{"id":111232,"date":"2026-09-30T00:55:38","date_gmt":"2026-09-29T17:55:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/kemendikdasmen-perkuat-pendidikan-pancasila-melalui-pembelajaran-mendalam-dan-budaya-sekolah\/"},"modified":"2026-09-30T00:55:38","modified_gmt":"2026-09-29T17:55:38","slug":"kemendikdasmen-perkuat-pendidikan-pancasila-melalui-pembelajaran-mendalam-dan-budaya-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/30\/kemendikdasmen-perkuat-pendidikan-pancasila-melalui-pembelajaran-mendalam-dan-budaya-sekolah\/","title":{"rendered":"Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Pancasila melalui Pembelajaran Mendalam dan Budaya Sekolah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemendikdasmen\" title=\"Kemendikdasmen\">Kemendikdasmen<\/a>) terus memperkuat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pendidikan-pancasila\" title=\"Pendidikan Pancasila\">pendidikan Pancasila<\/a> sebagai pilar pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik. Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti menegaskan bahwa penguatan pendidikan Pancasila dilakukan tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan, serta pengalaman nyata peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<div id=\"\">&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam Seminar Lokakarya Akademik bertema \u201cPancasila sebagai Falsafah dan Dasar Negara: Penguatan Pendidikan Pancasila dalam Sistem Pendidikan Nasional\u201d, Menteri Abdul Mu\u2019ti menyampaikan bahwa pendidikan Pancasila perlu dipahami secara utuh melalui tiga aspek, yaitu pengetahuan mengenai Pancasila, pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata, dan internalisasi Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><br \/>\n&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, pembelajaran Pancasila perlu terus dikembangkan agar tidak berhenti pada aspek pengetahuan. Oleh karena itu, penguatan dilakukan melalui pembelajaran mendalam (<em>deep learning<\/em>) dan optimalisasi <em>hidden curriculum<\/em>, sehingga nilai-nilai Pancasila dapat hadir dalam berbagai aktivitas dan budaya di sekolah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/937335\/mendikdasmen-siapkan-layanan-pendidikan-gratis-sesuai-arahan-presiden-prabowo\" title=\"Mendikdasmen Siapkan Layanan Pendidikan Gratis Sesuai Arahan Presiden Prabowo\" target=\"_blank\">Mendikdasmen Siapkan Layanan Pendidikan Gratis Sesuai Arahan Presiden Prabowo<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKita ingin perkuat lagi <em>hidden curriculum<\/em>. Jadi, kami sekarang ada kebijakan <em>deep learning<\/em>, pembelajaran mendalam, yang kita berusaha bagaimana konteks dan implementasi dari mata pelajaran itu menjadi lebih kuat lagi,\u201d ucap Mendikdasmen di Bandung, Jawa Barat, Selasa (29\/9).<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Melalui pendekatan tersebut, sekolah diharapkan menjadi ruang yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik untuk mempraktikkan nilai-nilai Pancasila. Interaksi antara guru dan murid, hubungan antarpeserta didik, serta berbagai kegiatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun budaya yang mencerminkan kehidupan kebangsaan.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain melalui pembelajaran, penguatan nasionalisme dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pembiasaan. Pramuka menjadi salah satu sarana penguatan karakter, sementara berbagai pilihan ekstrakurikuler dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan di luar pembelajaran formal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/929349\/kemendikdasmen-usulkan-tambahan-dak-nonfisik-rp3348-triliun-untuk-penuhi-kebutuhan-pendidikan-di-daerah\" title=\"Kemendikdasmen Usulkan Tambahan DAK Nonfisik Rp33,48 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Pendidikan di Daerah\" target=\"_blank\">Kemendikdasmen Usulkan Tambahan DAK Nonfisik Rp33,48 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Pendidikan di Daerah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami punya prinsip bahwa pilihan ekstrakurikuler itu perlu kita perbanyak. Para murid dapat memiliki keterampilan, memiliki kemampuan di luar mata pelajaran yang diajarkan dalam pembelajaran formal,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kemendikdasmen juga memperkuat pelaksanaan upacara bendera dan kegiatan pada hari-hari besar nasional. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diajak menghayati nilai-nilai kebangsaan melalui Ikrar Pelajar Indonesia yang mencakup keimanan dan ketakwaan, penghormatan kepada orang tua dan guru, kesungguhan belajar, kerukunan dengan teman, serta kecintaan terhadap tanah air.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Penguatan tersebut menjadi semakin penting karena nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Kecintaan terhadap Indonesia, misalnya, perlu tercermin dalam kepedulian terhadap lingkungan, penghormatan terhadap keberagaman, kemampuan hidup bersama, serta sikap yang mencerminkan persatuan.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cSikap-sikap seperti ini akan bisa ditumbuhkan kalau murid memiliki banyak pengalaman dalam lembaga pendidikan yang banyak mengamalkan nilai-nilai Pancasila,\u201d lanjut Mendikdasmen.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan penguatan pembelajaran, budaya sekolah, keteladanan, pembiasaan, serta kegiatan kolaboratif, pendidikan Pancasila diharapkan semakin bermakna bagi peserta didik. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membentuk generasi Indonesia yang berkarakter, menghargai keberagaman, mencintai tanah air, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kemendikdasmen optimistis bahwa pendidikan yang mengintegrasikan pengetahuan dan nilai akan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Dengan dukungan guru, sekolah, keluarga, dan seluruh ekosistem pendidikan, nilai-nilai Pancasila diharapkan tumbuh menjadi bagian dari kehidupan peserta didik dan menjadi bekal mereka dalam menyongsong masa depan Indonesia yang maju, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. (Cah\/P-3)<\/p>\n<p>&#13;\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/938967\/kemendikdasmen-perkuat-pendidikan-pancasila-melalui-pembelajaran-mendalam-dan-budaya-sekolah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat pendidikan Pancasila sebagai pilar pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik. Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti menegaskan bahwa penguatan pendidikan Pancasila dilakukan tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan, serta pengalaman nyata peserta didik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-111232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111232"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111232\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}