{"id":111669,"date":"2026-09-30T20:37:48","date_gmt":"2026-09-30T13:37:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/kejagung-periksa-managing-director-foster-oil-terkait-korupsi-pt-migas-bekasi-rp2-triliun\/"},"modified":"2026-09-30T20:37:48","modified_gmt":"2026-09-30T13:37:48","slug":"kejagung-periksa-managing-director-foster-oil-terkait-korupsi-pt-migas-bekasi-rp2-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/kejagung-periksa-managing-director-foster-oil-terkait-korupsi-pt-migas-bekasi-rp2-triliun\/","title":{"rendered":"Kejagung Periksa Managing Director Foster Oil Terkait Korupsi PT Migas Bekasi Rp2 Triliun"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/30\/1790775430_52285da8720990422802.png\" alt=\"Kejagung Periksa Managing Director Foster Oil Terkait Korupsi PT Migas Bekasi Rp2 Triliun\"\/><figcaption>Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna.(Kejaksaan Agung RI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>TIM penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung terus mendalami kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola PT Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kota Bekasi (Perseroda). Pada Rabu (30\/9\/2026), penyidik memeriksa petinggi perusahaan swasta dan aparatur sipil negara (ASN) sebagai saksi.<\/p>\n<p>Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa salah satu saksi yang diperiksa adalah petinggi dari Foster Oil &amp; Energy. &#8220;Penyidik memeriksa IAB selaku Managing Director Foster Oil,&#8221; ujar Anang dalam keterangan resminya di Jakarta.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Selain pihak swasta, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap seorang ASN pada Pemerintah Kota Bekasi yang berinisial EHT. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara yang melibatkan kerja sama operasional (KSO) dengan PT Pertamina EP tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/939039\/6-tersangka-korupsi-tata-kelola-mbg-segera-diseret-ke-pengadilan\" title=\"6 Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG Segera Diseret ke Pengadilan\" target=\"_blank\">6 Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG Segera Diseret ke Pengadilan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Konstruksi Kasus dan Kerugian Negara<\/h3>\n<p>Kasus ini bermula dari kerja sama antara PT Migas Kota Bekasi dengan PT Pertamina EP untuk mengelola sumur-sumur minyak di wilayah Kota Bekasi pada periode 2009-2024. Dalam pelaksanaannya, kerja sama ini turut melibatkan pihak asing dan perusahaan swasta.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil penyidikan, ditemukan sejumlah pelanggaran serius dalam mekanisme perizinan operasional. Berikut adalah poin-poin penyimpangan yang ditemukan oleh penyidik:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Aspek Pelanggaran<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Temuan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Legalitas Perusahaan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Perusahaan mitra baru dibentuk saat kerja sama dimulai.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mekanisme Perizinan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tidak melalui persetujuan DPRD Kota Bekasi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Regulasi Pusat<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mengabaikan izin dari Kementerian ESDM.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Estimasi Kerugian<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mencapai Rp2 triliun (kerugian negara dan defisit operasional).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Anang menjelaskan bahwa penyimpangan tata kelola ini tidak hanya membebani anggaran Perusahaan Daerah (Perusda) yang berujung pada defisit, tetapi juga memberikan dampak kerugian finansial bagi PT Pertamina.<\/p>\n<p>Penyidikan kasus ini sebelumnya ditangani oleh Kejaksaan Negeri Bekasi sebelum akhirnya diambil alih oleh Jampidsus Kejaksaan Agung karena skala kerugian dan kompleksitas perkara. Kejaksaan Agung menegaskan bahwa proses hukum berjalan secara profesional dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah. (Ant\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/939353\/kejagung-periksa-managing-director-foster-oil-terkait-korupsi-pt-migas-bekasi-rp2-triliun\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna.(Kejaksaan Agung RI) TIM penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung terus mendalami kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola PT Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kota Bekasi (Perseroda). Pada Rabu (30\/9\/2026), penyidik memeriksa petinggi perusahaan swasta dan aparatur sipil negara (ASN) sebagai saksi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-111669","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111669"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111669\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}