{"id":113543,"date":"2026-10-04T18:03:08","date_gmt":"2026-10-04T11:03:08","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/04\/4-mitos-kalsium-yang-diluruskan-ahli-gizi-untuk-kesehatan-tulang\/"},"modified":"2026-10-04T18:03:08","modified_gmt":"2026-10-04T11:03:08","slug":"4-mitos-kalsium-yang-diluruskan-ahli-gizi-untuk-kesehatan-tulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/04\/4-mitos-kalsium-yang-diluruskan-ahli-gizi-untuk-kesehatan-tulang\/","title":{"rendered":"4 Mitos Kalsium yang Diluruskan Ahli Gizi untuk Kesehatan Tulang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/04\/1791092993_6ee6b3cb33b911893e50.jpg\" alt=\"4 Mitos Kalsium yang Diluruskan Ahli Gizi untuk Kesehatan Tulang\"\/><figcaption>Ilustrasi(Magnific.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMENUHAN kebutuhan kalsium tubuh mendapat perhatian besar karena mineral ini berperan vital bagi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-tulang\" title=\"kesehatan tulang\">kesehatan tulang<\/a>. Namun, di tengah banyaknya informasi yang beredar, muncul berbagai mitos yang terkadang justru mengarahkan masyarakat pada kebiasaan yang kurang efektif bagi kesehatan tulang.<\/p>\n<p>Mengutip publikasi <i>EatingWell<\/i> pada Rabu (30\/9), sejumlah ahli gizi meluruskan empat mitos umum seputar kalsium yang tidak sepenuhnya berbasis bukti ilmiah:<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>1. Kalsium Hanya Berasal dari Susu<\/h3>\n<p>Susu dan produk turunannya memang kaya akan kalsium, namun bukan satu-satunya sumber. Ahli gizi terdaftar Tiffany Bruno menjelaskan bahwa kebutuhan kalsium dapat dipenuhi dari berbagai jenis makanan lain. Pilihan tersebut meliputi sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, tahu, serta ikan kalengan seperti sarden dan salmon yang diperkaya kalsium.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/940058\/sering-keliru-ini-fakta-di-balik-4-mitos-umum-seputar-kalsium-dan-kesehatan-tulang\" title=\"Sering Keliru, Ini Fakta di Balik 4 Mitos Umum Seputar Kalsium dan Kesehatan Tulang\" target=\"_blank\">Sering Keliru, Ini Fakta di Balik 4 Mitos Umum Seputar Kalsium dan Kesehatan Tulang<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>2. Kalsium Saja Cukup untuk Tulang Kuat<\/h3>\n<p>Kesehatan tulang tidak hanya bergantung pada satu jenis mineral. Bruno menekankan bahwa menjaga kekuatan tulang memerlukan sinergi antara asupan nutrisi dan gaya hidup. &#8220;Vitamin D dan olahraga beban adalah dua faktor kunci,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Vitamin D sangat krusial untuk membantu penyerapan kalsium, yang bisa didapat dari paparan sinar matahari, ikan berlemak, dan kuning telur. Selain itu, nutrisi seperti vitamin K, magnesium, dan protein juga turut mendukung proses pembentukan tulang secara menyeluruh.<\/p>\n<h3>3. Semakin Banyak Asupan, Semakin Kuat Tulang<\/h3>\n<p>Mengonsumsi kalsium dalam jumlah berlebih tidak otomatis membuat tulang lebih kuat. Ahli gizi Lakelyn Lumpkin menyebutkan bahwa tubuh memiliki batas penyerapan dalam satu waktu. Penelitian menunjukkan tubuh menyerap kalsium paling efisien dalam dosis sekitar 500 miligram sekali konsumsi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/936238\/7-makanan-tinggi-kalsium-untuk-menjaga-kesehatan-tulang-dan-gigi\" title=\"7 Makanan Tinggi Kalsium untuk Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi\" target=\"_blank\">7 Makanan Tinggi Kalsium untuk Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dietisien Lily McNair menyarankan untuk membagi asupan kalsium ke dalam beberapa waktu makan daripada menumpuknya dalam satu dosis tinggi di penghujung hari. Perlu diwaspadai, konsumsi kalsium berlebihan secara terus-menerus dapat memicu efek samping seperti sembelit dan risiko batu ginjal.<\/p>\n<h3>4. Semua Suplemen Kalsium Sama<\/h3>\n<p>Tidak semua suplemen kalsium bekerja dengan cara yang sama. McNair menjelaskan terdapat berbagai bentuk suplemen seperti karbonat, sitrat, fosfat, laktat, dan glukonat dengan karakteristik berbeda:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kalsium Karbonat:<\/strong> Memiliki kandungan kalsium elemental tinggi dan harga terjangkau, namun penyerapannya optimal jika dikonsumsi bersama makanan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kalsium Sitrat:<\/strong> Lebih ramah bagi lambung dan dapat dikonsumsi kapan saja. Jenis ini sering direkomendasikan bagi individu dengan kadar asam lambung rendah.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Penting bagi konsumen untuk selalu memeriksa label kemasan guna memastikan jenis suplemen yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh mereka. (Ant\/H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/940432\/4-mitos-kalsium-yang-diluruskan-ahli-gizi-untuk-kesehatan-tulang\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Magnific.com) PEMENUHAN kebutuhan kalsium tubuh mendapat perhatian besar karena mineral ini berperan vital bagi kesehatan tulang. Namun, di tengah banyaknya informasi yang beredar, muncul berbagai mitos yang terkadang justru mengarahkan masyarakat pada kebiasaan yang kurang efektif bagi kesehatan tulang. Mengutip publikasi EatingWell pada Rabu (30\/9), sejumlah ahli gizi meluruskan empat mitos umum seputar kalsium yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113544,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113543","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113543"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113543\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}