{"id":112630,"date":"2026-10-02T19:15:44","date_gmt":"2026-10-02T12:15:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/02\/muhadjir-effendy-sesalkan-belum-optimal-tingkatkan-kesejahteraan-guru\/"},"modified":"2026-10-02T19:15:44","modified_gmt":"2026-10-02T12:15:44","slug":"muhadjir-effendy-sesalkan-belum-optimal-tingkatkan-kesejahteraan-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/02\/muhadjir-effendy-sesalkan-belum-optimal-tingkatkan-kesejahteraan-guru\/","title":{"rendered":"Muhadjir Effendy Sesalkan Belum Optimal Tingkatkan Kesejahteraan Guru"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/02\/1790942652_8afa24e19dc6585588d7.jpeg\" alt=\"Muhadjir Effendy Sesalkan Belum Optimal Tingkatkan Kesejahteraan Guru\"\/><figcaption>Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy dalam Podcast EdShareOn.(Dok.Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>PENASIHAT Khusus Presiden Bidang Haji <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/muhadjir-effendy\" title=\"Muhadjir Effendy\">Muhadjir Effendy<\/a> mengungkapkan penyesalannya karena belum dapat meningkatkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesejahteraan-guru\" title=\"kesejahteraan guru\">kesejahteraan guru<\/a> secara optimal saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) periode 2016\u20132019.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Muhadjir saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam <em>Podcast EdShareOn<\/em>, Eddy Sharing and Discussion. Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir mengulas sejumlah pengalaman dan persoalan yang dihadapinya selama menduduki berbagai jabatan pemerintahan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/928410\/terungkap-di-sidang-10-ribu-kuota-haji-reguler-dialihkan-jadi-haji-khusus-pada-2022\" title=\"Terungkap di Sidang, 10 Ribu Kuota Haji Reguler Dialihkan Jadi Haji Khusus pada 2022\" target=\"_blank\">Terungkap di Sidang, 10 Ribu Kuota Haji Reguler Dialihkan Jadi Haji Khusus pada 2022<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Muhadjir mengatakan persoalan pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Kesejahteraan guru juga menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia.<\/p>\n<p>Ia mengakui masih terdapat keterbatasan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru ketika dirinya memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.<\/p>\n<p>&#8220;Yang paling saya sesalkan ketika menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah belum bisa meningkatkan kesejahteraan guru secara optimal,&#8221; kata Muhadjir dalam podcast tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920106\/peningkatan-kualitas-pengajaran-sinergi-tata-kelola-kesejahteraan-guru-dan-budaya-sekolah-aman\" title=\"Peningkatan Kualitas Pengajaran: Sinergi Tata Kelola, Kesejahteraan Guru, dan Budaya Sekolah Aman\" target=\"_blank\">Peningkatan Kualitas Pengajaran: Sinergi Tata Kelola, Kesejahteraan Guru, dan Budaya Sekolah Aman<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut dia, pembangunan sektor pendidikan harus disiapkan untuk menghadapi perubahan sosial dan ekonomi, termasuk bonus demografi. Kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting agar Indonesia mampu memanfaatkan momentum tersebut.<\/p>\n<p>Selain persoalan pendidikan, Muhadjir juga membahas pengalamannya dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Agama ad interim pada 30 Juni hingga 19 Juli 2022 dan kini dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji.<\/p>\n<p>Muhadjir menyoroti kompleksitas penyelenggaraan haji, terutama karena jumlah jemaah Indonesia yang besar. Kondisi tersebut membutuhkan sistem pelayanan dan tata kelola yang mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan jemaah.<\/p>\n<p>Menurut dia, pembenahan penyelenggaraan haji perlu dilakukan secara matang agar pelayanan kepada jemaah dapat terus ditingkatkan. &#8220;Tantangan haji kita besar karena jumlah jemaah Indonesia sangat besar. Karena itu, perubahan tata kelola harus dipersiapkan dengan matang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Muhadjir juga pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada periode 2019\u20132024. Pengalaman tersebut membuatnya bersentuhan dengan berbagai persoalan pembangunan manusia, mulai dari pendidikan hingga pelayanan publik.<\/p>\n<p>Dalam perbincangan itu, Muhadjir menekankan pentingnya pembenahan sistem secara berkelanjutan, baik di bidang pendidikan maupun penyelenggaraan haji. Menurutnya, kebijakan pemerintah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. (E-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/940003\/muhadjir-effendy-sesalkan-belum-optimal-tingkatkan-kesejahteraan-guru\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy dalam Podcast EdShareOn.(Dok.Istimewa) \u00a0 PENASIHAT Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy mengungkapkan penyesalannya karena belum dapat meningkatkan kesejahteraan guru secara optimal saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) periode 2016\u20132019. Hal itu disampaikan Muhadjir saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam Podcast EdShareOn, Eddy Sharing and Discussion. Dalam kesempatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112631,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-112630","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112630"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112630\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}