{"id":111737,"date":"2026-09-30T23:37:05","date_gmt":"2026-09-30T16:37:05","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/13-dampak-negatif-sering-minum-teh-2\/"},"modified":"2026-09-30T23:37:05","modified_gmt":"2026-09-30T16:37:05","slug":"13-dampak-negatif-sering-minum-teh-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/13-dampak-negatif-sering-minum-teh-2\/","title":{"rendered":"13 Dampak Negatif Sering Minum Teh"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/30\/1790785649_bc23c0fb8a186382d736.jpg\" alt=\"13 Dampak Negatif Sering Minum Teh\"\/><figcaption>Berikut Dampak Negatif Sering Minum Teh(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/minum-teh\" title=\"Minum Teh\">MINUM teh<\/a> adalah kegiatan mengonsumsi minuman yang dibuat dengan menyeduh daun teh menggunakan air panas atau hangat. Teh dapat disajikan dalam berbagai bentuk, seperti teh hitam, teh hijau, teh putih, dan teh oolong.<\/p>\n<p>Teh mengandung sejumlah senyawa, termasuk polifenol dan kafein, yang memberikan rasa, aroma, serta efek tertentu bagi tubuh. Teh dapat diminum tanpa tambahan maupun dicampur dengan bahan lain seperti gula, susu, atau lemon.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Mengganggu Kualitas Tidur<\/strong><\/h3>\n<p>Kafein dalam teh dapat membuat seseorang lebih sulit tidur atau menyebabkan tidur kurang nyenyak, terutama jika dikonsumsi menjelang waktu tidur.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/726372\/14-dampak-negatif-sering-minum-teh\" title=\"14 Dampak Negatif Sering Minum Teh\" target=\"_blank\">14 Dampak Negatif Sering Minum Teh<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Menyebabkan Jantung Berdebar<\/strong><\/h3>\n<p>Asupan kafein yang berlebihan pada orang yang sensitif dapat memicu jantung berdebar atau rasa tidak nyaman.<\/p>\n<h3><strong>3. Memicu Rasa Cemas atau Gelisah<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan sebagian orang merasa lebih gelisah, gugup, atau sulit rileks.<\/p>\n<h3><strong>4. Menyebabkan Sakit Kepala<\/strong><\/h3>\n<p>Kafein dapat memengaruhi pembuluh darah dan pada sebagian orang dapat memicu sakit kepala, terutama jika asupannya berlebihan atau berubah secara tiba-tiba.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/916249\/13-dampak-negatif-sering-minum-teh\" title=\"13 Dampak Negatif Sering Minum Teh\" target=\"_blank\">13 Dampak Negatif Sering Minum Teh<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Mengganggu Penyerapan Zat Besi<\/strong><\/h3>\n<p>Polifenol dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme dari makanan. Karena itu, sebaiknya teh tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan utama, terutama bagi orang yang berisiko kekurangan zat besi.<\/p>\n<h3><strong>6. Memicu Gangguan Lambung<\/strong><\/h3>\n<p>Teh yang mengandung kafein dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada lambung pada sebagian orang, khususnya jika diminum dalam jumlah banyak atau saat perut kosong.<\/p>\n<h3><strong>7. Meningkatkan Frekuensi Buang Air Kecil<\/strong><\/h3>\n<p>Kafein memiliki efek diuretik ringan sehingga konsumsi dalam jumlah besar dapat membuat sebagian orang lebih sering buang air kecil.<\/p>\n<h3><strong>8. Menyebabkan Gigi Berubah Warna<\/strong><\/h3>\n<p>Senyawa tertentu dalam teh dapat menimbulkan noda pada permukaan gigi jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang.<\/p>\n<h3><strong>9. Meningkatkan Asupan Gula<\/strong><\/h3>\n<p>Teh sebenarnya rendah kalori jika diminum tanpa gula. Namun, penambahan gula, sirup, susu kental manis, atau pemanis lainnya dapat meningkatkan asupan kalori dan gula.<\/p>\n<h3><strong>10. Memicu Mual pada Sebagian Orang<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi teh yang terlalu pekat atau berlebihan, terutama ketika perut kosong, dapat menyebabkan mual atau rasa tidak nyaman pada sebagian orang.<\/p>\n<h3><strong>11. Menyebabkan Ketergantungan Kafein<\/strong><\/h3>\n<p>Kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein dalam jumlah tinggi dapat membuat tubuh terbiasa dengan kafein. Pengurangan secara mendadak dapat menimbulkan keluhan seperti sakit kepala dan lelah.<\/p>\n<h3><strong>12. Dapat Memperburuk Gejala Refluks pada Sebagian Orang<\/strong><\/h3>\n<p>Kafein dalam teh dapat memperburuk keluhan refluks atau rasa panas di dada pada orang tertentu.<\/p>\n<h3><strong>13. Mengganggu Pola Makan Jika Berlebihan<\/strong><\/h3>\n<p>Terlalu banyak mengonsumsi teh, terutama sebagai pengganti makanan atau minuman bernutrisi, dapat membuat asupan zat gizi dari makanan lain menjadi kurang seimbang.<\/p>\n<p>Minum teh tidak otomatis berbahaya. Dampak negatif lebih mungkin muncul jika teh dikonsumsi berlebihan, terlalu pekat, banyak gula, atau diminum pada waktu yang kurang tepat. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>halodoc, hellosehat<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/939435\/13-dampak-negatif-sering-minum-teh\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Dampak Negatif Sering Minum Teh(magnifik) MINUM teh adalah kegiatan mengonsumsi minuman yang dibuat dengan menyeduh daun teh menggunakan air panas atau hangat. Teh dapat disajikan dalam berbagai bentuk, seperti teh hitam, teh hijau, teh putih, dan teh oolong. Teh mengandung sejumlah senyawa, termasuk polifenol dan kafein, yang memberikan rasa, aroma, serta efek tertentu bagi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111738,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-111737","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111737","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111737"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111737\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}