/939859\/baznas-salurkan-dukungan-pemulihan-korban-gempa-ntt-fokus-air-bersih-dan-hunian-sementara\" title=\"BAZNAS Salurkan Dukungan Pemulihan Korban Gempa NTT, Fokus Air Bersih dan Hunian Sementara\" target=\"_blank\">BAZNAS Salurkan Dukungan Pemulihan Korban Gempa NTT, Fokus Air Bersih dan Hunian Sementara<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Karakteristik Sesar Waikabubak<\/h2>\n<p>Daryono menyebutkan bahwa Sesar Waikabubak resmi dimasukkan sebagai sumber gempa aktif baru dalam Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 yang disusun oleh Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN). Secara geologis, sesar ini memiliki mekanisme turun atau <i>normal fault<\/i>, yakni\u00a0satu blok batuan bergerak relatif turun terhadap blok lain.<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan perbedaan mendasar antara sesar ini dengan zona subduksi. &#8220;Jadi, Sesar Waikabubak bukan megathrust. Ia merupakan sumber gempa kerak dangkal di Pulau Sumba,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Berdasarkan parameter PuSGeN 2024, Sesar Waikabubak memiliki spesifikasi teknis sebagai berikut:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/938660\/39-hunian-sementara-selesai-dibangun-usai-gempa-m77-ntt\" title=\"39 Hunian Sementara Selesai Dibangun Usai Gempa M7,7 NTT\" target=\"_blank\">39 Hunian Sementara Selesai Dibangun Usai Gempa M7,7 NTT<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Panjang:<\/strong> Sekitar 232 kilometer.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kemiringan (Dip):<\/strong> Sekitar 60 derajat ke arah selatan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Laju Geser (Slip Rate):<\/strong> Sekitar 0,5 milimeter per tahun.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Potensi Magnitudo Maksimum (Mmax):<\/strong> Diperkirakan mencapai 7,4.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Namun, Daryono memberikan catatan penting bahwa angka M7,4 bukanlah prediksi waktu terjadi\u00a0gempa. Mmax adalah parameter ilmiah yang digunakan untuk pemodelan bahaya guna menggambarkan potensi maksimum yang bisa dilepaskan oleh suatu sumber gempa.<\/p>\n<h2>Pentingnya Mitigasi dan Kesiapsiagaan<\/h2>\n<p>Sebagai sumber gempa kerak dangkal, aktivitas Sesar Waikabubak berpotensi menghasilkan guncangan kuat di wilayah yang berada dekat dengan jalur patahan. Daryono mengingatkan bahwa dampak kerusakan tidak hanya bergantung pada magnitudo, tetapi juga kedalaman gempa, jarak dari pusat, kondisi tanah setempat, serta kualitas konstruksi bangunan.<\/p>\n<p>Keberadaan data mengenai Sesar Waikabubak ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi upaya mitigasi bencana, bukan untuk memicu kepanikan di tengah masyarakat. Langkah-langkah mitigasi yang disarankan meliputi:<\/p>\n<ol>&#13;<\/p>\n<li>Memperkuat struktur bangunan agar tahan gempa.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengenali karakteristik lingkungan tempat tinggal.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengamankan perabotan berat yang berisiko jatuh.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menentukan lokasi evakuasi yang aman.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Rutin melakukan latihan simulasi menghadapi gempa.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ol>\n<p>&#8220;Yang jauh lebih penting adalah memastikan kita sudah siap ketika gempa benar-benar terjadi. Kenali sumber gempanya, pahami risikonya, dan siapkan mitigasinya. Sesar aktif bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dihadapi dengan ilmu pengetahuan dan kesiapsiagaan,&#8221; pungkas Daryono. (I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/940677\/sesar-waikabubak-diduga-picu-gempa-sumba-ini-penjelasan-ahli\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Magnific) GEMPA\u00a0bumi berkekuatan magnitudo 5,9 yang mengguncang Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (4\/10\/2026) diduga kuat dipicu oleh aktivitas Sesar Waikabubak. Peristiwa tektonik ini dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga di wilayah terdampak. Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) sekaligus Dosen Magister Manajemen Bencana SPPB Universitas Indonesia (UI) Salemba, Daryono, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113848,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113847"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113847\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}