{"id":110990,"date":"2026-09-29T14:35:38","date_gmt":"2026-09-29T07:35:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/31-senator-as-desak-trump-perpanjang-perlindungan-bagi-warga-ukraina\/"},"modified":"2026-09-29T14:35:38","modified_gmt":"2026-09-29T07:35:38","slug":"31-senator-as-desak-trump-perpanjang-perlindungan-bagi-warga-ukraina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/31-senator-as-desak-trump-perpanjang-perlindungan-bagi-warga-ukraina\/","title":{"rendered":"31 Senator AS Desak Trump Perpanjang Perlindungan bagi Warga Ukraina"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/29\/1790667059_020da0eba97ff0e79a5e.png\" alt=\"31 Senator AS Desak Trump Perpanjang Perlindungan bagi Warga Ukraina\"\/><figcaption>31 Senator AS Desak Donald Trump Perpanjang TPS Warga Ukraina(Anadolu\/Selcuk Acar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SEBANYAK 31 senator Amerika Serikat (AS) secara resmi mendesak pemerintahan Presiden <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> untuk memperpanjang dan menetapkan kembali Status Perlindungan Sementara atau <i>Temporary Protected Status<\/i> (TPS) bagi warga negara Ukraina. Langkah ini diambil mengingat konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina yang masih terus berlangsung dan membahayakan keselamatan sipil.<\/p>\n<p>Desakan tersebut disampaikan melalui surat bipartisan yang dipimpin oleh Senator Tammy Duckworth. Surat tersebut ditujukan langsung kepada Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Para senator meminta pemerintah memberikan perpanjangan TPS selama 18 bulan sebelum masa berlaku perlindungan saat ini berakhir pada 19 Oktober.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Alasan Kemanusiaan dan Keamanan<\/h2>\n<p>Para senator menekankan bahwa penghentian status perlindungan ini akan berdampak fatal. Ribuan warga Ukraina di AS berisiko dipaksa kembali ke zona perang yang masih menghadapi pertempuran aktif, jatuhnya korban sipil, serta kerusakan masif pada infrastruktur penting. Berdasarkan catatan kebijakan, Ukraina pertama kali menerima status TPS pada 19 April 2022, yang kemudian terus diperpanjang hingga jadwal periode berikutnya yang dimulai pada 20 April 2025.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/870632\/senator-as-desak-trump-akhiri-perang-untuk-cegah-bencana\" title=\"Senator AS Desak Trump Akhiri Perang untuk Cegah Bencana\" target=\"_blank\">Senator AS Desak Trump Akhiri Perang untuk Cegah Bencana<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Melindungi sekitar 101.000 pemegang TPS Ukraina yang saat ini tinggal di Amerika Serikat adalah keharusan kemanusiaan, tetapi juga keputusan ekonomi yang tepat,&#8221; tegas para senator dalam surat tersebut.<\/p>\n<h2>Kontribusi Ekonomi Warga Ukraina di AS<\/h2>\n<p>Selain faktor kemanusiaan, para anggota parlemen menyoroti dampak ekonomi signifikan yang diberikan oleh para pengungsi Ukraina. Keberadaan mereka dinilai memberikan stabilitas pada pasar tenaga kerja dan kontribusi fiskal bagi Amerika Serikat.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Indikator Ekonomi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Nilai Kontribusi (Per Tahun)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Jumlah Pemegang TPS Ukraina<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">~101.000 Orang<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kontribusi terhadap Ekonomi AS<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">2,6 Miliar Dolar AS<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Pembayaran Pajak<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">716 Juta Dolar AS<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Para senator berargumen bahwa kondisi di Ukraina saat ini sangat membenarkan kelanjutan status TPS. Selama invasi Rusia masih berlangsung, warga negara Ukraina dianggap belum dapat kembali dengan aman ke tanah air mereka. Oleh karena itu, pemerintahan Trump diminta segera mengambil langkah administratif sebelum tenggat waktu 19 Oktober untuk memastikan kepastian hukum bagi komunitas Ukraina di Amerika Serikat. (Anadolu\/Fer\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/938703\/31-senator-as-desak-trump-perpanjang-perlindungan-bagi-warga-ukraina\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>31 Senator AS Desak Donald Trump Perpanjang TPS Warga Ukraina(Anadolu\/Selcuk Acar) SEBANYAK 31 senator Amerika Serikat (AS) secara resmi mendesak pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memperpanjang dan menetapkan kembali Status Perlindungan Sementara atau Temporary Protected Status (TPS) bagi warga negara Ukraina. Langkah ini diambil mengingat konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina yang masih terus berlangsung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110991,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-110990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110990"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110990\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}