{"id":113839,"date":"2026-10-05T07:53:48","date_gmt":"2026-10-05T00:53:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/trump-bentuk-satgas-super-intelligence-jay-clayton-jadi-ketua\/"},"modified":"2026-10-05T07:53:48","modified_gmt":"2026-10-05T00:53:48","slug":"trump-bentuk-satgas-super-intelligence-jay-clayton-jadi-ketua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/trump-bentuk-satgas-super-intelligence-jay-clayton-jadi-ketua\/","title":{"rendered":"Trump Bentuk Satgas Super Intelligence, Jay Clayton Jadi Ketua"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/05\/1791161529_ea3e9272186017fb989a.jpg\" alt=\"Trump Bentuk Satgas Super Intelligence, Jay Clayton Jadi Ketua\"\/><figcaption>Jay Clayton.(CNBC)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PRESIDEN\u00a0Amerika Serikat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> secara resmi mengumumkan pembentukan satuan tugas (satgas) kecerdasan buatan (AI) pada Minggu (4\/10) waktu setempat. Trump menunjuk Direktur Intelijen Nasional (DNI) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jay-clayton\" title=\"Jay Clayton\">Jay Clayton<\/a> untuk memimpin kelompok yang diberi nama <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/super-intelligence-force\" title=\"Super Intelligence Force\">Super Intelligence Force<\/a>\u00a0tersebut.<\/p>\n<p>Selain Jay Clayton, satgas ini beranggotakan Ketua Komisi Perdagangan Federal (FTC) Andrew Ferguson dan Wakil Menteri Pertahanan untuk Riset dan Rekayasa Emil Michael. Trump menyatakan bahwa satgas ini akan melapor langsung kepadanya dan Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Menyusul Kesepakatan Gedung Putih yang bersejarah tentang Super Intelligence, yaitu\u00a0perusahaan teknologi terpenting di dunia bersatu dan mengonfirmasi tanggung jawab mereka kepada rakyat Amerika, saya mengumumkan pembentukan Super Intelligence Force,&#8221; tulis Trump melalui unggahan di platform Truth Social.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/939372\/taruhan-besar-donald-trump-pada-ai-ganti-istilah-jadi-si\" title=\"Taruhan Besar Donald Trump pada AI, Ganti Istilah Jadi SI\" target=\"_blank\">Taruhan Besar Donald Trump pada AI, Ganti Istilah Jadi SI<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Fokus pada Koordinasi dan Regulasi Mandiri<\/h2>\n<p>Trump menjelaskan bahwa Super Intelligence Force akan bertugas mengoordinasikan keterlibatan pemerintah federal dengan berbagai pihak, mulai dari konsumen, kelompok kepentingan publik, organisasi keagamaan, penyedia infrastruktur kritis, hingga perusahaan pengembang AI itu sendiri.<\/p>\n<p>Langkah ini diambil setelah Trump mengadakan pertemuan dengan para pemimpin teknologi pada Selasa lalu, termasuk CEO Anthropic Dario Amodei, CEO Tesla Elon Musk, dan CEO Meta Mark Zuckerberg. Pertemuan tersebut menghasilkan sesuatu\u00a0yang disebut Trump sebagai kesepakatan tidak mengikat mengenai regulasi mandiri yang luar biasa\u00a0(<i>tremendous self-regulation<\/i>).<\/p>\n<p>Meskipun para pemimpin teknologi mendesak Washington untuk mengeluarkan regulasi industri, Trump secara konsisten menyatakan keengganannya untuk melakukan intervensi regulasi yang ketat dari pemerintah pusat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/938500\/bill-gates-regulasi-ai-global-lebih-sulit-dibanding-negosiasi-nuklir\" title=\"Bill Gates: Regulasi AI Global Lebih Sulit Dibanding Negosiasi Nuklir\" target=\"_blank\">Bill Gates: Regulasi AI Global Lebih Sulit Dibanding Negosiasi Nuklir<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Profil Jay Clayton sebagai AI Czar<\/h2>\n<p>Penunjukan Jay Clayton sebagai pemimpin satgas ini memperkuat posisinya sebagai tokoh kunci dalam kebijakan teknologi pemerintahan Trump. Sebelum menjabat sebagai DNI, Clayton dikenal sebagai Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York dan mantan Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC).<\/p>\n<p>Clayton menggantikan peran yang sebelumnya dipegang oleh pemodal ventura David Sacks yang\u00a0menjabat sebagai AI czar sebelum masa jabatannya sebagai pegawai pemerintah khusus berakhir.\u00a0AI czar\u00a0ialah orang yang bertanggung jawab terhadap AI.<\/p>\n<h2>Perdebatan Regulasi di Washington<\/h2>\n<p>Pembentukan satgas ini dilakukan di tengah perdebatan sengit di Washington mengenai masa depan AI. Sebagian anggota parlemen mendorong pendekatan <i>laissez-faire<\/i> untuk mendukung inovasi, sementara pihak lain menuntut tindakan tegas guna memitigasi risiko eksistensial teknologi tersebut.<\/p>\n<p>Di tingkat negara bagian, beberapa politisi seperti Gubernur California Gavin Newsom telah mulai mengambil langkah untuk meregulasi AI secara mandiri, yang semakin mempertegas perbedaan pendekatan antara pemerintah federal dan negara bagian dalam menangani isu teknologi masa depan ini. (NBC\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/940673\/trump-bentuk-satgas-super-intelligence-jay-clayton-jadi-ketua\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jay Clayton.(CNBC) PRESIDEN\u00a0Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan pembentukan satuan tugas (satgas) kecerdasan buatan (AI) pada Minggu (4\/10) waktu setempat. Trump menunjuk Direktur Intelijen Nasional (DNI) Jay Clayton untuk memimpin kelompok yang diberi nama Super Intelligence Force\u00a0tersebut. Selain Jay Clayton, satgas ini beranggotakan Ketua Komisi Perdagangan Federal (FTC) Andrew Ferguson dan Wakil Menteri Pertahanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113840,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113839"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113839\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113840"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}