{"id":113805,"date":"2026-10-05T06:26:07","date_gmt":"2026-10-04T23:26:07","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/aksi-cepat-kapten-gagalkan-pembajakan-flydubai-celah-keamanan-penerbangan-sorotan-utama\/"},"modified":"2026-10-05T06:26:07","modified_gmt":"2026-10-04T23:26:07","slug":"aksi-cepat-kapten-gagalkan-pembajakan-flydubai-celah-keamanan-penerbangan-sorotan-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/aksi-cepat-kapten-gagalkan-pembajakan-flydubai-celah-keamanan-penerbangan-sorotan-utama\/","title":{"rendered":"Aksi Cepat Kapten Gagalkan Pembajakan Flydubai, Celah Keamanan Penerbangan Sorotan Utama"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/05\/1791151601_9789fb72988b5ebc31f0.jpeg\" alt=\"Aksi Cepat Kapten Gagalkan Pembajakan Flydubai, Celah Keamanan Penerbangan Sorotan Utama\"\/><figcaption>Ilustrasi Flydubai(Flight Radar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>AKSI sigap kapten penerbangan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/flydubai\" title=\"Flydubai\">Flydubai<\/a> tujuan Israel pekan lalu berhasil mencegah potensi bencana pembajakan pesawat. Meski demikian, para pakar keselamatan penerbangan menilai insiden ini memicu kekhawatiran serius mengenai kegagalan sistem keamanan dan mekanisme pemeriksaan latar belakang (background check) kru pesawat.<\/p>\n<p>Terduga pelaku, yang diidentifikasi sebagai kopilot Hamam al-Hammami, diketahui telah dipecat dari maskapai nasional Oman tahun lalu akibat pandangan ekstremisnya. Kendati Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel menerapkan regulasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keamanan-penerbangan\" title=\"keamanan penerbangan\">keamanan penerbangan<\/a> yang ketat, al-Hammami tetap lolos dan diizinkan terbang.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Sebagian besar langkah keamanan pasca-9\/11 dirancang untuk mencegah ancaman eksternal, seperti membawa bom ke pesawat atau mencegah ancaman dari kelompok penumpang memasuki kokpit,&#8221; ujar analis keamanan nasional CNN, Alex Plitsas. &#8220;Sistem itu tidak benar-benar dirancang berdasarkan teori bahwa seorang pilot sendiri yang akan melakukan aksi tersebut.&#8221;<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/940435\/kopilot-flydubai-penyerang-kapten-pesawat-masuk-daftar-risiko-kok-lolos\" title=\"Kopilot FlyDubai Penyerang Kapten Pesawat Masuk Daftar Risiko, Kok Lolos?\" target=\"_blank\">Kopilot FlyDubai Penyerang Kapten Pesawat Masuk Daftar Risiko, Kok Lolos?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hasil penyelidikan awal UEA mengonfirmasi bahwa terduga pelaku tidak menyelundupkan senjata tajam, melainkan menggunakan kapak darurat (crash ax) yang tersedia di dalam kokpit. Alat tersebut umumnya disiagakan di sebagian besar pesawat komersial untuk situasi darurat.<\/p>\n<p>Para ahli menyebutkan tidak ada standar internasional universal mengenai pemeriksaan latar belakang personel penerbangan. Lisensi dan izin keamanan (airside pass) dikelola di tingkat nasional dengan aturan yang berbeda di setiap negara.<\/p>\n<p>Pakar penerbangan Alastair Rosenschein mempertanyakan celah dalam koordinasi antar-instansi ini. &#8220;Mengapa pihak Oman tidak membekukan lisensi pilotnya?&#8221; ujarnya, seraya menegaskan bahwa tanggung jawab penuh berada di tangan pemerintah, maskapai, dan lembaga keamanan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/940350\/kronologi-kopilot-flydubai-serang-pilot-dengan-kapak-darurat-nyaris-picu-tragedi\" title=\"Kronologi Kopilot Flydubai Serang Pilot dengan Kapak Darurat, Nyaris Picu Tragedi\" target=\"_blank\">Kronologi Kopilot Flydubai Serang Pilot dengan Kapak Darurat, Nyaris Picu Tragedi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di sisi lain, pakar penerbangan Gideon Ewers menjelaskan lisensi pilot pada dasarnya hanyalah kualifikasi teknis yang menunjukkan kemampuan menerbangkan pesawat, tanpa mencatat riwayat pelanggaran atau rekam jejak kerja sebelumnya.<\/p>\n<p>Kementerian Transportasi Israel menyatakan mereka mengandalkan komitmen maskapai asing terhadap regulasi internasional serta deklarasi tertulis bahwa seluruh kru telah diperiksa. Namun, kementerian tersebut mengakui bahwa prosedur mereka &#8220;tidak ditujukan untuk mengatasi ancaman yang berasal dari pilot.&#8221;<\/p>\n<p>Menanggapi celah tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menginstruksikan Dewan Keamanan Nasional untuk melakukan &#8220;pemeriksaan menyeluruh&#8221; terhadap seluruh aspek keamanan penerbangan sipil asing yang masuk ke Israel.<\/p>\n<p>Saat ini, investigasi bersama tengah dilakukan oleh Uni Emirat Arab, Israel, dan Arab Saudi\u2014tempat pesawat melakukan pendaratan darurat. Tim penyidik fokus memeriksa rekaman data penerbangan (flight data recorder), rekaman suara kokpit (cockpit voice recorder), riwayat medis dan pelatihan pelaku, serta menginterogasi para kru dan penumpang. (CNN\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/940627\/aksi-cepat-kapten-gagalkan-pembajakan-flydubai-celah-keamanan-penerbangan-sorotan-utama\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi Flydubai(Flight Radar) AKSI sigap kapten penerbangan Flydubai tujuan Israel pekan lalu berhasil mencegah potensi bencana pembajakan pesawat. Meski demikian, para pakar keselamatan penerbangan menilai insiden ini memicu kekhawatiran serius mengenai kegagalan sistem keamanan dan mekanisme pemeriksaan latar belakang (background check) kru pesawat. Terduga pelaku, yang diidentifikasi sebagai kopilot Hamam al-Hammami, diketahui telah dipecat dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113806,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113805\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}