{"id":111120,"date":"2026-09-29T20:08:39","date_gmt":"2026-09-29T13:08:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/kelas-menengah-merosot-tajam-ruu-ketenagakerjaan-harus-ciptakan-keseimbangan\/"},"modified":"2026-09-29T20:08:39","modified_gmt":"2026-09-29T13:08:39","slug":"kelas-menengah-merosot-tajam-ruu-ketenagakerjaan-harus-ciptakan-keseimbangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/kelas-menengah-merosot-tajam-ruu-ketenagakerjaan-harus-ciptakan-keseimbangan\/","title":{"rendered":"Kelas Menengah Merosot Tajam, RUU Ketenagakerjaan Harus Ciptakan Keseimbangan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/29\/1790686932_46bc984170f9cf9b4c8d.jpg\" alt=\"Kelas Menengah Merosot Tajam, RUU Ketenagakerjaan Harus Ciptakan Keseimbangan\"\/><figcaption>Ilustrasi pekerja kelas menengah.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>ELASTISITAS kesempatan kerja di Indonesia pascapandemi Covid-19 mengalami penurunan signifikan dibandingkan era sebelum 2016, yang berdampak langsung pada merosotnya jumlah penduduk <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kelas-menengah\" title=\"kelas menengah\">kelas menengah<\/a>. Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan yang tengah digodok DPR diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan kepastian usaha.<\/p>\n<p>Mediator Hubungan Industrial Ahli Madya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemenaker\" title=\"kemenaker\">Kemenaker<\/a>, C. Heru Widianto, mengungkapkan bahwa pada 2016, tingkat elastisitas kesempatan kerja mencapai 0,4, di mana setiap 1% pertumbuhan ekonomi mampu menyerap 300 ribu tenaga kerja. Namun, angka tersebut kini turun drastis menjadi 0,16 hingga 0,27.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cSejak tahun 2000-an elastisitas kesempatan kerja turun menjadi tinggal 0,16 &#8211; 0,27 dengan kesempatan kerja yang tercipta untuk setiap 1% pertumbuhan hanya 170 ribu &#8211; 190 ribu orang,\u201d ujar Heru dalam keterangan resmi, Selasa (29\/9).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/542379\/apindo-aturan-menaker-tingkatkan-phk-susutkan-lapangan-kerja\" title=\"Apindo: Aturan Menaker Tingkatkan PHK, Susutkan Lapangan Kerja\" target=\"_blank\">Apindo: Aturan Menaker Tingkatkan PHK, Susutkan Lapangan Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Penurunan ini dipicu oleh rontoknya industri padat karya strategis seperti tekstil. Data menunjukkan angka <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/phk\" title=\"PHK\">PHK<\/a> pascapandemi masih tinggi, yakni di atas 50 ribu pekerja per tahun, melonjak dari rata-rata 20 ribu pekerja sebelum pandemi. Hingga September 2026, angka PHK bahkan sudah mendekati 40 ribu pekerja.<\/p>\n<p>Kondisi ini menyebabkan jumlah kelas menengah (penduduk dengan pengeluaran Rp2 juta &#8211; Rp9,9 juta per bulan) menyusut dari 57,33 juta orang pada 2019 menjadi hanya 46,7 juta orang saat ini. Dampaknya, komposisi pekerja informal kini mendominasi hingga 56%, sementara pekerja formal hanya tersisa 44%.<\/p>\n<p>Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/apindo\" title=\"APINDO\">Apindo<\/a>), Bob Azam, menekankan pentingnya konsep <i>flexicurity<\/i> dalam regulasi baru. Menurutnya, aturan yang terlalu kaku justru akan mendorong pekerja ke sektor informal yang minim perlindungan.<\/p>\n<p>\u201cApindo mendorong konsep flexicurity yang mengadopsi fleksibilitas bagi usaha, tetapi tetap melindungi pekerja. Keberadaan kontrak, skema alih daya, dan magang justru menjadi pintu masuk ke sektor formal,\u201d jelas Bob.<\/p>\n<p>Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ekonomi global, termasuk kenaikan harga minyak dunia di atas US$100 per barel, menuntut regulasi yang adaptif. Bob menegaskan bahwa perhitungan upah minimum sebaiknya didorong melalui dialog bipartit sesuai produktivitas karena tidak ada regulasi yang cocok untuk semua sektor (<i>one for all<\/i>). (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/938879\/kelas-menengah-merosot-tajam-ruu-ketenagakerjaan-harus-ciptakan-keseimbangan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi pekerja kelas menengah.(Dok. Antara) ELASTISITAS kesempatan kerja di Indonesia pascapandemi Covid-19 mengalami penurunan signifikan dibandingkan era sebelum 2016, yang berdampak langsung pada merosotnya jumlah penduduk kelas menengah. Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan yang tengah digodok DPR diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan kepastian usaha. Mediator Hubungan Industrial Ahli Madya Kemenaker, C. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111121,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-111120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111120"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111120\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111121"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}