{"id":111356,"date":"2026-09-30T06:22:46","date_gmt":"2026-09-29T23:22:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/total-luas-lahan-terbakar-di-kabupaten-ppu-dan-ikn-capai-470-hektare\/"},"modified":"2026-09-30T06:22:46","modified_gmt":"2026-09-29T23:22:46","slug":"total-luas-lahan-terbakar-di-kabupaten-ppu-dan-ikn-capai-470-hektare","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/total-luas-lahan-terbakar-di-kabupaten-ppu-dan-ikn-capai-470-hektare\/","title":{"rendered":"Total Luas Lahan Terbakar di Kabupaten PPU dan IKN Capai 470 Hektare"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/30\/1790723034_d75ad6061fc3a7a5a3fd.jpg\" alt=\"Total Luas Lahan Terbakar di Kabupaten PPU dan IKN Capai 470 Hektare\"\/><figcaption>Akumulasi luas area terbakar di Kabupaten PPU termasuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), sejak Januari hingga akhir September 2026 telah mencapai 470,28 hektare dari total 199 kejadian Karhutla.(BPBD Penajam Paser Utara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU), <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kalimantan-timur\" title=\"Kalimantan timur\">Kalimantan Timur<\/a> (Kaltim), merilis laporan terbaru terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Akumulasi luas area terbakar di Kabupaten PPU termasuk wilayah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ibu-kota-nusantara\" title=\"ibu kota nusantara\">Ibu Kota Nusantara<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ikn\" title=\"IKN\">IKN<\/a>), sejak Januari hingga akhir September 2026 telah mencapai 470,28 hektare dari total 199 kejadian Karhutla.<\/p>\n<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila, sementara itu khusus di Agustus hingga 28 September 2026 luas lahan yang terbakar mencapai 199 hektare dengan jumlah kejadian 174 karhutla tersebar di empat kecamatan se PPU.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Ia membeberkan, berdasarkan laporan harian kebencanaan sepanjang Janurai hingga 28 September 2026, tercatat Kecamatan Penajam menjadi wilayah yang paling terdampak Karhutla dengan total luas area terbakar mencapai 297,70 hektare dari 104 kejadian.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/794301\/nasdem-minta-presiden-prabowo-segera-terbitkan-keppres-ikn\" title=\"NasDem Minta Presiden Prabowo Segera Terbitkan Keppres IKN\" target=\"_blank\">NasDem Minta Presiden Prabowo Segera Terbitkan Keppres IKN<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selanjutnya, Kecamatan Sepaku termasuk IKN tercatat 31 kejadian dengan luas terbakar 83,09 hektare, disusul Kecamatan Babulu sebanyak 50 kejadian dengan luas 65,62 hektare, serta Kecamatan Waru sebanyak 14 kejadian dengan luas area terbakar 23,87 hektare.<\/p>\n<p>Khusus pada Senin (28\/9), tim gabungan pemadam karhutla memantau serta menangani sejumlah titik Karhutla yang tersebar di beberapa kawasan yakni di RT 02 Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran-lahan\" title=\"kebakaran lahan\">kebakaran lahan<\/a> seluas 50 hektare yang terjadi sejak Sabtu (26\/9) kemarin dan masih berada dalam pemantauan serta penanganan tim.<\/p>\n<p>\u201cLalu di Desa Bukit Subur RT 09 dan Kelurahan Petung RT 16, Kecamatan Penajam, serta Desa Labangka RT 07 di Kecamatan Babulu, hingga kini masih dalam proses penanganan pemadaman,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/712287\/ikn-jadi-pendorong-realisasi-investasi-di-kalimantan-timur\" title=\"IKN Jadi Pendorong Realisasi Investasi di Kalimantan Timur\" target=\"_blank\">IKN Jadi Pendorong Realisasi Investasi di Kalimantan Timur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, ada beberapa titik lainnya seperti di Kelurahan Lawe-Lawe seluas 6,84 hektare, Desa Labangka 4 hektare , Desa Bangun Mulya 0,25 hektare, Desa Tengin Baru 3 hektare \u00a0dan Desa Babulu Darat 1 hektare, dipastikan telah berhasil dipadamkan.\u00a0<\/p>\n<p>Selian penanganan karhutla, pihaknya juga melaksanakan penyaluran air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Sejauh ini sebanyak 30 ribu liter air bersih didistribusikan kepada 223 Kepala Keluarga di Desa Api-Api, Kecamatan Waru.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cDengan tambahan ini, total air bersih yang disalurkan kepada masyarakat telah mencapai 1 juta liter lebih,\u201d tukas Nurlaila.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, terkait dampak asap Karhutla, hasil pengukuran kualitas udara pada siang hari menunjukkan indikator PM2,5 dan PM10. Dimana rata-rata empat kecamatan berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.\u00a0 Bahkan, kadar PM10 tertinggi tercatat di Kecamatan Sepaku sebesar 177 mikrogram per meter kubik pada Indoor dan 165,33 mikrogram per meter kubik pada Outdoor.<\/p>\n<p>\u201cAtas kondisi tersebut, kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah pada siang hari, membatasi pembakaran sampah, serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,\u201d pungkasnya. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/939012\/total-luas-lahan-terbakar-di-kabupaten-ppu-dan-ikn-capai-470-hektare\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Akumulasi luas area terbakar di Kabupaten PPU termasuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), sejak Januari hingga akhir September 2026 telah mencapai 470,28 hektare dari total 199 kejadian Karhutla.(BPBD Penajam Paser Utara) BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), merilis laporan terbaru terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Akumulasi luas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111357,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-111356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111356"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111356\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}