{"id":113409,"date":"2026-10-04T11:53:01","date_gmt":"2026-10-04T04:53:01","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/04\/dua-anak-tenggelam-di-bendungan-gerak-bkb-semarang-ditemukan-meninggal-dunia-2\/"},"modified":"2026-10-04T11:53:01","modified_gmt":"2026-10-04T04:53:01","slug":"dua-anak-tenggelam-di-bendungan-gerak-bkb-semarang-ditemukan-meninggal-dunia-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/04\/dua-anak-tenggelam-di-bendungan-gerak-bkb-semarang-ditemukan-meninggal-dunia-2\/","title":{"rendered":"Dua Anak Tenggelam di Bendungan Gerak BKB Semarang Ditemukan Meninggal Dunia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/04\/1791086368_f5de6a5f457451329320.jpg\" alt=\"Dua Anak Tenggelam di Bendungan Gerak BKB Semarang Ditemukan Meninggal Dunia\"\/><figcaption>Proses pencarian terhadap dua anak yang tenggelam di Bendungan Gerak aliran Sungai BKB Kota Semarang berlangsung hingga tengah malam sebelum keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.(MI\/Akhmad Safuan)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SETELAH berjam-jam melakukan pencarian intensif, dua anak yang dilaporkan tenggelam di Bendungan Gerak, aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Kota <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/semarang\" title=\"Semarang\">Semarang<\/a>, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (3\/10) malam hingga Minggu (4\/10) dini hari.<\/p>\n<p>Berdasarkan pemantauan hingga Minggu dini hari, suasana duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara. Warga berbondong-bondong mendatangi rumah duka kedua korban untuk memberikan penghormatan terakhir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Korban pertama, Adi Pratama (12), ditemukan di dasar bendungan pada pukul 17.00 WIB. Sementara itu, korban kedua, Aditya Nauval Abitu, 12, berhasil ditemukan sekitar pukul 22.45\u00a0setelah tim gabungan melakukan penyisiran hingga tengah malam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/940377\/dua-anak-tenggelam-di-bendungan-gerak-bkb-semarang-ditemukan-meninggal-dunia\" title=\"Dua Anak Tenggelam di Bendungan Gerak BKB Semarang Ditemukan Meninggal Dunia\" target=\"_blank\">Dua Anak Tenggelam di Bendungan Gerak BKB Semarang Ditemukan Meninggal Dunia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kedua anak tenggelam itu akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, setelah tim Basarnas dan Damkar Kota Semarang dikerahkan sejak Sabtu sore,&#8221; ujar Kepala Bidang Operasi Basarnas Kota Semarang, Moel Wahyono.<\/p>\n<h2>Kronologi Kejadian<\/h2>\n<p>Peristiwa nahas ini bermula ketika empat anak sebaya bermain dan mandi di aliran Sungai BKB yang sedang surut pada Sabtu siang. Diduga karena tidak mahir berenang, Adi Pratama dan Aditya Nauval Abitu terseret arus dan tenggelam.<\/p>\n<p>Dua rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, tetapi\u00a0tidak berhasil. Karena ketakutan, mereka segera pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua, yang kemudian diteruskan ke pihak Basarnas dan Damkar Kota Semarang sekitar pukul 15.30.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/940374\/dua-anak-yang-tenggelam-di-bendungan-gerak-bkb-semarang-ditemukan-meninggal-dunia\" title=\"Dua Anak yang Tenggelam di Bendungan Gerak BKB Semarang Ditemukan Meninggal Dunia\" target=\"_blank\">Dua Anak yang Tenggelam di Bendungan Gerak BKB Semarang Ditemukan Meninggal Dunia<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Proses Pencarian dan Evakuasi<\/h2>\n<p>Dalam upaya pencarian, tim Basarnas mengerahkan puluhan personel serta perahu karet, dibantu perahu kayu milik warga setempat. Moel Wahyono menjelaskan bahwa tim gabungan melakukan penyisiran secara pagar betis\u00a0untuk menyisir area bendungan.<\/p>\n<p>&#8220;Korban pertama ditemukan di dasar bendungan. Sedangkan korban kedua mulai terlihat tangannya oleh anggota tim yang bergerak dari pinggir ke tengah bendungan, kemudian segera dievakuasi ke perahu karet,&#8221; jelas Moel.<\/p>\n<p>Setelah ditemukan dan melalui proses pemeriksaan, kedua jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Rencananya, kedua korban akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. Dengan ditemukan\u00a0seluruh korban, operasi pencarian resmi dihentikan dan tim gabungan kembali ke pos masing-masing. (I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/940403\/dua-anak-tenggelam-di-bendungan-gerak-bkb-semarang-ditemukan-meninggal-dunia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses pencarian terhadap dua anak yang tenggelam di Bendungan Gerak aliran Sungai BKB Kota Semarang berlangsung hingga tengah malam sebelum keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.(MI\/Akhmad Safuan) SETELAH berjam-jam melakukan pencarian intensif, dua anak yang dilaporkan tenggelam di Bendungan Gerak, aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Kota Semarang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113410,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-113409","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113409"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113409\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}