{"id":111914,"date":"2026-10-01T08:59:37","date_gmt":"2026-10-01T01:59:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/01\/harga-patokan-ekspor-emas-oktober-turun-akibat-penguatan-dolar-as\/"},"modified":"2026-10-01T08:59:37","modified_gmt":"2026-10-01T01:59:37","slug":"harga-patokan-ekspor-emas-oktober-turun-akibat-penguatan-dolar-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/10\/01\/harga-patokan-ekspor-emas-oktober-turun-akibat-penguatan-dolar-as\/","title":{"rendered":"Harga Patokan Ekspor Emas Oktober Turun akibat Penguatan Dolar AS"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/10\/01\/1790819602_70388e443afa518a9ae9.jpg\" alt=\"Harga Patokan Ekspor Emas Oktober Turun akibat Penguatan Dolar AS \"\/><figcaption>Pekerja menunjukkan emas batangan di Jakarta, Rabu (29\/7\/2026).(Antara\/Rivan Awal Lingga)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEMENTERIAN\u00a0Perdagangan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemendag\" title=\"kemendag\">Kemendag<\/a>) mengumumkan penurunan harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) untuk komoditas emas pada periode pertama Oktober 2026. Kebijakan ini dipicu oleh dinamika pasar global, terutama penguatan nilai tukar mata uang utama dunia.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tommy-andana\" title=\"Tommy Andana\">Tommy Andana<\/a>, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan selama periode pengumpulan data, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hpe-emas\" title=\"HPE Emas\">HPE emas<\/a> mengalami koreksi sebesar 3,5 persen. Penurunan ini berbanding lurus dengan pergerakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/harga-referensi-emas\" title=\"harga referensi emas\">harga referensi emas<\/a> di pasar internasional.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Penurunan HPE dan HR emas pada periode pertama Oktober 2026 didorong oleh beberapa faktor seperti menguatnya nilai tukar mata uang utama global serta meningkatnya imbal hasil obligasi di pasar internasional,&#8221; ujar Tommy dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (1\/10).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/855465\/permintaan-tinggi-hpe-emas-dan-tembaga-bakal-disesuaikan-\" title=\"Permintaan Tinggi, HPE Emas dan Tembaga Bakal Disesuaikan \" target=\"_blank\">Permintaan Tinggi, HPE Emas dan Tembaga Bakal Disesuaikan <\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Rincian Penurunan Harga<\/h2>\n<p>Secara terperinci, HPE emas untuk periode ini ditetapkan sebesar US$139.409,07 per kilogram. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan periode kedua September 2026 yang berada di level US$144.469,49 per kilogram.<\/p>\n<p>Sejalan dengan itu, HR\u00a0emas juga terkoreksi menjadi US$4.336,11 per <em>troy ounce<\/em> (t oz) dari posisi sebelumnya sebesar US$4.493,51\u00a0per t oz.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\"><strong>Dasar Hukum:<\/strong><\/p>\n<p>Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1925 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Aturan ini berlaku efektif untuk periode 1 hingga 14 Oktober 2026.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/928536\/harga-cpo-ditetapkan-naik-menjadi-100751-dolar-as-per-metrik-ton\" title=\"Harga CPO Ditetapkan Naik Menjadi 1.007,51 Dolar AS Per Metrik Ton\" target=\"_blank\">Harga CPO Ditetapkan Naik Menjadi 1.007,51 Dolar AS Per Metrik Ton<\/a><\/strong><\/p>\n<\/div>\n<h2>Mekanisme Penetapan<\/h2>\n<p>Tommy menjelaskan bahwa penetapan HPE dan HR emas tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Data teknis utama bersumber dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengacu pada publikasi <em>London Bullion Market Association<\/em> (LBMA).<\/p>\n<p>Proses penetapan ini juga melibatkan pertimbangan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Perindustrian.<\/p>\n<p>&#8220;Penetapan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga berdasarkan informasi, data, dan masukan yang disampaikan kementerian dan lembaga terkait,&#8221; pungkas Tommy. (Ant\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/939470\/harga-patokan-ekspor-emas-oktober-turun-akibat-penguatan-dolar-as-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekerja menunjukkan emas batangan di Jakarta, Rabu (29\/7\/2026).(Antara\/Rivan Awal Lingga) KEMENTERIAN\u00a0Perdagangan (Kemendag) mengumumkan penurunan harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) untuk komoditas emas pada periode pertama Oktober 2026. Kebijakan ini dipicu oleh dinamika pasar global, terutama penguatan nilai tukar mata uang utama dunia. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, mengungkapkan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111915,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-111914","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111914"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111914\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}