{"id":111154,"date":"2026-09-29T21:37:47","date_gmt":"2026-09-29T14:37:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/kakao-lokal-sulawesi-naik-kelas-jadi-oleh-oleh-premium\/"},"modified":"2026-09-29T21:37:47","modified_gmt":"2026-09-29T14:37:47","slug":"kakao-lokal-sulawesi-naik-kelas-jadi-oleh-oleh-premium","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/kakao-lokal-sulawesi-naik-kelas-jadi-oleh-oleh-premium\/","title":{"rendered":"Kakao Lokal Sulawesi Naik Kelas Jadi Oleh-Oleh Premium"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/29\/1790692103_32c40d3e6b6c1626cf06.jpg\" alt=\"Kakao Lokal Sulawesi Naik Kelas Jadi Oleh-Oleh Premium\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok istimewa )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEKAYAAN bahan baku lokal menjadi salah satu modal bagi pelaku industri kuliner daerah untuk mengembangkan produk dengan nilai tambah. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kakao\" title=\"kakao\">Kakao<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sulawesi\" title=\"Sulawesi\">Sulawesi<\/a>, misalnya, tidak hanya menjadi komoditas pertanian, tetapi juga dapat diolah menjadi produk pangan dan oleh-oleh dengan segmen pasar yang lebih premium.<\/p>\n<p>Tren tersebut antara lain terlihat dari Coklatana, produk oleh-oleh berbasis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/cokelat\" title=\"cokelat\">cokelat<\/a> dari Sulawesi yang dikembangkan PT Agrinesia Raya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Meski baru berusia satu tahun pada Juli 2026, produk tersebut meraih penghargaan Makassar Most Favorite Culinary Award 2026 untuk kategori Premium Cake. Coklatana mengembangkan produk dengan memanfaatkan kakao lokal Sulawesi yang berasal dari petani daerah. Rangkaian produknya mencakup Lapis Kukus, Bolu Chiffon, dan Almond Tart.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/817357\/agroforestri-dan-fermentasi-jadi-kunci-keunggulan-kualitas-kakao-jembrana\" title=\"Agroforestri dan Fermentasi Jadi Kunci Keunggulan Kualitas Kakao Jembrana\" target=\"_blank\">Agroforestri dan Fermentasi Jadi Kunci Keunggulan Kualitas Kakao Jembrana<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Seluruh produk dikembangkan dengan proses modern sekaligus mempertahankan penggunaan cokelat Sulawesi sebagai bagian dari identitas produknya. Salah satu produk yang menjadi best-selling adalah Coklatana Triple Choco. Produk ini memiliki tekstur lapis yang lembut dengan lapisan cokelat pekat serta taburan cokelat premium di bagian atas.<\/p>\n<p>Brand Manager Coklatana Widya Fadila mengatakan penghargaan tersebut menjadi pencapaian dalam perjalanan satu tahun Coklatana. Dari sisi produksi, seluruh rangkaian produk Coklatana, termasuk Triple Choco, diproduksi secara terpadu di Makassar dengan menggunakan mesin modern dan standar produksi higienis. Protokol produksi diterapkan untuk menjaga konsistensi tekstur dan cita rasa sekaligus memastikan keamanan pangan produk.<\/p>\n<p>Pengembangan produk berbasis bahan baku lokal tersebut juga menjadi bagian dari upaya Coklatana membawa kakao Sulawesi ke pasar yang lebih luas. Perusahaan menempatkan petani lokal dan kekayaan bahan baku daerah sebagai bagian dari cerita produk yang ditawarkan kepada konsumen. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/938914\/kakao-lokal-sulawesi-naik-kelas-jadi-oleh-oleh-premium\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok istimewa ) KEKAYAAN bahan baku lokal menjadi salah satu modal bagi pelaku industri kuliner daerah untuk mengembangkan produk dengan nilai tambah. Kakao Sulawesi, misalnya, tidak hanya menjadi komoditas pertanian, tetapi juga dapat diolah menjadi produk pangan dan oleh-oleh dengan segmen pasar yang lebih premium. Tren tersebut antara lain terlihat dari Coklatana, produk oleh-oleh berbasis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111155,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-111154","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111154","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111154"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111154\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111155"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}