{"id":113690,"date":"2026-10-05T00:24:51","date_gmt":"2026-10-04T17:24:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/kawanan-25-gajah-liar-masuk-permukiman-dan-rusak-sawah-warga-di-pidie\/"},"modified":"2026-10-05T00:24:51","modified_gmt":"2026-10-04T17:24:51","slug":"kawanan-25-gajah-liar-masuk-permukiman-dan-rusak-sawah-warga-di-pidie","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/05\/kawanan-25-gajah-liar-masuk-permukiman-dan-rusak-sawah-warga-di-pidie\/","title":{"rendered":"Kawanan 25 Gajah Liar Masuk Permukiman dan Rusak Sawah Warga di Pidie"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/05\/1791133825_e07a6d9152e2222cb672.jpg\" alt=\"Kawanan 25 Gajah Liar Masuk Permukiman dan Rusak Sawah Warga di Pidie\"\/><figcaption>Gajah liar keluar dari kawasan hutan Aceh.(MI\/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>GANGGUAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gajah-liar\" title=\"gajah liar\">gajah liar<\/a> di kawasan Kecamatan Tangse, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kabupaten-pidie\" title=\"Kabupaten Pidie\">Kabupaten Pidie<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/provinsi-aceh\" title=\"Provinsi Aceh\">Provinsi Aceh<\/a> semakin meluas. Bukan saja menggasak tanaman perkebunan, tapi juga sudah merambah tanaman padi sawah dan mondar mandir di permukiman warga.\u00a0<\/p>\n<p>Sekitar 20 hari terakhir hewan berbelalai itu menggasak lahan perkebunan kopi, kakao, durian serta palawija di Desa Blang Pandak dan Ranto Panyang. Dalam tiga hari terskhir meluas ke Desa Pulo Seunong.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Panglima Hutan Kabupaten Pidie, Fakhruddin yang lebih dikenal dengan panggilan Om Din, kepada Media Indonesia, Minggu (4\/10) mengatakan, meluasnya serangan ke Desa Pulo Seunong itu adalah bukan dari kawanan 5 ekor gajah yang selama ini berkeliaran di lereng Gunung Alimun. Tapi adalah dari kelompok lain berjumlah sekitar 25 ekor gajah liar.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/938983\/gajah-liar-serang-ternak-warga-di-pidie-seekor-kerbau-jantan-tewas\" title=\"Gajah Liar Serang Ternak Warga di Pidie, Seekor Kerbau Jantan Tewas\" target=\"_blank\">Gajah Liar Serang Ternak Warga di Pidie, Seekor Kerbau Jantan Tewas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di Pulo Seunong, kawanan hewan dilindungi undang-undang itu sudah tiga hari terakhir menggasak puluhan hektare (ha) lahan tanamam padi sawah siap panen. Lalu kawanan gajah liar itu lebih banyak menyerang pada malam hari.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kalau siang puluhan gajah liar itu masuk ke hutan rimba, ketika malam tiba langsung keluar dari hutan sekitar,&#8221; kata Om Din.\u00a0<\/p>\n<p>Dikatakan Fakhruddin, di kawasan Desa Pulo Seunong, hewan bergading yang sebutan lokal Po Meurah itu bukan saja menyerang tanaman pertanian, tapi juga sering mondar mandir di persawahan dekat rumah warga.\u00a0<\/p>\n<p>Abdullah, petani di Kecamatan Tangse, mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan sikap Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Pemerintah. Pasalnya sudah berkali-kali dilaporkan tapi tidak ada penanganan serius.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kalau gajah liar itu dilindungi undang-undang. Mengapa juga selalu tidak ada pencegahan saat mengganggu manusia. Sungguh aneh, kalau hewan liar itu boleh hidup bersama manusia&#8221; Kata \u00a0Nurdin petani lainnya. (MR)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/940607\/kawanan-25-gajah-liar-masuk-permukiman-dan-rusak-sawah-warga-di-pidie\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gajah liar keluar dari kawasan hutan Aceh.(MI\/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE) GANGGUAN gajah liar di kawasan Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh semakin meluas. Bukan saja menggasak tanaman perkebunan, tapi juga sudah merambah tanaman padi sawah dan mondar mandir di permukiman warga.\u00a0 Sekitar 20 hari terakhir hewan berbelalai itu menggasak lahan perkebunan kopi, kakao, durian serta palawija [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113691,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113690","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113690","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113690"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113690\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113691"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113690"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}